<?xml version="1.0" encoding="utf-8"?><rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/" xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/" xmlns:feedburner="http://rssnamespace.org/feedburner/ext/1.0" version="2.0" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:snf="http://www.smartnews.be/snf">
    <channel>
        <title>Maduranews.com</title>
        <link>https://www.sidoarjogo.com/maduranews.com/</link>
        <description>Madura News adalah portal berita Madura &amp; Indonesia yang menghadirkan informasi terkini, terpercaya, dan berimbang seputar politik, ekonomi, hukum, teknologi, budaya, olahraga, serta berbagai kabar nasional.</description>
        <lastBuildDate>Fri, 28 Aug 2026 19:48:05 +0700</lastBuildDate>
        <sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
        <sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
                    <item>
                <title>25 Desa di Pamekasan Gagal Dapat Bantuan Budidaya Lele</title>
                <link>https://www.sidoarjogo.com/maduranews.com/25-desa-di-pamekasan-gagal-dapat-bantuan-budidaya-lele-10532.html</link>
                                <content:encoded><![CDATA[
	<figure><img width="1103" height="620" src="https://i0.wp.com/kabarmadura.id/wp-content/uploads/2026/08/verval-lahan-e1787921144956.jpg?fit=1103%2C620&amp;ssl=1" alt="" decoding="async" fetchpriority="high" srcset="https://i0.wp.com/kabarmadura.id/wp-content/uploads/2026/08/verval-lahan-e1787921144956.jpg?w=1103&amp;ssl=1 1103w, https://i0.wp.com/kabarmadura.id/wp-content/uploads/2026/08/verval-lahan-e1787921144956.jpg?resize=800%2C450&amp;ssl=1 800w" sizes=" 1103px) 100vw, 1103px">KM\IST | GUGUR VERIFIKASI: Sebanyak 25 dari 69 desa pengusul di Pamekasan tidak memenuhi persyaratan program budidaya lele dari KKP.</figure>
	<div>
		<div>
			<p><img src="https://i0.wp.com/kabarmadura.id/wp-content/uploads/2026/08/HUT-RI-ke-81.png?fit=1000%2C128&amp;ssl=1" width="1000" height="128" title="HUT RI ke-81" alt="HUT RI ke-81" decoding="async" loading="lazy"></p><p><a href="https://kabarmadura.id/"><b>KABAR MADURA</b></a><span> | Sebanyak 25 dari 69 desa di Pamekasan dipastikan kandas menerima program support budidaya lele dari Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP). Hingga saat ini, program tersebut belum dapat direalisasikan lantaran tetap tertahan pada proses verifikasi di lapangan.</span>
</p><p><span>Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Pamekasan, Abdul Fata, mengungkapkan bahwa hanya 44 desa 63,76 persen nan dinyatakan lolos syarat untuk menerima support tersebut.</span></p>
<p><span>&ldquo;Saat ini tetap berada di tahapan verifikasi dan pengesahan (verval) letak dari tim KKP RI. Dari usulan 69 desa, hanya 44 desa nan memenuhi syarat menerima bantuan,&rdquo; ungkapnya, Jumat (28/8/2026).</span>
</p><p><span>Fata juga menjelaskan bahwa gugurnya 25 desa pengusul disebabkan oleh hambatan teknis dan legalitas lahan nan tidak memenuhi standar dari pusat.</span>
</p><p><span>&ldquo;Kegagalan tersebut lantaran aspek letak berada di area LSD ialah lahan sawah nan dilindungi, letak milik pribadi, letak tidak tersedia sumber mata air, tetap memerlukan pemerataan tanah, dan lain lain,&rdquo; jelasnya.</span>
</p><p><span>Fata mengungkapkan bahwa pihaknya sekarang terus mengawal proses verifikasi bagi desa desa nan lolos agar support dapat terealisasi secara optimal. Fatah menambahkan, support tersebut merupakan langkah panjang untuk memenuhi kuota pembangunan sarana perikanan di Jawa Timur.</span>
</p><p><span>&ldquo;Target support pembangunan sarana budidaya tematik dari KKP RI untuk Jatim tahun 2026 sebanyak 1.360 titik alias desa bagi 38 kabupaten alias kota. Kebetulan Pamekasan termasuk kabupaten terbanyak nan mengusulkan,&rdquo; tutupnya. </span><b>(fit/waw)</b>

</p>		</div>
		<p><img src="https://i0.wp.com/kabarmadura.id/wp-content/uploads/2026/08/Prof-AQ.jpg?fit=375%2C1875&amp;ssl=1" width="375" height="1875" title="Prof AQ" alt="Prof AQ" decoding="async" loading="lazy"></p>	</div>

	

]]></content:encoded>
                                <description><![CDATA[Sebanyak 25 desa di Pamekasan gagal mendapatkan bantuan budidaya lele dari KKP karena terkendala status lahan, sumber air, hingga kesiapan lokasi. &lt;p&gt;The post 25 Desa di Pamekasan Gagal Dapat Bantuan Budidaya Lele first appeared on Kabar Madura.&lt;/p&gt;]]></description>
               <guid isPermaLink="true">https://www.sidoarjogo.com/maduranews.com/25-desa-di-pamekasan-gagal-dapat-bantuan-budidaya-lele-10532.html</guid>
                <pubDate>Fri, 28 Aug 2026 19:48:05 +0700</pubDate>
                <media:thumbnail url="https://i0.wp.com/kabarmadura.id/wp-content/uploads/2026/08/verval-lahan-e1787921144956.jpg"/>
            </item>
                    <item>
                <title>Saling Lapor, Polisi Dalami Sengketa Lahan MI dan TK ABA IV Pamekasan</title>
                <link>https://www.sidoarjogo.com/maduranews.com/saling-lapor-polisi-dalami-sengketa-lahan-mi-dan-tk-aba-iv-pamekasan-10531.html</link>
                                <content:encoded><![CDATA[<div>
			<p><img src="https://i0.wp.com/kabarmadura.id/wp-content/uploads/2026/08/HUT-RI-ke-81.png?fit=1000%2C128&amp;ssl=1" width="1000" height="128" title="HUT RI ke-81" alt="HUT RI ke-81" decoding="async" loading="lazy"></p><p><a href="https://kabarmadura.id"><strong>KABAR MADURA</strong></a> | Polemik kepemilikan lahan nan digunakan Madrasah Ibtidaiyah (MI) dan Taman Kanak-kanak (TK) Aisyiyah Bustanul Athfal (ABA) IV Pamekasan sekarang memasuki ranah hukum. Perselisihan antara pihak mahir waris dan Aisyiyah Bustanul Athfal IV tersebut berujung pada saling lapor ke Polres Pamekasan.
</p><p>Sebelumnya, pihak mahir waris Sitti Nurul Aini Siska melaporkan dugaan pengrusakan segel sekolah nan dilakukan oleh pihak Muhammadiyah ke Polres Pamekasan pada Rabu (26/8/2026).</p>
<p>Sehari kemudian, pihak Muhammadiyah juga mengusulkan pengaduan masyarakat (dumas) ke Polres Pamekasan. Pengaduan tersebut berangkaian dengan dugaan ujaran kebencian, penyebaran buletin bohong, dan pencemaran nama baik melalui media sosial nan diduga dilakukan oleh mahir waris.
</p><p>Humas Polres Pamekasan Ipda Yoni Evan Pratama mengatakan, laporan dari pihak mahir waris mengenai sengketa lahan itu telah resmi diterima dan saat ini tengah ditangani oleh Satreskrim Polres Pamekasan.
</p><p>&ldquo;Permasalahan tersebut telah resmi dilaporkan oleh pihak mahir waris ke Polres Pamekasan dan sedang dalam proses penanganan norma lebih lanjut oleh Satreskrim Polres Pamekasan,&rdquo; ujarnya, Jumat (28/8/2026).
</p><p>Dia menjelaskan, polemik ity bermulai dari pembangunan akomodasi bilik mandi yayasan pada 2022. Saluran pembuangan dari akomodasi tersebut disebut berakibat terhadap makam almarhumah ibu dari mahir waris.
</p><p>Persoalan itu kemudian bersambung hingga dilakukan upaya penjelasan nan difasilitasi Pemerintah Desa (Pemdes) Laden pada 23 dan 29 Mei 2026. Dalam proses tersebut, masing-masing pihak menyampaikan bukti nan berangkaian dengan status lahan dan bangunan.
</p><p>Menurut Ipda Yoni, pihak yayasan menunjukkan arsip izin mendirikan gedung (IMB) nan menyatakan gedung itu telah berdiri sejak 1970. Sementara itu, pihak mahir waris menyampaikan bukti kepemilikan berupa Leter C Nomor 216 atas nama Mattirap.
</p><p>&ldquo;Untuk nan dumas dari Muhammadiyah, kelak kami informasikan kembali untuk perkembangannya. nan jelas, kami bakal proses sesuai norma nan berlaku,&rdquo; jelasnya.
</p><p>Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Pamekasan, Mawardi, menyampaikan, pihaknya belum dapat melakukan intervensi terhadap persoalan tersebut. Sebab, pihaknya mengaku belum mengetahui secara pasti mengenai bentrok nan terjadi.
</p><p>&ldquo;Kami tidak bisa intervensi secara langsung untuk persoalan ini. Tapi pastinya kelak kami tetap cari tahu persoalannya bagaimana,&rdquo; tegasnya.
</p><p>Kendati demikian, Mawardi berambisi polemik tersebut dapat diselesaikan dengan baik dan tidak berakibat terhadap aktivitas belajar mengajar (KBM). Menurutnya, keberlangsungan pendidikan siswa kudu tetap menjadi perhatian utama di tengah bentrok nan terjadi.
</p><p>&ldquo;Kami berambisi ini bisa selesai baik-baik sehingga tidak mengganggu proses belajarnya siswa,&rdquo; ungkapnya. <strong>(nur/zul)</strong>

</p>		</div>
]]></content:encoded>
                                <description><![CDATA[Sengketa lahan MI dan TK ABA IV Pamekasan berujung saling lapor. Polres Pamekasan kini mendalami laporan ahli waris dan pengaduan Muhammadiyah. &lt;p&gt;The post Saling Lapor, Polisi Dalami Sengketa Lahan MI dan TK ABA IV Pamekasan first appeared on Kabar...]]></description>
               <guid isPermaLink="true">https://www.sidoarjogo.com/maduranews.com/saling-lapor-polisi-dalami-sengketa-lahan-mi-dan-tk-aba-iv-pamekasan-10531.html</guid>
                <pubDate>Fri, 28 Aug 2026 17:41:05 +0700</pubDate>
                <media:thumbnail url="https://i0.wp.com/kabarmadura.id/wp-content/uploads/2026/08/IMG-20260828-WA0015-e1787913569476.jpg"/>
            </item>
                    <item>
                <title>RKPD Perubahan Belum Kelar, Pembahasan APBD-P 2026 Pamekasan Tertahan</title>
                <link>https://www.sidoarjogo.com/maduranews.com/rkpd-perubahan-belum-kelar-pembahasan-apbd-p-2026-pamekasan-tertahan-10530.html</link>
                                <content:encoded><![CDATA[<p>Ketua DPRD Pamekasan, Ali Masykur saat menandatangani  arsip KUA-PPAS tahun anggaran 2027 saat sidang paripurna DPRD Pamekasan. (MOH. IQBALUL KHAVEI MZ / KLIKMADURA)</p><div id="single-article-text"><p><strong>PAMEKASAN</strong> || <strong>KLIKMADURA</strong> &ndash; Pembahasan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Perubahan (APBD-P) 2026 Kabupaten Pamekasan belum dapat melangkah ke tahap berikutnya. Penyebabnya, arsip Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Perubahan 2026 tetap dalam proses penyempurnaan.</p><p>Dokumen RKPD Perubahan menjadi salah satu injakan krusial pemerintah wilayah dalam menyusun Kebijakan Umum Anggaran serta Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) Perubahan.</p><p>Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Riset, dan Inovasi Daerah (Bapperida) Pamekasan Dodid Kirnadi Hattazul Muslimin mengatakan, penyusunan RKPD Perubahan 2026 saat ini masuk pada tahap tindak lanjut rekomendasi hasil fasilitasi Bappeda Provinsi Jawa Timur.</p><p>Rekomendasi tersebut kudu ditindaklanjuti dengan menyempurnakan Rancangan Peraturan Bupati (Perbup) tentang Perubahan RKPD sebelum arsip tersebut ditetapkan secara definitif.</p><p>&ldquo;Berdasarkan Pasal 354 Permendagri Nomor 86 Tahun 2017, hasil fasilitasi wajib ditindaklanjuti melalui penyempurnaan Rancangan Perbup tentang Perubahan RKPD sebelum arsip ditetapkan secara definitif,&rdquo; katanya.</p><p>Dodid menargetkan Rancangan Perbup tentang Perubahan RKPD 2026 dapat diselesaikan pada pekan ini. Sementara arsip komplit berikut matriks tindak lanjut atas hasil fasilitasi ditargetkan rampung pada pekan depan.</p><p>&ldquo;Target penyelesaian itu merujuk pada Permendagri Nomor 10 Tahun 2025 tentang Pedoman Penyusunan RKPD,&rdquo; ujarnya.</p><p>KUA-PPAS Perubahan Belum Bisa Disusun</p><p>Terpisah, Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Pendapatan Daerah (BPKPD) Pamekasan Sahrul Munir mengatakan, penyusunan KUA-PPAS Perubahan 2026 belum dapat dilakukan selama RKPD Perubahan belum selesai.</p><p>Menurut dia, setiap tahapan penyusunan APBD Perubahan saling berkaitan. Karena itu, penyelesaian RKPD menjadi tahapan nan kudu dilalui sebelum pemerintah wilayah masuk pada penyusunan KUA-PPAS Perubahan.</p><p>&ldquo;Kami tidak bisa memulai KUA-PPAS sebelum RKPD selesai prosesnya. Tahapannya, RKPD, KUA-PPAS, baru APBD Perubahan,&rdquo; tandasnya.</p><p>Dengan kondisi tersebut, tahapan APBD Perubahan 2026 Pamekasan tetap menunggu penyelesaian arsip RKPD Perubahan. Setelah arsip tersebut rampung dan ditetapkan, proses penyusunan KUA-PPAS Perubahan baru dapat dilanjutkan. <strong>(ibl/nda)</strong></p></div>
]]></content:encoded>
                                <description><![CDATA[PAMEKASAN || KLIKMADURA – Pembahasan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Perubahan (APBD-P) 2026 Kabupaten Pamekasan belum dapat berjalan ke tahap berikutnya. Penyebabnya, dokumen Rencana... Artikel RKPD Perubahan Belum Kelar, Pembahasan APBD-P 2026 Pamekasan Tertahan pertama kali tampil pada Klik...]]></description>
               <guid isPermaLink="true">https://www.sidoarjogo.com/maduranews.com/rkpd-perubahan-belum-kelar-pembahasan-apbd-p-2026-pamekasan-tertahan-10530.html</guid>
                <pubDate>Fri, 28 Aug 2026 16:21:10 +0700</pubDate>
                <media:thumbnail url="https://klikmadura.com/wp-content/uploads/socialmark-images/178790887213351.jpg"/>
            </item>
                    <item>
                <title>Pria 52 Tahun Ditangkap Satresnarkoba Polresta Sumenep di Gudang Hotel</title>
                <link>https://www.sidoarjogo.com/maduranews.com/pria-52-tahun-ditangkap-satresnarkoba-polresta-sumenep-di-gudang-hotel-10527.html</link>
                                <content:encoded><![CDATA[<div>
								<p><strong>SUMENEP,&nbsp;<a href="https://koranmadura.com/">koranmadura.com</a>&nbsp;</strong>&ndash; Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polresta Sumenep menangkap seorang laki-laki berinisial D (52), penduduk Kecamatan Manding, Sumenep, lantaran diduga mempunyai narkotika jenis sabu.</p>
<p>Pria tersebut diamankan polisi di penyimpanan sebuah hotel di Jalan Trunojoyo, Desa Kolor, Kecamatan Kota Sumenep, Kamis, 27 Agustus 2026, sekitar pukul 22.30 WIB.</p>
<p>Kasat Resnarkoba Polresta Sumenep Kompol Mohammad Sjaiful mengatakan, penangkapan tersebut merupakan hasil penyelidikan personil Satresnarkoba mengenai dugaan peredaran narkotika.</p>
<p>Saat dilakukan penggeledahan terhadap nan bersangkutan, petugas menemukan 1 plastik klip berisi narkotika jenis sabu dengan berat netto 0,10 gram nan berada di atas bangku di samping kanan terlapor.</p>
<p>&ldquo;Setelah peralatan bukti ditunjukkan kepada nan bersangkutan, terlapor mengakui bahwa satu plastik klip berisi narkotika jenis sabu tersebut adalah miliknya,&rdquo; jelas Kasat Resnarkoba, Jumat, 28 Agustus 2026.</p>
<p>Selanjutnya, D berbareng peralatan bukti dibawa ke instansi Satresnarkoba Polresta Sumenep untuk menjalani pemeriksaan dan proses norma lebih lanjut.</p>
<p>Dalam perkara tersebut, interogator menerapkan Pasal 114 ayat (1) Undang-Undang RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika alias Pasal 609 ayat (1) huruf a Undang-Undang RI Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP juncto Undang-Undang RI Nomor 1 Tahun 2026 tentang Penyesuaian Pidana.</p>
<p>Sjaiful menegaskan, Polresta Sumenep bakal terus melakukan pemberantasan terhadap penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika.</p>
<p>&ldquo;Kami berkomitmen untuk terus memberantas penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika. Kami membujuk seluruh komponen masyarakat bersama-sama menjaga lingkungan dari ancaman narkoba,&rdquo; tegasnya.</p>
<p>Polresta Sumenep mengimbau masyarakat untuk segera melaporkan kepada kepolisian andaikan mengetahui adanya dugaan penyalahgunaan maupun peredaran narkotika di lingkungannya. <strong>FATHOL ALIF</strong></p>
								
								
																	
															</div>
]]></content:encoded>
                                <description><![CDATA[SUMENEP, koranmadura.com – Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polresta Sumenep menangkap seorang pria berinisial D (52), warga Kecamatan Manding, Sumenep, karena diduga memiliki narkotika jenis sabu. Pria tersebut diamankan polisi di gudang sebuah hotel di Jalan Trunojoyo, Desa Kolor, Kecamatan Kota Sumenep,...]]></description>
               <guid isPermaLink="true">https://www.sidoarjogo.com/maduranews.com/pria-52-tahun-ditangkap-satresnarkoba-polresta-sumenep-di-gudang-hotel-10527.html</guid>
                <pubDate>Fri, 28 Aug 2026 14:45:10 +0700</pubDate>
                <media:thumbnail url="https://koranmadura.com/wp-content/uploads/2026/08/Gemini_Generated_Image_o7xlnuo7xlnuo7xl.jpeg"/>
            </item>
                    <item>
                <title>Rumah Warga di Pademawu Pamekasan Hangus Terbakar, Kerugian Capai Rp50 Juta</title>
                <link>https://www.sidoarjogo.com/maduranews.com/rumah-warga-di-pademawu-pamekasan-hangus-terbakar-kerugian-capai-rp50-juta-10528.html</link>
                                <content:encoded><![CDATA[<div>
								<p data-path-to-node="3"><b data-path-to-node="3" data-index-in-node="0">PAMEKASAN, koranmadura.com</b> &ndash; Sebuah gedung rumah milik penduduk di Dusun Soloh Dajah, Desa Murtajih, Kecamatan Pademawu, Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur, ludes terbakar pada Kamis malam, 27 Agustus 2026.</p>
<p data-path-to-node="4">Amukan si jago merah diperkirakan mulai berkobar sekitar pukul 18.45 WIB. Api baru sukses dipadamkan secara total sekitar pukul 20.00 WIB setelah tim pemadam campuran bersinergi dengan penduduk sekitar melancarkan tindakan pemadaman.</p>
<p data-path-to-node="5">Kasi Humas Polres Pamekasan, Ipda Yoni Evan Pratama membenarkan musibah kebakaran tersebut. Pihaknya langsung menerjunkan personel ke TKP usai menerima laporan darurat dari masyarakat.</p>
<p data-path-to-node="6">&ldquo;Benar, terjadi kebakaran satu rumah di Desa Murtajih,&rdquo; kata Ipda Yoni, Jumat, 28 Agustus 2026 hari ini.</p>
<p data-path-to-node="7">Petugas nan diterjunkan ke letak merupakan tim campuran dari personel Polsek Pademawu di bawah ketua Iptu Sutikno, Tim Identifikasi Polres Pamekasan, armada Pemadam Kebakaran, serta petugas PLN.</p>
<p data-path-to-node="8">Insiden tersebut pertama kali terdeteksi oleh tetangga korban seusai menunaikan ibadah salat Magrib. Saksi mendadak mencium aroma menyengat seperti kertas terbakar nan berasal dari dalam rumah milik Rahmad Hidayatullah Razak (45).</p>
<p data-path-to-node="9">Tak berselang lama, dentuman kaca pecah terdengar disusul kobaran api nan membumbung tinggi dari dalam bangunan. Saksi seketika berteriak meminta pertolongan penduduk sekitar untuk melakukan pemadaman darurat sembari menghubungi petugas.</p>
<p data-path-to-node="10">Berdasarkan penghimpunan info di lokasi, peristiwa kebakaran tersebut diduga kuat dipicu tindakan pemilik rumah sendiri nan menderita riwayat Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ). Korban disinyalir membakar tumpukan peralatan di dalam rumahnya.</p>
<p data-path-to-node="11">Meski tidak menelan korban jiwa dan pemilik rumah sukses dievakuasi ke tempat aman, nilai kerugian material akibat kerusakan bentuk gedung ditaksir mencapai Rp50 juta.</p>
<p data-path-to-node="12">&ldquo;Tidak ada korban jiwa. Kerugian sekitar Rp50 juta,&rdquo; jelas Ipda Yoni.</p>
<p data-path-to-node="13">Kepolisian telah memasang garis polisi, menggelar olah TKP, serta menghimpun keterangan para saksi. Polres Pamekasan mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kepedulian dan pengawasan terhadap personil family nan memerlukan penanganan unik agar potensi ancaman serupa dapat diantisipasi sejak dini. <b data-path-to-node="13" data-index-in-node="302">(Sudur/Fine)</b></p>
								
								
																	
															</div>
]]></content:encoded>
                                <description><![CDATA[PAMEKASAN, koranmadura.com – Sebuah bangunan rumah milik warga di Dusun Soloh Dajah, Desa Murtajih, Kecamatan Pademawu, Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur, ludes terbakar pada Kamis malam, 27 Agustus 2026. Amukan si jago merah diperkirakan mulai berkobar sekitar pukul 18.45...]]></description>
               <guid isPermaLink="true">https://www.sidoarjogo.com/maduranews.com/rumah-warga-di-pademawu-pamekasan-hangus-terbakar-kerugian-capai-rp50-juta-10528.html</guid>
                <pubDate>Fri, 28 Aug 2026 14:45:10 +0700</pubDate>
                <media:thumbnail url="https://koranmadura.com/wp-content/uploads/2026/08/IMG-20260828-WA0056.jpg"/>
            </item>
                    <item>
                <title>Geger Penemuan Mayat Perempuan Terbakar di Tegalan Batang-Batang Sumenep</title>
                <link>https://www.sidoarjogo.com/maduranews.com/geger-penemuan-mayat-perempuan-terbakar-di-tegalan-batang-batang-sumenep-10529.html</link>
                                <content:encoded><![CDATA[<div>
								<p><strong>SUMENEP,&nbsp;<a href="https://koranmadura.com/">koranmadura.com</a></strong>&nbsp;&ndash; Warga Desa Batang-Batang Daya, Kecamatan Batang-Batang, Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, digegerkan dengan penemuan sesosok mayit wanita dalam kondisi terbakar di area tegalan di Dusun Taroman, Jumat, 28 Agustus 2026.</p>
<p>Mayat nan diketahui berjulukan Suhaena (70), penduduk Dusun Karangkeng, Desa Nyabakan Barat, Kecamatan Batang-Batang, itu ditemukan sekitar pukul 08.00 WIB.</p>
<p>Kapolresta Sumenep Kombes Pol. Ariek Indra Sentanu melalui Kapolsek Batang-Batang AKP Ratman Desianto mengatakan penemuan mayit tersebut bermulai ketika seorang penduduk berjulukan Busahna sedang mencari rumput di sekitar lokasi.</p>
<p>&ldquo;Saat berada di area tegalan, saksi mencium aroma tidak sedap. Setelah memandang ke arah timur, saksi (Busahna) mendapati sesosok tubuh dalam kondisi terbakar,&rdquo; katanya.</p>
<p>Saksi kemudian meminta pertolongan penduduk sekitar. Tidak lama berselang, penduduk berdatangan ke letak melakukan pengecekan.</p>
<p>Petugas Polsek Batang-Batang nan menerima laporan langsung mendatangi letak dan mengamankan tempat kejadian perkara dengan memasang garis polisi.</p>
<p>Tim Identifikasi Polresta Sumenep juga melakukan olah tempat kejadian perkara serta mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi untuk mengetahui kronologi kejadian.</p>
<p>Jenazah korban selanjutnya dievakuasi petugas Puskesmas Batang-Batang untuk dibawa ke rumah duka di Desa Nyabakan Barat.</p>
<p>Berdasarkan keterangan pihak keluarga, korban diketahui mengalami gangguan psikologis dan pikun. Korban juga disebut mempunyai kebiasaan merokok serta membakar sampah dan tumpukan kayu.</p>
<p>Berdasarkan keterangan awal keluarga, korban diduga mengalami kecelakaan saat melakukan aktivitas nan berangkaian dengan kebiasaannya membakar sampah alias kayu.</p>
<p>Namun, kepolisian tetap melakukan langkah penyelidikan dengan olah TKP, pendataan dan pemeriksaan saksi, pengumpulan info serta pengarsipan guna memastikan penanganan kejadian sesuai prosedur.</p>
<p>&ldquo;Petugas telah mendatangi TKP, melakukan pengamanan dan olah TKP berbareng Tim Identifikasi Polresta Sumenep serta meminta keterangan dari saksi dan pihak keluarga. Penanganan dilakukan sesuai prosedur,&rdquo; ujar Ratman.</p>
<p>Polresta Sumenep mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak memperkirakan mengenai penyebab kejadian tersebut. <strong>FATHOL ALIF</strong></p>
								
								
																	
															</div>
]]></content:encoded>
                                <description><![CDATA[SUMENEP, koranmadura.com – Warga Desa Batang-Batang Daya, Kecamatan Batang-Batang, Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, digegerkan dengan penemuan sesosok mayat perempuan dalam kondisi terbakar di area tegalan di Dusun Taroman, Jumat, 28 Agustus 2026. Mayat yang diketahui bernama Suhaena (70), warga Dusun Karangkeng,...]]></description>
               <guid isPermaLink="true">https://www.sidoarjogo.com/maduranews.com/geger-penemuan-mayat-perempuan-terbakar-di-tegalan-batang-batang-sumenep-10529.html</guid>
                <pubDate>Fri, 28 Aug 2026 14:45:10 +0700</pubDate>
                <media:thumbnail url="https://koranmadura.com/wp-content/uploads/2026/08/IMG_20260828_114411.jpg"/>
            </item>
                    <item>
                <title>Dihadiri Menteri Kebudayaan RI Fadli Zon, 81 Penyair Indonesia Bicara Tentang Indonesia ‘Merdeka Katamu’</title>
                <link>https://www.sidoarjogo.com/maduranews.com/dihadiri-menteri-kebudayaan-ri-fadli-zon-81-penyair-indonesia-bicara-tentang-indonesia-merdeka-katamu-10526.html</link>
                                <content:encoded><![CDATA[<div id="single-article-text">
					<p><em>Dihadiri Menteri Kebudayaan RI Fadli Zon, 81 Penyair Indonesia Bicara Tentang Indonesia &lsquo;Merdeka Katamu&rsquo; </em></p>
<p><strong><a href="https://limadetik.com/2026/08/28/kabar-baik-dari-sumenep-desa-mandiri-tembus-146-desa-berkembang-terus-menyusut/">LIMADETIK.COM</a>, JAKARTA</strong> &ndash; Menteri Kebudayaan RI Fadli Zon menurut rencana bakal menjadi pembicara utama peluncuran kitab antologi puisi 81 penyair bicara tentang Indonesia &ldquo;Merdeka Katamu&rdquo; nan bakal diikuti dengan parade baca puisi oleh Taufiq Ismail, Sutardji Calzoum Bachri, Jose Rizal Manua, dan tetap banyak lagi.</p>
<p>Acara sastra-masih dalam rangkaian HUT Kemerdekaan RI ke 81 tahun- dimana TISI sebagai penggagas dan pelaksana, bakal berjalan di Aula Pusat Dokumentasi Sastra (PDS) HB.Jassin, Lantai 4, Gedung Panjang Ali Sadikin, Pusat Kesenian Jakarta (PKJ) Taman Ismail Marzuki (TIM) di Jakarta, Minggu 6 September 2026 mulai.pukul 13.30 WIB s/d pukul 17.30 WIB.</p>
<p>&ldquo;Kami mengundang para seniman dan seniman di Jakarta untuk menghadiri peluncuran kitab antologi puisi 81 penyair bicara tentang Indonesia &lsquo;Merdeka Katamu&rsquo; nan kelak juga bakal diikuti obrolan berhadiah kitab dan duit tunai,&rdquo; ujar Octavianus Masekha, Ketua Taman Inspirasi Sastra Indonesia (TISI) kepada wartawan di Jakarta, Jumat pagi (28/8/2026).</p>
<figure id="attachment_1699" aria-describedby="caption-attachment-1699"><img fetchpriority="high" decoding="async" src="https://limadetik.com/wp-content/uploads/2026/08/IMG-20260828-WA0015.jpg" alt="Dihadiri Menteri Kebudayaan RI Fadli Zon, 81 Penyair Indonesia Bicara Tentang Indonesia &#039;Merdeka Katamu&#039; " width="546" height="621" srcset="https://limadetik.com/wp-content/uploads/2026/08/IMG-20260828-WA0015.jpg 546w, https://limadetik.com/wp-content/uploads/2026/08/IMG-20260828-WA0015-264x300.jpg 264w" sizes=" 546px) 100vw, 546px">Ketua Taman Inspirasi Sastra Indonesia (TISI) Octavianus Masheka (Bung Octa) berbareng Penyair Sutardji Calzoum Bachri dalam suatu aktivitas sastra di PDS.HB.Jassin, TIM, Jakarta, belum lama ini.(Foto : Lasman Simanjuntak)</figure>
<p>&ldquo;Acara sastra berskala nasional ini sekaligus juga memberitahukan bahwa kami para seniman dan seniman turut mendukung Taufiq Ismail sebagai calon penerima Nobel Sastra dari Indonesia,&rdquo; kata Bung Octa-panggilan akrabnya- nan juga dikenal sebagai penyair dan sastrawan ini.</p>
<p>Pada obrolan sastra selain pembicara utama Menteri Kebudayaan RI Fadli Zon, juga tampil.pembicara Octavianus Masekha, Nasruddin Djoko Surjono (Kepala Dispusip Provinsi DKI Jakarta-sekaligus memberikan kata sambutan), Dr.Sastri Sunarti (Kepala Pusat Riset Manuskrip Literasi dan Tradisi Lisan BRIN), serta Esha Tegar Putra dengan moderator Ewith Bahar.</p>
<p>Pada parade baca puisi juga bakal tampil Nissa Renganis, Helvy Tiana Rosa, Fatin Hamama, Boyke Sulaiman, Imam Ma&rsquo;arif , Nana, Rissa Churia, dan Swary Utami Dewi.</p>
<p>Buku antologi puisi 81 penyair bicara tentang Indonesia &ldquo;Merdeka Katamu&rdquo; bakal menampilkan karya puisi dari Taufiq Ismail, Sutardji Calzoum Bachri, LK.Ara, Jose Rizal Manua, dan kawan-kawan, dengan kata pengantar Prof (Hon) Dr.Fadli Zon, Menteri Kebudayaan RI. (*)</p>
					<p><strong>Penulis : </strong>Lasman Simanjuntak</p><p><strong>Editor : </strong>Wahyu</p>											 	<div id="berlangganan-whatsapp"><p><strong><i><span>Follow WA Channel limadetik.com untuk pembaruan buletin terbaru setiap hari </span><a href="https://limadetik.com">Follow</a></i></strong></p></div>					
		</div>
]]></content:encoded>
                                <description><![CDATA[Dihadiri Menteri Kebudayaan RI Fadli Zon, 81 Penyair Indonesia Bicara Tentang Indonesia ‘Merdeka Katamu’ LIMADETIK.COM, JAKARTA – Menteri Kebudayaan RI Fadli Zon menurut rencana... The post Dihadiri Menteri Kebudayaan RI Fadli Zon, 81 Penyair Indonesia Bicara Tentang Indonesia ‘Merdeka...]]></description>
               <guid isPermaLink="true">https://www.sidoarjogo.com/maduranews.com/dihadiri-menteri-kebudayaan-ri-fadli-zon-81-penyair-indonesia-bicara-tentang-indonesia-merdeka-katamu-10526.html</guid>
                <pubDate>Fri, 28 Aug 2026 14:09:12 +0700</pubDate>
                <media:thumbnail url="https://limadetik.com/wp-content/uploads/2026/08/IMG-20260828-WA0014-e1787900836801.jpg"/>
            </item>
                    <item>
                <title>Kejurkab Atletik Jadi Ajang PASI Sumenep Berburu Bibit Muda Berprestasi</title>
                <link>https://www.sidoarjogo.com/maduranews.com/kejurkab-atletik-jadi-ajang-pasi-sumenep-berburu-bibit-muda-berprestasi-10525.html</link>
                                <content:encoded><![CDATA[
	<figure><img width="1448" height="815" src="https://i0.wp.com/kabarmadura.id/wp-content/uploads/2026/08/angkat-besi-2.jpg?fit=1448%2C815&amp;ssl=1" alt="" decoding="async" fetchpriority="high" srcset="https://i0.wp.com/kabarmadura.id/wp-content/uploads/2026/08/angkat-besi-2.jpg?w=1448&amp;ssl=1 1448w, https://i0.wp.com/kabarmadura.id/wp-content/uploads/2026/08/angkat-besi-2.jpg?resize=800%2C450&amp;ssl=1 800w" sizes=" 1448px) 100vw, 1448px">BERBURU BIBIT: PASI Sumenep menyiapkan Kejurkab Atletik pada September 2026 sebagai arena menjaring pelajar potensial untuk memperkuat regenerasi dan pembinaan atlet daerah.</figure>
	<div>
		<div>
			<p><img src="https://i0.wp.com/kabarmadura.id/wp-content/uploads/2026/08/HUT-RI-ke-81.png?fit=1000%2C128&amp;ssl=1" width="1000" height="128" title="HUT RI ke-81" alt="HUT RI ke-81" decoding="async" loading="lazy"></p><p><a href="https://kabarmadura.id/"><b>KABAR MADURA</b></a><span> | Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PASI) Sumenep tidak mau regenerasi atlet melangkah tanpa arah. Kejuaraan Kabupaten (Kejurkab) Atletik Sumenep nan dijadwalkan berjalan September mendatang bakal dimanfaatkan sebagai momentum untuk membongkar potensi atlet muda di kalangan pelajar.&nbsp;</span>
</p><p><span>Bukan sekadar mengejar gelar juara, Kejurkab Atletik Sumenep tersebut menjadi ruang bagi PASI Sumenep untuk memandang sejauh mana stok atlet muda nan bisa diproyeksikan menjadi penerus atlet berprestasi di masa mendatang.&nbsp;</span></p>
<p><span>Ajang tersebut bakal dipusatkan di Stadion A. Yani, Desa Pangarangan, Kecamatan Kota Sumenep. Peserta berasal dari kalangan pelajar tingkat SD, SMP hingga SMA dengan tiga golongan usia, ialah U-15, U-17 dan U-19.</span>
</p><p><span>Ketua PASI Sumenep Abd Moedjib mengatakan, pelajar menjadi sasaran utama lantaran proses pembentukan atlet berprestasi kudu dimulai dari golongan usia muda. Kejurkab menjadi salah satu instrumen untuk menemukan atlet nan mempunyai keahlian dan prospek pembinaan.&nbsp;</span>
</p><p><span>&ldquo;Lingkupnya itu kan para pelajar,&rdquo; katanya.&nbsp;</span>
</p><p><span>Menurut Moedjib, pencarian bibit baru menjadi kebutuhan krusial bagi keberlangsungan atletik Sumenep. Sebab, prestasi tidak cukup hanya ditopang atlet nan sudah ada. Regenerasi kudu dipastikan melangkah agar tidak terjadi kekosongan ketika atlet senior memasuki masa akhir prestasi.&nbsp;</span>
</p><p><span>&ldquo;Kami mau mencari bibit-bibit baru, terutama dari kalangan pelajar,&rdquo; ujarnya.&nbsp;</span>
</p><p><span>Karena itu, PASI tidak mau Kejurkab hanya berhujung pada pembagian lencana dan penentuan juara. Atlet nan menunjukkan keahlian menonjol diharapkan dapat teridentifikasi sejak awal untuk kemudian diarahkan ke pola pembinaan nan lebih berkelanjutan.&nbsp;</span>
</p><p><span>Langkah tersebut menjadi krusial mengingat persaingan atletik semakin terbuka. Daerah nan mempunyai sistem pembinaan dan regenerasi lebih baik bakal mempunyai kesempatan lebih besar melahirkan atlet nan bisa bersaing di tingkat regional hingga nasional.&nbsp;</span>
</p><p><span>Moedjib menegaskan, Kejurkab juga merupakan agenda rutin PASI Sumenep nan digelar setiap tahun. Namun, konsistensi penyelenggaraan diharapkan tidak sekadar menjadi rutinitas organisasi, melainkan menghasilkan akibat nyata terhadap munculnya atlet-atlet baru.&nbsp;</span>
</p><p><span>&ldquo;Kejurkab ini juga merupakan aktivitas rutin PASI nan kami laksanakan setiap tahun,&rdquo; jelasnya.&nbsp;</span>
</p><p><span>Dari arena tersebut, PASI Sumenep berambisi menemukan lebih banyak pelajar nan mempunyai talenta atletik. Mereka nantinya bisa menjadi bagian dari proses regenerasi sekaligus dipersiapkan untuk memperkuat kontingen Sumenep pada kejuaraan-kejuaraan berikutnya.&nbsp;</span>
</p><p><span>&ldquo;Kami berambisi regenerasi atlet atletik di Sumenep terus melangkah dan melahirkan prestasi baru,&rdquo; tegas Moedjib. </span><b>(ara/waw)</b>

</p>		</div>
		<p><img src="https://i0.wp.com/kabarmadura.id/wp-content/uploads/2026/08/Prof-AQ.jpg?fit=375%2C1875&amp;ssl=1" width="375" height="1875" title="Prof AQ" alt="Prof AQ" decoding="async" loading="lazy"></p>	</div>

	

]]></content:encoded>
                                <description><![CDATA[PASI Sumenep akan menggelar Kejurkab Atletik pada September 2026 untuk menjaring bibit muda potensial dari kalangan pelajar SD, SMP, hingga SMA. &lt;p&gt;The post Kejurkab Atletik Jadi Ajang PASI Sumenep Berburu Bibit Muda Berprestasi first appeared on Kabar Madura.&lt;/p&gt;]]></description>
               <guid isPermaLink="true">https://www.sidoarjogo.com/maduranews.com/kejurkab-atletik-jadi-ajang-pasi-sumenep-berburu-bibit-muda-berprestasi-10525.html</guid>
                <pubDate>Fri, 28 Aug 2026 13:23:04 +0700</pubDate>
                <media:thumbnail url="https://i0.wp.com/kabarmadura.id/wp-content/uploads/2026/08/angkat-besi-2.jpg"/>
            </item>
                    <item>
                <title>Warga Batang-Batang ditemuakan Tewas Terbakar, Polisi Lakukan Penyelidikan</title>
                <link>https://www.sidoarjogo.com/maduranews.com/warga-batang-batang-ditemuakan-tewas-terbakar-polisi-lakukan-penyelidikan-10524.html</link>
                                <content:encoded><![CDATA[<div itemprop="text">
				<p><span><strong>Penamadura.com, Sumenep 28 Agustus 2026</strong></span> &ndash; Warga Desa Batang-Batang Daya, Kecamatan Batang-Batang, Kabupaten Sumenep, digegerkan dengan penemuan sesosok mayit dalam kondisi terbakar di area tegalan alias sawah milik penduduk di Dusun Taroman, Jumat (28/8/2026).</p>
<p>Mayat tersebut diketahui berjenis kelamin wanita dan diidentifikasi sebagai SUHAENA (70), penduduk Dusun Karangkeng, Desa Nyabakan Barat, Kecamatan Batang-Batang, Kabupaten Sumenep.</p>
<p>Penemuan bermulai ketika seorang penduduk berjulukan BUSAHNA sedang mencari rumput di sekitar lokasi. Saat berada di area tegalan, saksi mencium aroma tidak sedap. Setelah memandang ke arah timur, saksi mendapati sesosok tubuh dalam kondisi terbakar.</p>
<p>Saksi kemudian meminta pertolongan penduduk sekitar. Tidak lama kemudian, NOR SALAM datang ke letak dan setelah dilakukan pengecekan, korban diketahui merupakan SUHAENA, penduduk Desa Nyabakan Barat.</p>
<p>Petugas Polsek Batang-Batang selanjutnya mendatangi letak dan melakukan pengamanan tempat kejadian perkara dengan memasang garis polisi. Tim Identifikasi Polresta Sumenep juga melakukan olah TKP serta mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi.</p>
<p>Jenazah korban kemudian dievakuasi oleh petugas Puskesmas Batang-Batang untuk dibawa ke rumah duka di Desa Nyabakan Barat.</p>
<p>Dari keterangan pihak keluarga, korban selama ini diketahui mengalami gangguan psikologis dan pikun. Korban juga disebut mempunyai kebiasaan merokok serta membakar sampah dan tumpukan kayu.</p>
<p>Pihak family menyatakan menolak dilakukan autopsi luar maupun dalam dan membikin surat pernyataan mengenai penolakan tersebut. Berdasarkan keterangan awal nan diperoleh, family menduga peristiwa tersebut merupakan kecelakaan nan dialami korban sendiri.</p>
<p>Meski demikian, petugas tetap melakukan langkah-langkah kepolisian berupa olah TKP, pendataan saksi, pengumpulan informasi, dokumentasi, serta koordinasi dengan pihak family guna memastikan penanganan kejadian sesuai prosedur.</p>
<p>Kapolresta Sumenep Kombes Pol. Ariek Indra Sentanu, S.H., S.I.K., M.H. melalui Kapolsek Batang-Batang AKP Ratman Desianto, S.H., M.H., menyampaikan bahwa pihaknya telah melakukan penanganan awal di letak dan melaporkan kejadian tersebut kepada pimpinan.</p>
<p>&ldquo;Petugas telah mendatangi TKP, melakukan pengamanan dan olah TKP berbareng Tim Identifikasi Polresta Sumenep serta meminta keterangan dari saksi dan pihak keluarga. Penanganan dilakukan sesuai prosedur,&rdquo; ujarnya.</p>
<p>Polresta Sumenep mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan menyerahkan penanganan kejadian kepada pihak kepolisian. Apabila masyarakat mempunyai info nan berangkaian dengan peristiwa tersebut, diharapkan dapat menyampaikannya kepada petugas untuk membantu proses penanganan.(Man/Red)</p>
			</div>
]]></content:encoded>
                                <description><![CDATA[Penamadura.com, Sumenep 28 Agustus 2026 – Warga Desa Batang-Batang Daya, Kecamatan Batang-Batang, Kabupaten Sumenep, digegerkan dengan penemuan sesosok mayat dalam kondisi terbakar di area tegalan atau sawah milik warga di The post Warga Batang-Batang ditemuakan Tewas Terbakar, Polisi Lakukan...]]></description>
               <guid isPermaLink="true">https://www.sidoarjogo.com/maduranews.com/warga-batang-batang-ditemuakan-tewas-terbakar-polisi-lakukan-penyelidikan-10524.html</guid>
                <pubDate>Fri, 28 Aug 2026 13:14:14 +0700</pubDate>
                <media:thumbnail url="https://penamadura.com/wp-content/uploads/2026/08/20260828_125500.png"/>
            </item>
                    <item>
                <title>Kabar Baik dari Sumenep: Desa Mandiri Tembus 146, Desa Berkembang Terus Menyusut</title>
                <link>https://www.sidoarjogo.com/maduranews.com/kabar-baik-dari-sumenep-desa-mandiri-tembus-146-desa-berkembang-terus-menyusut-10523.html</link>
                                <content:encoded><![CDATA[<p>Bupati Sumenep berbareng Sekda, Kepala DPMD dan Kepala Bappeda serta Camat se-Kabupaten Sumenep </p><div id="single-article-text">
					<p><em>Kabar Baik dari Sumenep: Desa Mandiri Tembus 146, Desa Berkembang Terus Menyusut</em></p>
<p><strong><a href="https://limadetik.com/2026/08/28/bupati-fauzi-tak-ada-lagi-desa-sangat-tertinggal-dan-tertinggal-di-sumenep/">LIMADETIK.COM</a>. SUMENEP</strong> &mdash; Pemerintah Kabupaten Sumenep mencatat perkembangan positif dalam pembangunan dan kemandirian desa. Hasil pemutakhiran Indeks Desa Tahun 2026 menunjukkan jumlah desa berstatus Mandiri dan Maju meningkat, sementara desa Berkembang mengalami penurunan cukup signifikan.</p>
<p>Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Sumenep, Drs. Achmad Dzulkarnain, menyampaikan capaian tersebut dalam aktivitas Penandatanganan Berita Acara Pemutakhiran Data Indeks Desa Tahun 2026 di Pendopo Agung Keraton Sumenep, Jumat (28/8/2026).</p>
<p>Menurut Dzul sapaan akrabnya, pemutakhiran Indeks Desa menjadi bagian krusial untuk memandang secara objektif perkembangan kondisi desa sekaligus menentukan arah kebijakan pembangunan ke depan.</p>
<p>&ldquo;Indeks Desa memberikan gambaran objektif mengenai tingkat perkembangan desa. Data ini menjadi dasar untuk menentukan kebutuhan dan prioritas pembangunan desa,&rdquo; ujar Achmad Dzulkarnain.</p>
<p>Berdasarkan hasil pemutakhiran, jumlah desa berstatus Mandiri meningkat menjadi 146 desa, dari sebelumnya 134 desa. Artinya, terdapat tambahan 12 desa nan masuk kategori Mandiri.</p>
<p>Sementara itu, desa berstatus Maju meningkat menjadi 145 desa, dari sebelumnya 140 desa.Yang menarik, jumlah desa berstatus Berkembang justru turun menjadi 39 desa, dari sebelumnya 56 desa. Dengan demikian, terdapat pengurangan 17 desa dalam kategori tersebut.</p>
<p>330 Desa Ikut Pemutakhiran</p>
<p>Achmad Dzulkarnain menjelaskan, proses pemutakhiran tidak dilakukan secara instan. Tahapannya diawali dengan sosialisasi Pemutakhiran Data Indeks Desa 2026 pada 4 Agustus 2026.</p>
<p>Selanjutnya, pemutakhiran dilakukan melalui kerjasama Tenaga Ahli Pemberdayaan Masyarakat, PIC Indeks Desa Kecamatan serta Tim Verifikasi dan Validasi.</p>
<p>Proses tersebut mencakup 330 pemerintah desa di 27 kecamatan se-Kabupaten Sumenep. &ldquo;Pemutakhiran ini dilakukan berbareng seluruh pihak mengenai agar info nan dihasilkan betul-betul dapat menggambarkan kondisi desa,&rdquo; jelasnya.</p>
<p>Indeks Desa mengukur beragam parameter nan berangkaian langsung dengan pembangunan dan kehidupan masyarakat desa, antara lain jasa dasar, sosial, ekonomi, lingkungan, aksesibilitas serta tata kelola pemerintahan desa.</p>
<p>Karena itu, menurut Achmad Dzulkarnain, peningkatan status desa kudu dimaknai sebagai bagian dari proses pembangunan nan terus berjalan, bukan sekadar perubahan nomor alias kategori.</p>
<p>Masih Ada 39 Desa nan Harus Didorong</p>
<p>Meski capaian 2026 menunjukkan tren positif, DPMD Sumenep tetap mempunyai pekerjaan besar. Sebanyak 39 desa tetap berada pada status Berkembang.</p>
<p>Jumlah tersebut menjadi sasaran berikutnya untuk terus didorong agar bisa naik kelas menjadi desa Maju maupun Mandiri.</p>
<p>&ldquo;Harapannya ke depan seluruh desa di Kabupaten Sumenep semakin maju dan mandiri, sehingga tidak ada lagi desa nan berstatus Berkembang,&rdquo; tegas Achmad Dzulkarnain.</p>
<p>Ia menambahkan, info Indeks Desa juga krusial sebagai bahan pertimbangan pemerintah dalam merancang program pembangunan nan lebih tepat sasaran.</p>
<p>Dengan kenaikan desa Mandiri dari 134 menjadi 146 dan desa Maju dari 140 menjadi 145, sementara desa Berkembang turun dari 56 menjadi 39, arah perubahan status desa di Sumenep pada 2026 menunjukkan tren nan cukup kuat menuju kemandirian.</p>
<p>Namun, capaian tersebut sekaligus menjadi tantangan bagi Pemkab Sumenep untuk memastikan 39 desa Berkembang tidak sekadar tercatat turun jumlahnya, tetapi betul-betul mendapatkan intervensi pembangunan nan bisa mengangkat status dan kualitas kehidupan masyarakatnya.</p>
					<p><strong>Penulis : </strong>Wahyu</p><p><strong>Editor : </strong>Wandi</p>											 	<div id="berlangganan-whatsapp"><p><strong><i><span>Follow WA Channel limadetik.com untuk pembaruan buletin terbaru setiap hari </span><a href="https://limadetik.com">Follow</a></i></strong></p></div>					
		</div>
]]></content:encoded>
                                <description><![CDATA[Kabar Baik dari Sumenep: Desa Mandiri Tembus 146, Desa Berkembang Terus Menyusut LIMADETIK.COM. SUMENEP — Pemerintah Kabupaten Sumenep mencatat perkembangan positif dalam pembangunan dan... The post Kabar Baik dari Sumenep: Desa Mandiri Tembus 146, Desa Berkembang Terus Menyusut appeared...]]></description>
               <guid isPermaLink="true">https://www.sidoarjogo.com/maduranews.com/kabar-baik-dari-sumenep-desa-mandiri-tembus-146-desa-berkembang-terus-menyusut-10523.html</guid>
                <pubDate>Fri, 28 Aug 2026 12:53:10 +0700</pubDate>
                <media:thumbnail url="https://limadetik.com/wp-content/uploads/2026/08/file_00000000df1081fda3cfe95b518b15b8-e1787896361298.png"/>
            </item>
                    <item>
                <title>Berawal dari Tugas Kuliah, 2 Mahasiswa BKI UNIBA Madura Tembus Konferensi Internasional INELTAL 2026</title>
                <link>https://www.sidoarjogo.com/maduranews.com/berawal-dari-tugas-kuliah-2-mahasiswa-bki-uniba-madura-tembus-konferensi-internasional-ineltal-2026-10522.html</link>
                                <content:encoded><![CDATA[
	<figure><img width="1106" height="622" src="https://i0.wp.com/kabarmadura.id/wp-content/uploads/2026/08/IMG-20260828-WA0010.jpg?fit=1106%2C622&amp;ssl=1" alt="" decoding="async" fetchpriority="high" srcset="https://i0.wp.com/kabarmadura.id/wp-content/uploads/2026/08/IMG-20260828-WA0010.jpg?w=1106&amp;ssl=1 1106w, https://i0.wp.com/kabarmadura.id/wp-content/uploads/2026/08/IMG-20260828-WA0010.jpg?resize=800%2C450&amp;ssl=1 800w" sizes=" 1106px) 100vw, 1106px"></figure>
	<div>
		<div>
			<p><img src="https://i0.wp.com/kabarmadura.id/wp-content/uploads/2026/08/HUT-RI-ke-81.png?fit=1000%2C128&amp;ssl=1" width="1000" height="128" title="HUT RI ke-81" alt="HUT RI ke-81" decoding="async" loading="lazy"></p><p><a href="https://Kabarmadura.id" target="_blank" rel="noopener"><strong>KABAR MADURA</strong></a> | Dua mahasiswa Program Studi Bahasa dan Kebudayaan Inggris (BKI) Universitas Bahaudin Mudhary (UNIBA) Madura sukses menembus kancah internasional. Karya ilmiah hasil tugas perkuliahan milik Ahmad Saedi dan Nakita Cantika Dewi (Angkatan 2024) dinyatakan lolos untuk dipresentasikan pada The 9th International English Language Teachers and Lecturers (INELTAL) Conference 2026.
</p><p>Konferensi bergengsi nan diselenggarakan oleh Departemen Sastra Inggris Universitas Negeri Malang tersebut dijadwalkan berjalan pada 18&ndash;19 September 2026.</p>
<p>Penelitian berjudul &ldquo;Note-Taking: The Paper Protection Method as a Dynamic Scaffolding Tool in EFL Speaking Development&rdquo; ini mengkaji Paper Protection Method (PPM) sebagai strategi pencatatan untuk meningkatkan kelancaran berbicara, penguasaan kosakata, gagasan, hingga membentuk kemandirian berbincang (speaking autonomy) mahasiswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan explanatory sequential mixed methods.
</p><p>Capaian akademik ini berasal dari tugas mata kuliah Writing in English nan diampu langsung oleh Dekan Fakultas Bahasa Asing (FBA) UNIBA Madura, Lailiy Kurnia Ilahi, M.Pd.
</p><p>Melalui pendampingan intensif, tugas kelas tersebut dikembangkan menjadi tulisan ilmiah nan memenuhi standar riset internasional.
</p><p>Lailiy Kurnia Ilahi menegaskan bahwa proses ini membuktikan pembelajaran di kelas bisa menghasilkan karya akademik nan berkelanjutan.
</p><p>&ldquo;Mahasiswa tidak hanya belajar menulis artikel, tetapi juga menjalani seluruh proses ilmiah&mdash;mulai dari menemukan masalah, mengumpulkan dan menganalisis data, hingga mengomunikasikannya ke masyarakat akademik,&rdquo; ujar Lailiy.
</p><p>Ia menekankan pentingnya pemahaman bagi mahasiswa bahwa tugas kuliah tidak boleh berakhir setelah diberi nilai. Dengan pengarahan nan tepat, karya dari ruang kelas mempunyai akibat dan nilai akademik nan lebih luas.
</p><p>Tak berakhir di forum konferensi, tulisan ilmiah Saedi dan Nakita sekarang diproyeksikan untuk menembus publikasi jurnal nasional terakreditasi Sinta 2, ialah LiNGUA: Jurnal Ilmu Bahasa dan Sastra terbitan UIN Maulana Malik Ibrahim Malang.
</p><p>Melalui pencapaian ini, FBA UNIBA Madura terus berkomitmen membuka ruang bagi mahasiswa untuk mengasah potensi akademik, melatih keberanian berdasarkan riset, serta membiasakan budaya publikasi ilmiah sejak dini. <strong>(ara/rul)</strong>

</p>		</div>
		<p><img src="https://i0.wp.com/kabarmadura.id/wp-content/uploads/2026/08/Prof-AQ.jpg?fit=375%2C1875&amp;ssl=1" width="375" height="1875" title="Prof AQ" alt="Prof AQ" decoding="async" loading="lazy"></p>	</div>

	

]]></content:encoded>
                                <description><![CDATA[Dua mahasiswa Program Studi Bahasa dan Kebudayaan Inggris (BKI) Universitas Bahaudin Mudhary (UNIBA) Madura sukses menembus kancah internasional. Karya ilmiah hasil tugas perkuliahan milik Ahmad Saedi dan Nakita Cantika Dewi (Angkatan 2024) dinyatakan lolos untuk dipresentasikan pada The 9th...]]></description>
               <guid isPermaLink="true">https://www.sidoarjogo.com/maduranews.com/berawal-dari-tugas-kuliah-2-mahasiswa-bki-uniba-madura-tembus-konferensi-internasional-ineltal-2026-10522.html</guid>
                <pubDate>Fri, 28 Aug 2026 12:17:05 +0700</pubDate>
                <media:thumbnail url="https://i0.wp.com/kabarmadura.id/wp-content/uploads/2026/08/IMG-20260828-WA0010.jpg"/>
            </item>
                    <item>
                <title>Mecca Store Beauty &amp; Treatment Hadir sebagai Destinasi Kecantikan Terpadu di Pamekasan</title>
                <link>https://www.sidoarjogo.com/maduranews.com/mecca-store-beauty-treatment-hadir-sebagai-destinasi-kecantikan-terpadu-di-pamekasan-10521.html</link>
                                <content:encoded><![CDATA[
	<figure><img width="1600" height="900" src="https://i0.wp.com/kabarmadura.id/wp-content/uploads/2026/08/IMG-20260828-WA0009.jpg?fit=1600%2C900&amp;ssl=1" alt="" decoding="async" fetchpriority="high" srcset="https://i0.wp.com/kabarmadura.id/wp-content/uploads/2026/08/IMG-20260828-WA0009.jpg?w=1600&amp;ssl=1 1600w, https://i0.wp.com/kabarmadura.id/wp-content/uploads/2026/08/IMG-20260828-WA0009.jpg?resize=800%2C450&amp;ssl=1 800w, https://i0.wp.com/kabarmadura.id/wp-content/uploads/2026/08/IMG-20260828-WA0009.jpg?resize=1536%2C864&amp;ssl=1 1536w" sizes=" 1600px) 100vw, 1600px">SEDAP DILIHAT: Pemandangan eksotis di dalam Mecca Store Pamekasan. (Ist/Kabar Madura)</figure>
	<div>
		<div>
			<p><img src="https://i0.wp.com/kabarmadura.id/wp-content/uploads/2026/08/HUT-RI-ke-81.png?fit=1000%2C128&amp;ssl=1" width="1000" height="128" title="HUT RI ke-81" alt="HUT RI ke-81" decoding="async" loading="lazy"></p><p><strong>KABAR MADURA</strong> | Kebutuhan bakal produk kecantikan dan perawatan diri semakin meningkat di kalangan masyarakat Pamekasan. Merespons tren ini, Mecca Store Beauty &amp; Treatment sekarang datang sebagai salah satu destinasi utama bagi para pencinta kosmetik dan perawatan tubuh di kota tersebut.
</p><p>Terletak di letak nan strategis di Jalan Purba Pamekasan, gerai ini menawarkan konsep one-stop shopping untuk segala kebutuhan kecantikan.</p>
<p>Saat melintas di Jalan Purba, pandangan mata bakal langsung tertuju pada kebinasaan gedung Mecca Store nan modern dan estetik.
</p><p>Arsitektur gedung ini terlihat menonjol dengan perpaduan komponen bata merah di bagian atap, rangka baja hitam, dan panel-panel besar nan memberikan kesan industrial sekaligus elegan.
</p><p>Langit biru nan cerah di latar belakang semakin menambah kesan cerah dan mengundang siapa saja untuk mampir.
</p><p>Bagian depan gerai ini dihiasi dengan tiga papan iklan (billboard) berukuran besar nan menampilkan duta merek (brand ambassador) ternama.
</p><p>Ketiga papan iklan ini memberikan nuansa style hidup (lifestyle) nan kuat dan menarik perhatian. Iklan pertama menampilkan promosi Skintific Perfect Stay Serum Cushion, produk best seller nan sedang hangat dibicarakan di media sosial.
</p><p>Di sampingnya, produk kosmetik legendaris Wardah Perfect Glow Cushion ditampilkan dengan nuansa nan lebih cover and smooth glow.
</p><p>Papan iklan ketiga memperkenalkan Time Phoria, sebuah produk kecantikan baru dengan tagline &ldquo;Beauty Without Limits&rdquo;.
</p><p>Di atas ketiga iklan tersebut, terpasang logo dan papan nama &ldquo;Mecca Store Beauty &amp; Treatment&rdquo; dengan kreasi nan clean dan professional.
</p><p>Di bagian bawah fasad, serangkaian ornamen rumbai-rumbai bendera Merah Putih terpasang rapi, menciptakan atmosfer nasionalisme dan menyemarakkan suasana jalanan.
</p><p>Keberadaan ornamen ini memberikan kesan hangat dan menyatu dengan suasana seremoni nan sedang alias bakal berlangsung.
</p><p>Kehadiran Mecca Store di Jalan Purba diharapkan dapat memberikan kemudahan bagi penduduk Pamekasan untuk mengakses produk-produk kecantikan berbobot dari beragam merek, baik lokal maupun internasional.
</p><p>Selain berbelanja produk kosmetik dan perawatan kulit (skincare), gerai ini juga menawarkan beragam jasa perawatan (treatment) nan dilakukan oleh tenaga profesional, menjadikan Mecca Store sebagai solusi komplit untuk menunjang penampilan dan kepercayaan diri penduduk Pamekasan. <strong>(fit/rul)</strong>

</p>		</div>
		<p><img src="https://i0.wp.com/kabarmadura.id/wp-content/uploads/2026/08/Prof-AQ.jpg?fit=375%2C1875&amp;ssl=1" width="375" height="1875" title="Prof AQ" alt="Prof AQ" decoding="async" loading="lazy"></p>	</div>

	

]]></content:encoded>
                                <description><![CDATA[Kebutuhan akan produk kecantikan dan perawatan diri semakin meningkat di kalangan masyarakat Pamekasan. Merespons tren ini, Mecca Store Beauty &amp; Treatment kini hadir sebagai salah satu destinasi utama bagi para pencinta kosmetik dan perawatan tubuh di kota tersebut. &lt;p&gt;The...]]></description>
               <guid isPermaLink="true">https://www.sidoarjogo.com/maduranews.com/mecca-store-beauty-treatment-hadir-sebagai-destinasi-kecantikan-terpadu-di-pamekasan-10521.html</guid>
                <pubDate>Fri, 28 Aug 2026 12:15:06 +0700</pubDate>
                <media:thumbnail url="https://i0.wp.com/kabarmadura.id/wp-content/uploads/2026/08/IMG-20260828-WA0009.jpg"/>
            </item>
                    <item>
                <title>Bupati Fauzi: Tak Ada Lagi Desa Sangat Tertinggal dan Tertinggal di Sumenep</title>
                <link>https://www.sidoarjogo.com/maduranews.com/bupati-fauzi-tak-ada-lagi-desa-sangat-tertinggal-dan-tertinggal-di-sumenep-10520.html</link>
                                <content:encoded><![CDATA[<div id="single-article-text">
					<p><em>Bupati Fauzi: Tak Ada Lagi Desa Sangat Tertinggal dan Tertinggal di Sumenep</em></p>
<p><strong><a href="https://limadetik.com/2026/08/27/respons-kekeringan-pamekasan-legislator-senayan-hj-ansari-wujudkan-bantuan-sumur-bor-siap-pakai/">LIMADETIK.COM</a>, SUMENEP</strong> &mdash; Pemerintah Kabupaten Sumenep mencatat perkembangan signifikan dalam pembangunan desa. Hingga 2026, tidak ada lagi desa di Kabupaten Sumenep nan masuk kategori sangat tertinggal maupun tertinggal.</p>
<p>Bupati Sumenep Dr. H. Achmad Fauzi Wongsojudo menyampaikan capaian tersebut saat menghadiri Penandatanganan Berita Acara Pemutakhiran Proyeksi Status Desa Tahun 2026 nan digelar Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Sumenep di Pendopo Agung Keraton Sumenep, Jumat (28/8/2026).</p>
<p>Kegiatan tersebut dihadiri Sekretaris Daerah, Agus Dwi Saputra, Kepala DMPD, Achmad Dzulkarnain. Kepala Bappeda, Arif Firmanto, Kepala BPS, Inspektorat Sumenep, seluruh camat se-Kabupaten Sumenep. Persatuan Kepala Desa Indonesia (PKDI) Kabupaten Sumenep, Ketua PABPDSI Sumenep.</p>
<p>Menurut Bupati Fauzi, perubahan status desa tidak terjadi secara instan. Proses tersebut merupakan hasil pembangunan dan penguatan pemerintahan desa nan berjalan dalam kurun waktu panjang, termasuk sekitar satu dasawarsa terakhir.</p>
<p>&ldquo;Desa ini prosesnya cukup lama, kurang lebih 10 tahun. Selama 10 tahun pemerintahan desa terus berjalan. Tetapi memang tidak semua desa bisa diperlakukan sama antara satu dengan lainnya,&rdquo; ujar Fauzi.</p>
<p>Ia menjelaskan, setiap desa mempunyai karakter dan tantangan berbeda, baik dari sisi kewenangan, kelembagaan, sumber daya manusia maupun potensi wilayah. Faktor tersebut turut memengaruhi perkembangan dan status masing-masing desa.</p>
<p>Berdasarkan pemutakhiran proyeksi status desa 2026, dari total desa di Kabupaten Sumenep, tercatat 39 desa berstatus berkembang, 146 desa berstatus maju, dan 145 desa telah berstatus mandiri.</p>
<p>Dengan komposisi tersebut, tidak terdapat lagi desa nan berada pada kategori sangat tertinggal maupun tertinggal.</p>
<p>Bagi Fauzi, capaian itu merupakan prestasi nan patut diapresiasi. Sebab, di sejumlah wilayah lain, termasuk di luar Jawa, tetap terdapat desa nan menghadapi persoalan ketertinggalan dan keterbatasan sumber daya.</p>
<p>&ldquo;Ini merupakan sebuah prestasi untuk Kabupaten Sumenep. Sekarang sudah tidak ada desa sangat tertinggal dan desa tertinggal,&rdquo; tegasnya.</p>
<p>Namun, Fauzi mengingatkan agar capaian tersebut tidak membikin pemerintah wilayah maupun pemerintahan desa berpuas diri. Sebaliknya, status desa nan telah dicapai kudu dipertahankan dan ditingkatkan.</p>
<p>Ia menilai, 39 desa nan saat ini tetap berstatus berkembang kudu menjadi perhatian agar ke depan bisa naik kelas menjadi desa maju apalagi mandiri.</p>
<p>&ldquo;Dari 39 desa berkembang ini kudu didorong menjadi desa mandiri. Harus seperti itu,&rdquo; katanya.</p>
<p>Menurutnya, peningkatan status desa tidak mungkin hanya mengandalkan intervensi pemerintah kabupaten. Pemerintahan desa, kelembagaan masyarakat dan seluruh pemangku kepentingan mempunyai peran krusial dalam menjaga keberlanjutan pembangunan.</p>
<p>&ldquo;Ini tidak bisa dilakukan oleh pemerintah saja. Ada peran pemerintahan desa dan kelembagaan. Karena masing-masing desa mempunyai kondisi dan potensi nan berbeda,&rdquo; jelasnya.</p>
<p>Di sisi lain, keberlanjutan capaian tersebut menghadapi tantangan kebijakan fiskal. Fauzi mengakui, pemerintah wilayah tidak bisa memastikan secara penuh arah kebijakan pemerintah pusat pada masa mendatang, termasuk mengenai program dan support anggaran untuk desa.</p>
<p>Terlebih, kebijakan efisiensi anggaran nan berjalan pada tahun ini turut memberikan akibat terhadap ruang fiskal pembangunan.</p>
<p>&ldquo;Ke depan kita juga tidak tahu kebijakan pemerintah. Pemerintah pusat hari ini memang mempunyai beberapa program unggulan, tetapi setiap kebijakan tergantung pemerintah pusat. Tahun ini desa juga mengalami efisiensi nan cukup besar,&rdquo; ungkapnya.</p>
<p>Karena itu, menurut Fauzi, pemerintah desa dituntut semakin imajinatif dan berdikari dalam mengoptimalkan potensi nan dimiliki. Status berdikari tidak boleh berakhir sebatas predikat administratif, tetapi kudu tercermin dalam peningkatan kesejahteraan masyarakat dan keahlian desa menghadapi perubahan kebijakan.</p>
<p>Capaian tanpa ketertinggalan menjadi modal krusial Sumenep. Tantangan berikutnya adalah memastikan 145 desa berdikari tetap mandiri, 146 desa maju terus naik kelas, dan 39 desa berkembang tidak kembali tertinggal.</p>
					<p><strong>Penulis : </strong>Wahyu</p><p><strong>Editor : </strong>Wandi</p>											 	<div id="berlangganan-whatsapp"><p><strong><i><span>Follow WA Channel limadetik.com untuk pembaruan buletin terbaru setiap hari </span><a href="https://limadetik.com">Follow</a></i></strong></p></div>					
		</div>
]]></content:encoded>
                                <description><![CDATA[Bupati Fauzi: Tak Ada Lagi Desa Sangat Tertinggal dan Tertinggal di Sumenep LIMADETIK.COM, SUMENEP — Pemerintah Kabupaten Sumenep mencatat perkembangan signifikan dalam pembangunan desa.... The post Bupati Fauzi: Tak Ada Lagi Desa Sangat Tertinggal dan Tertinggal di Sumenep appeared...]]></description>
               <guid isPermaLink="true">https://www.sidoarjogo.com/maduranews.com/bupati-fauzi-tak-ada-lagi-desa-sangat-tertinggal-dan-tertinggal-di-sumenep-10520.html</guid>
                <pubDate>Fri, 28 Aug 2026 12:01:11 +0700</pubDate>
                <media:thumbnail url="https://limadetik.com/wp-content/uploads/2026/08/file_00000000c88881fa8bc2eef018366bbd-e1787893200916.png"/>
            </item>
                    <item>
                <title>Pemkab Sumenep Genjot PAD dari Pariwisata, Pajak, dan UMKM</title>
                <link>https://www.sidoarjogo.com/maduranews.com/pemkab-sumenep-genjot-pad-dari-pariwisata-pajak-dan-umkm-10519.html</link>
                                <content:encoded><![CDATA[
	<figure><img width="1599" height="900" src="https://i0.wp.com/kabarmadura.id/wp-content/uploads/2026/08/bupati-UMKM-e1787891471888.jpg?fit=1599%2C900&amp;ssl=1" alt="" decoding="async" fetchpriority="high" srcset="https://i0.wp.com/kabarmadura.id/wp-content/uploads/2026/08/bupati-UMKM-e1787891471888.jpg?w=1599&amp;ssl=1 1599w, https://i0.wp.com/kabarmadura.id/wp-content/uploads/2026/08/bupati-UMKM-e1787891471888.jpg?resize=800%2C450&amp;ssl=1 800w, https://i0.wp.com/kabarmadura.id/wp-content/uploads/2026/08/bupati-UMKM-e1787891471888.jpg?resize=1536%2C865&amp;ssl=1 1536w" sizes=" 1599px) 100vw, 1599px">KM/IST | GALI POTENSI: Bupati Achmad Fauzi Wongsojudo mendorong penguatan PAD Sumenep melalui optimasi pariwisata, kepatuhan pajak kendaraan bermotor, dan pengembangan UMKM sebagai penggerak ekonomi masyarakat.</figure>
	<div>
		<div>
			<p><img src="https://i0.wp.com/kabarmadura.id/wp-content/uploads/2026/08/HUT-RI-ke-81.png?fit=1000%2C128&amp;ssl=1" width="1000" height="128" title="HUT RI ke-81" alt="HUT RI ke-81" decoding="async" loading="lazy"></p><p><strong><a href="https://kabarmadura.id">KABAR MADURA</a> |</strong> Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep membidik sektor pariwisata, pajak kendaraan bermotor, dan upaya mikro, kecil, dan menengah (UMKM) untuk memperkuat pendapatan original wilayah (PAD). Optimalisasi tiga sektor tersebut diharapkan tidak hanya meningkatkan penerimaan daerah, tetapi juga memperluas perputaran ekonomi di tengah masyarakat.
</p><p>Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, mengatakan peningkatan PAD menjadi bagian krusial dalam memperkuat kemandirian fiskal sekaligus memberikan ruang nan lebih besar bagi pemerintah wilayah untuk membiayai pembangunan.</p>
<p>&ldquo;Kami terus berupaya meningkatkan PAD dengan mengoptimalkan beragam sektor nan menjadi potensi daerah,&rdquo; katanya.
</p><p>Salah satu sektor nan dinilai mempunyai potensi besar adalah pariwisata. Menurut Fauzi, pengembangan sektor tersebut tidak hanya ditujukan untuk meningkatkan kunjungan wisatawan, tetapi juga menciptakan pengaruh berganda terhadap upaya kuliner, transportasi, UMKM, hingga ekonomi kreatif.
</p><p>&ldquo;Pariwisata terus kami sorong lantaran dampaknya bukan hanya terhadap kunjungan wisatawan, tetapi juga terhadap perputaran ekonomi masyarakat,&rdquo; ujarnya.
</p><p>Selain pariwisata, Pemkab Sumenep mendorong peningkatan kepatuhan masyarakat dalam bayar pajak kendaraan bermotor melalui sinergi dengan Sistem Administrasi Manunggal Satu Atap (Samsat). Partisipasi masyarakat dinilai menjadi salah satu aspek krusial dalam mengoptimalkan penerimaan nan nantinya kembali digunakan untuk mendukung pembangunan.
</p><p>&ldquo;Kesadaran masyarakat untuk bayar pajak juga menjadi bagian krusial dalam mendukung pembangunan daerah,&rdquo; tegasnya.
</p><p>Pemkab juga menjadikan penguatan UMKM sebagai bagian dari strategi tersebut. Pelaku upaya lokal bakal terus didorong agar bisa berkembang dan naik kelas sehingga aktivitas ekonomi semakin merata di tengah masyarakat.
</p><p>&ldquo;UMKM bakal terus kami tingkatkan lantaran sektor ini menjadi salah satu penggerak ekonomi masyarakat,&rdquo; kata Fauzi.
</p><p>Menurutnya, upaya meningkatkan PAD tidak boleh hanya berorientasi pada besarnya penerimaan daerah. Optimalisasi pendapatan kudu melangkah beriringan dengan peningkatan aktivitas ekonomi dan kualitas pelayanan publik.
</p><p>Semakin besar keahlian Sumenep menggali potensi wilayah secara mandiri, kata Fauzi, semakin luas pula ruang fiskal nan dapat digunakan untuk membiayai program pembangunan dan pelayanan kepada masyarakat.
</p><p>&ldquo;Kita mau pembangunan di Sumenep terus melangkah dan manfaatnya betul-betul kembali kepada masyarakat,&rdquo; pungkasnya. <strong>(ara/waw)</strong>

</p>		</div>
		<p><img src="https://i0.wp.com/kabarmadura.id/wp-content/uploads/2026/08/Prof-AQ.jpg?fit=375%2C1875&amp;ssl=1" width="375" height="1875" title="Prof AQ" alt="Prof AQ" decoding="async" loading="lazy"></p>	</div>

	

]]></content:encoded>
                                <description><![CDATA[PAD Sumenep terus diperkuat melalui optimalisasi sektor pariwisata, pajak kendaraan bermotor, dan UMKM untuk meningkatkan kemandirian fiskal dan ekonomi masyarakat. &lt;p&gt;The post Pemkab Sumenep Genjot PAD dari Pariwisata, Pajak, dan UMKM first appeared on Kabar Madura.&lt;/p&gt;]]></description>
               <guid isPermaLink="true">https://www.sidoarjogo.com/maduranews.com/pemkab-sumenep-genjot-pad-dari-pariwisata-pajak-dan-umkm-10519.html</guid>
                <pubDate>Fri, 28 Aug 2026 11:32:06 +0700</pubDate>
                <media:thumbnail url="https://i0.wp.com/kabarmadura.id/wp-content/uploads/2026/08/bupati-UMKM-e1787891471888.jpg"/>
            </item>
                    <item>
                <title>Monev DBHCHT Pamekasan, Serapan Anggaran Dinkes Hampir 100 Persen, Disperindag Dapat Peringatan</title>
                <link>https://www.sidoarjogo.com/maduranews.com/monev-dbhcht-pamekasan-serapan-anggaran-dinkes-hampir-100-persen-disperindag-dapat-peringatan-10518.html</link>
                                <content:encoded><![CDATA[
	<figure><img width="1280" height="720" src="https://i0.wp.com/kabarmadura.id/wp-content/uploads/2026/08/monev-DPBCHT-2.jpg?fit=1280%2C720&amp;ssl=1" alt="" decoding="async" fetchpriority="high" srcset="https://i0.wp.com/kabarmadura.id/wp-content/uploads/2026/08/monev-DPBCHT-2.jpg?w=1280&amp;ssl=1 1280w, https://i0.wp.com/kabarmadura.id/wp-content/uploads/2026/08/monev-DPBCHT-2.jpg?resize=800%2C450&amp;ssl=1 800w" sizes=" 1280px) 100vw, 1280px">KM/IST | KAWAL ANGGARAN: Tim Pemkab Pamekasan melakukan monitoring dan pertimbangan DBHCHT Pamekasan di salah satu OPD, Kamis (27/8/2026), untuk memastikan penyelenggaraan dan penyerapan anggaran melangkah sesuai rencana.</figure>
	<div>
		<div>
			<p><img src="https://i0.wp.com/kabarmadura.id/wp-content/uploads/2026/08/HUT-RI-ke-81.png?fit=1000%2C128&amp;ssl=1" width="1000" height="128" title="HUT RI ke-81" alt="HUT RI ke-81" decoding="async" loading="lazy"></p><p><a href="https://kabarmadura.id/"><b>KABAR MADURA</b></a><span> | Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan kembali menggelar monitoring dan pertimbangan (monev) Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) Pamekasan 2026.&nbsp;</span>
</p><p><span>Setelah Dinsos dan Dinas PUPR Pamekasan sehari sebelumnya, Kamis (27/8/2026), Bagian Perekonomian Sekretariat Kabupaten (Setkab) Pamekasan mendatangi Dinas Kesehatan (Dinkes) dan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag).&nbsp;</span></p>
<p><span>Kepala Bagian (Kabag) Perekonomian Setkab Pamekasan, Sri Puji Harijani, mengungkapkan hasil pantauan di Dinkes Pamekasan menunjukkan penyerapan anggaran melangkah sangat baik, namun ada saran perbaikan dalam format laporan agar menyesuaikan dengan rencana kerja pemerintah (RPK).</span>
</p><p><span>&ldquo;Kalau dinkes tidak ada masalah, penyerapan anggaran sudah nyaris 100 persen, dan kudu melakukan perbaikan format laporan agar menyesuaikan dengan RPK,&rdquo; ujarnya, Kamis (27/8/2026).</span>
</p><p><span>Sementara di Disperindag Pamekasan diberi peringatan agar penyerapan anggaran segera dipercepat.</span>
</p><p><span>&ldquo;Hanya </span><i><span>warning</span></i><span> agar serapan anggaran segera dilakukan, terutama aktivitas nonkonstruksi,&rdquo; jelasnya. </span><b>(fit/waw)</b>

</p>		</div>
		<p><img src="https://i0.wp.com/kabarmadura.id/wp-content/uploads/2026/08/Prof-AQ.jpg?fit=375%2C1875&amp;ssl=1" width="375" height="1875" title="Prof AQ" alt="Prof AQ" decoding="async" loading="lazy"></p>	</div>

	

]]></content:encoded>
                                <description><![CDATA[DBHCHT Pamekasan kembali dievaluasi. Serapan anggaran Dinkes hampir 100 persen, sementara Disperindag diminta mempercepat realisasi anggaran. &lt;p&gt;The post Monev DBHCHT Pamekasan, Serapan Anggaran Dinkes Hampir 100 Persen, Disperindag Dapat Peringatan first appeared on Kabar Madura.&lt;/p&gt;]]></description>
               <guid isPermaLink="true">https://www.sidoarjogo.com/maduranews.com/monev-dbhcht-pamekasan-serapan-anggaran-dinkes-hampir-100-persen-disperindag-dapat-peringatan-10518.html</guid>
                <pubDate>Fri, 28 Aug 2026 11:25:04 +0700</pubDate>
                <media:thumbnail url="https://i0.wp.com/kabarmadura.id/wp-content/uploads/2026/08/monev-DPBCHT-2.jpg"/>
            </item>
                    <item>
                <title>Korupsi DAK Rp2,7 Miliar, Kejari Sampang Jerat Eks Kadisdik dan Dua Tersangka</title>
                <link>https://www.sidoarjogo.com/maduranews.com/korupsi-dak-rp2-7-miliar-kejari-sampang-jerat-eks-kadisdik-dan-dua-tersangka-10517.html</link>
                                <content:encoded><![CDATA[<div>
								<p data-path-to-node="3"><b data-path-to-node="3" data-index-in-node="0">SAMPANG, koranmadura.com</b> &ndash; Penyidik Kejaksaan Negeri (Kejari) Sampang resmi menetapkan tiga orang tersangka dalam kasus dugaan korupsi proyek rehabilitasi Sekolah Menengah Pertama (SMP) berasal dari Dana Alokasi Khusus (DAK) dan Dana Alokasi Umum (DAU) Tahun Anggaran 2024 di lingkungan Dinas Pendidikan (Disdik) Sampang.</p>
<p data-path-to-node="4">Dua dari tiga tersangka tersebut merupakan pejabat publik, ialah mantan Kepala Disdik Sampang berinisial MF serta Kabid SMP berinisial AT. Sementara satu tersangka lainnya berinisial swasta nan bertindak sebagai rekanan pelaksana proyek.</p>
<p data-path-to-node="5">Kajari Sampang, Moch Iqbal menyampaikan bahwa berasas perangkat bukti nan dikumpulkan tim penyidik, ketiga tersangka terbukti melakukan perbuatan melawan norma secara bersama-sama dalam corak pemufakatan jahat terhadap 19 paket proyek bentuk di bagian SMP dengan total pagu anggaran mencapai Rp7,6 miliar.</p>
<p data-path-to-node="6">Meski tim audit independen tetap merampungkan proses kalkulasi akhir, perkiraan awal kerugian finansial negara akibat penyelewengan tersebut ditaksir telah menembus nomor Rp2,7 miliar.</p>
<p data-path-to-node="7">&ldquo;Untuk perkiraan kerugian negara nan tetap dihimpun auditor dan interogator sebesar Rp2,7 miliar. Ini tetap terus berproses, sehingga seiring berjalannya waktu bisa bertambah alias berkurang,&rdquo; kata Moch Iqbal, Kamis, 27 Agustus 2026 kemarin.</p>
<p data-path-to-node="8">Moch Iqbal menambahkan, rincian aspek teknis serta modus operandi para tersangka bakal dibeberkan secara transparan dalam berkas dakwaan di persidangan kelak. Pihaknya juga menegaskan tidak menutup kesempatan adanya penambahan tersangka baru seiring berkembangnya proses penyidikan.</p>
<p data-path-to-node="9">&ldquo;Tidak menutup kemungkinan adanya tersangka-tersangka lain. Akan tetapi untuk saat ini, interogator meyakini bahwa hari ini kami tetapkan tiga tersangka. Dan ketiganya dilakukan penahanan selama 20 hari di rutan Kelas IIB Sampang untuk proses investigasi lebih lanjut,&rdquo; tegasnya. <b data-path-to-node="9" data-index-in-node="276">(Muhlis/Fine)</b></p>
								
								
																	
															</div>
]]></content:encoded>
                                <description><![CDATA[SAMPANG, koranmadura.com – Penyidik Kejaksaan Negeri (Kejari) Sampang resmi menetapkan tiga orang tersangka dalam kasus dugaan korupsi proyek rehabilitasi Sekolah Menengah Pertama (SMP) bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) dan Dana Alokasi Umum (DAU) Tahun Anggaran 2024 di lingkungan...]]></description>
               <guid isPermaLink="true">https://www.sidoarjogo.com/maduranews.com/korupsi-dak-rp2-7-miliar-kejari-sampang-jerat-eks-kadisdik-dan-dua-tersangka-10517.html</guid>
                <pubDate>Fri, 28 Aug 2026 10:59:04 +0700</pubDate>
                <media:thumbnail url="https://koranmadura.com/wp-content/uploads/2026/08/IMG-20260827-WA00422.jpg"/>
            </item>
                    <item>
                <title>Rumah Warga Desa Murtajih Pamekasan Hangus Terbakar, Kerugian Ditaksir Rp50 Juta</title>
                <link>https://www.sidoarjogo.com/maduranews.com/rumah-warga-desa-murtajih-pamekasan-hangus-terbakar-kerugian-ditaksir-rp50-juta-10516.html</link>
                                <content:encoded><![CDATA[<p>Polisi dan penduduk membersihkan puing-puing jejak kebakaran di Desa Murtajih, Kecamatan Pademawu, Pamekasan. (KLIKMADURA)</p><div id="single-article-text"><p><strong>PAMEKASAN</strong> || <strong>KLIKMADURA</strong> &ndash; Sebuah rumah penduduk di Dusun Soloh Dajah, Desa Murtajih, Kecamatan Pademawu, Kabupaten Pamekasan, ludes terbakar pada Kamis (27/8/2026) malam.</p><p>Kebakaran tersebut terjadi sekitar pukul 18.45 WIB. Api baru sukses dipadamkan sepenuhnya sekitar pukul 20.00 WIB setelah petugas campuran berbareng penduduk berjibaku menjinakkan kobaran api.</p><p>Kasihumas Polres Pamekasan Ipda Yoni Evan Pratama, S.H., M.M., membenarkan kejadian tersebut. Dia mengatakan, petugas langsung bergerak menuju letak setelah menerima laporan dari masyarakat.</p><p>&ldquo;Benar, telah terjadi kebakaran satu unit rumah tinggal di Desa Murtajih, Kecamatan Pademawu. Berdasarkan laporan dari Kapolsek Pademawu Iptu Sutikno, S.H., M.M., petugas campuran dari Polsek Pademawu, Tim Identifikasi Polres Pamekasan, Pemadam Kebakaran, serta PLN langsung diterjunkan ke tempat kejadian perkara (TKP) begitu menerima info dari masyarakat,&rdquo; ujar Yoni.</p><p>Informasi nan dihimpun, kebakaran pertama kali diketahui seorang saksi nan berada tidak jauh dari lokasi. Setelah menunaikan salat Magrib, saksi mencium aroma menyengat seperti kertas terbakar dari dalam rumah milik Rahmad Hidayatullah Razak (45).</p><p>Tidak lama berselang, saksi mendengar bunyi kaca pecah. Saat diperiksa, kobaran api terlihat mulai membesar dari dalam rumah.</p><p>Saksi kemudian berteriak meminta support warga. Masyarakat sekitar berupaya melakukan pemadaman sembari menghubungi kepolisian dan petugas pemadam kebakaran.</p><p>Diduga Dibakar Pemilik Rumah</p><p>Berdasarkan penyelidikan awal, kebakaran tersebut diduga dipicu oleh tindakan pemilik rumah sendiri. Pemilik rumah disebut mempunyai riwayat gangguan jiwa (ODGJ) dan diduga membakar sejumlah peralatan nan berada di dalam rumah.</p><p>Meski rumah terbakar, tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Pemilik rumah sukses dievakuasi dan diselamatkan.</p><p>&ldquo;Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Pemilik rumah sukses diselamatkan. Kerugian materiel diperkirakan mencapai kurang lebih Rp50.000.000 (Lima Puluh Juta Rupiah),&rdquo; jelas Kasihumas.</p><p>Setelah api sukses dipadamkan, personel Polsek Pademawu berbareng Polres Pamekasan melakukan olah TKP. Petugas juga mengamankan letak serta meminta keterangan sejumlah saksi untuk mengetahui secara pasti kronologi dan penyebab kebakaran.</p><p>Polres Pamekasan mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran di lingkungan tempat tinggal. Kewaspadaan dinilai semakin krusial andaikan terdapat personil family alias penduduk sekitar nan memerlukan penanganan khusus.</p><p>Langkah antisipasi sejak awal diharapkan dapat mencegah kejadian serupa sekaligus melindungi keselamatan penduduk dan lingkungan sekitar. <strong>(nda)</strong></p></div>
]]></content:encoded>
                                <description><![CDATA[PAMEKASAN || KLIKMADURA – Sebuah rumah warga di Dusun Soloh Dajah, Desa Murtajih, Kecamatan Pademawu, Kabupaten Pamekasan, ludes terbakar pada Kamis (27/8/2026) malam. Kebakaran... Artikel Rumah Warga Desa Murtajih Pamekasan Hangus Terbakar, Kerugian Ditaksir Rp50 Juta pertama kali tampil...]]></description>
               <guid isPermaLink="true">https://www.sidoarjogo.com/maduranews.com/rumah-warga-desa-murtajih-pamekasan-hangus-terbakar-kerugian-ditaksir-rp50-juta-10516.html</guid>
                <pubDate>Fri, 28 Aug 2026 09:38:08 +0700</pubDate>
                <media:thumbnail url="https://klikmadura.com/wp-content/uploads/socialmark-images/178788465413345.jpg"/>
            </item>
                    <item>
                <title>Usung Visi Pengawalan Isu Daerah, Pelantikan PPMI DK Madura Jadi Momentum Konsolidasi LPM se-Madura</title>
                <link>https://www.sidoarjogo.com/maduranews.com/usung-visi-pengawalan-isu-daerah-pelantikan-ppmi-dk-madura-jadi-momentum-konsolidasi-lpm-se-madura-10515.html</link>
                                <content:encoded><![CDATA[<div>
			<p><img src="https://i0.wp.com/kabarmadura.id/wp-content/uploads/2026/08/HUT-RI-ke-81.png?fit=1000%2C128&amp;ssl=1" width="1000" height="128" title="HUT RI ke-81" alt="HUT RI ke-81" decoding="async" loading="lazy"></p><p><a href="https://Kabarmadura.id" target="_blank" rel="noopener"><strong>KABAR MADURA</strong></a> | Perhimpunan Pers Mahasiswa Indonesia (PPMI) Dewan Kota Madura dijadwalkan bakal menggelar agenda Resepsi Pelantikan Pengurus Masa Bakti 2026/2027 pada Sabtu, 29 Agustus 2026.
</p><p>Kegiatan berhistoris bagi insan pers mahasiswa se-Pulau Garam ini mengusung tema besar &ldquo;Satu Pena untuk Madura&rdquo; dan bakal bertempat di Hotel C1 Sumenep Syariah mulai pukul 08:00 WIB hingga selesai.</p>
<p>Pelantikan ini menjadi momentum krusial bagi konsolidasi media-media kampus nan tersebar di empat kabupaten di Madura (Bangkalan, Sampang, Pamekasan, dan Sumenep).
</p><p>Sekretaris Jenderal (Sekjend) PPMI DK Madura terpilih, Naufal Firdaus, menyampaikan bahwa kepengurusan periode 2026/2027 membawa semangat baru untuk memperkuat soliditas dan daya kritis Lembaga Pers Mahasiswa (LPM) se-Madura.
</p><p>Dalam keterangannya, Naufal Firdaus mengungkapkan pendapat naratif di kembali pengusungan tema &ldquo;Satu Pena untuk Madura&rdquo;.
</p><p>Menurutnya, pers mahasiswa mempunyai peran strategis tidak hanya sebagai kontrol sosial di dalam kampus, tetapi juga sebagai motor penggerak peradaban dan kemajuan sosial-masyarakat di Madura.
</p><p>&ldquo;Tema &lsquo;Satu Pena untuk Madura&rsquo; bukan sekadar slogan, melainkan komitmen kolektif kita untuk menyatukan visi, gerak, dan perjuangan seluruh LPM di Madura. Meskipun kita berasal dari kampus dan perspektif nan berbeda-beda, kita bergerak dengan spirit nan sama: mengawal independensi, keberpihakan pada kebenaran, serta kemajuan daerah,&rdquo; ujar Naufal.
</p><p>Lebih lanjut, Naufal memaparkan beberapa konsentrasi dan misi utama kepemimpinannya berbareng pengurus PPMI DK Madura periode 2026/2027, di antaranya:
</p><p>Pertama, Konsolidasi dan Menjaga Soliditas LPM se-Madura: Membangun jejaring komunikasi nan inklusif dan responsif antar-LPM di Bangkalan, Sampang, Pamekasan, dan Sumenep agar saling menopang satu sama lain, terutama dalam menghadapi isu-isu kebebasan pers mahasiswa.
</p><p>Kedua, Peningkatan Kapasitas dan Profesionalisme Jurnalistik: Mengembangkan program edukasi, training riset, serta literasi digital untuk meningkatkan mutu karya jurnalistik mahasiswa Madura agar makin tajam, komprehensif, dan adaptif terhadap era transformasi digital.
</p><p>Ketiga, Advokasi Kebijakan dan Kebebasan Pers: Memberikan pendampingan serta ruang perlindungan bagi awak pers mahasiswa nan menghadapi hambatan alias intimidasi dalam menjalankan kerja-kerja jurnalistik di lingkungannya.
</p><p>Keempat, Respon Komprehensif Terhadap Isu Daerah: Memastikan karya tulis pers mahasiswa bisa menyoroti dinamisnya isu-isu sosial, ekonomi, kebudayaan, dan pendidikan nan ada di Madura secara obyektif dan konstruktif.
</p><p>Acara Resepsi Pelantikan ini diperkirakan bakal dihadiri oleh jejeran pengurus baru, perwakilan pengurus LPM dari beragam perguruan tinggi di Madura, demisioner, alumni, serta sejumlah komponen keorganisasian dan media mitra.
</p><p>Kegiatan ini juga didukung oleh beragam pihak sponsor serta kerjasama media mitra se-Madura. Di antaranya Kabar Madura dan mediajatim.com.
</p><p>Melalui momentum pelantikan ini, Naufal Firdaus berambisi seluruh pers mahasiswa di Madura dapat semakin solid, berani bersuara, dan terus konsisten menjaga muruah independensi pers demi kemajuan Madura. (*)

</p>		</div>
]]></content:encoded>
                                <description><![CDATA[Sekretaris Jenderal (Sekjend) PPMI DK Madura terpilih, Naufal Firdaus, menyampaikan bahwa kepengurusan periode 2026/2027 membawa semangat baru untuk memperkuat soliditas dan daya kritis Lembaga Pers Mahasiswa (LPM) se-Madura. &lt;p&gt;The post Usung Visi Pengawalan Isu Daerah, Pelantikan PPMI DK Madura...]]></description>
               <guid isPermaLink="true">https://www.sidoarjogo.com/maduranews.com/usung-visi-pengawalan-isu-daerah-pelantikan-ppmi-dk-madura-jadi-momentum-konsolidasi-lpm-se-madura-10515.html</guid>
                <pubDate>Fri, 28 Aug 2026 07:53:07 +0700</pubDate>
                <media:thumbnail url="https://i0.wp.com/kabarmadura.id/wp-content/uploads/2026/08/IMG-20260828-WA0001.jpg"/>
            </item>
                    <item>
                <title>Kasus Korupsi Proyek SMP Rp7,6 Miliar, Kejari Sampang Penjarakan Eks Kadisdik dan 2 Tersangka</title>
                <link>https://www.sidoarjogo.com/maduranews.com/kasus-korupsi-proyek-smp-rp7-6-miliar-kejari-sampang-penjarakan-eks-kadisdik-dan-2-tersangka-10514.html</link>
                                <content:encoded><![CDATA[
	<figure><img width="580" height="326" src="https://i0.wp.com/kabarmadura.id/wp-content/uploads/2026/08/IMG-20260828-WA0000.jpg?fit=580%2C326&amp;ssl=1" alt="" decoding="async" fetchpriority="high"></figure>
	<div>
		<div>
			<p><img src="https://i0.wp.com/kabarmadura.id/wp-content/uploads/2026/08/HUT-RI-ke-81.png?fit=1000%2C128&amp;ssl=1" width="1000" height="128" title="HUT RI ke-81" alt="HUT RI ke-81" decoding="async" loading="lazy"></p><p><a href="https://Kabarmadura.id" target="_blank" rel="noopener"><strong>KABAR MADURA</strong></a> | Upaya membenahi akomodasi sekolah di Kabupaten Sampang, justru berujung pada pusaran skandal korupsi.
</p><p>Proyek pembangunan dan rehabilitasi gedung Sekolah Menengah Pertama (SMP) tahun anggaran 2024 nan seharus menjadi angin segar bagi bumi pendidikan daerah, sekarang bermuara di kembali dinginnya sel tahanan Kejaksaan Negeri (Kejari) Sampang.</p>
<p>Langkah tegas norma itu diambil setelah interogator Kejari Sampang mengantongi bukti kuat atas dugaan rasuah nan melibatkan tiga figur penting.
</p><p>Mereka adalah MF (mantan Kepala Dinas Pendidikan Sampang 2024 selaku Pengguna Anggaran), AT (mantan Kabid SMP 2024 selaku Kuasa Pengguna Anggaran sekaligus Pejabat Pembuat Komitmen), serta MS, seorang pengusaha swasta nan juga menjabat sebagai Ketua Gapensi Jawa Timur.
</p><p>Pengungkapan kasus ini bermulai dari kecurigaan atas penyelenggaraan lelang 19 paket pekerjaan pembangunan Ruang Kelas Baru (RKB) dan pembaharuan gedung SMP.
</p><p>Proyek berbobot dahsyat hingga Rp7,6 miliar tersebut didanai dari penyatuan Dana Alokasi Umum (DAU) dan Dana Alokasi Khusus (DAK) 2024. Namun, alih-alih dialokasikan secara utuh untuk menunjang sarana belajar siswa, biaya tersebut justru dipangkas melalui serangkaian praktik penyimpangan.
</p><p>Dari kalkulasi sementara tim penyidik, tindakan bertiga ini diperkirakan telah menggerogoti duit negara hingga mencapai Rp2,7 miliar.
</p><p>Satu per satu benang kusut itu terurai setelah jaksa interogator melakukan pemeriksaan intensif terhadap sejumlah saksi dan menggelar penggeledahan di beragam titik strategis.
</p><p>Bukti-bukti nan terkumpul akhirnya cukup untuk menggiring ketiga pejabat dan rekanan tersebut menjadi tersangka.
</p><p>Kepala Kejaksaan Negeri Sampang, Moch. Iqbal, menegaskan bahwa penahanan ini menjadi langkah krusial untuk menuntaskan perkara.
</p><p>Guna mencegah para tersangka melarikan diri alias menghilangkan peralatan bukti, ketiganya sekarang mendekam di Rumah Tahanan (Rutan) Kelas IIB Sampang untuk 20 hari pertama.
</p><p>Penyidikan pun tetap terus bergulir mendalam, membuka ruang bagi potensi lahirnya tersangka baru dalam skandal anggaran pendidikan ini. <strong>(sub/rul)</strong>

</p>		</div>
		<p><img src="https://i0.wp.com/kabarmadura.id/wp-content/uploads/2026/08/Prof-AQ.jpg?fit=375%2C1875&amp;ssl=1" width="375" height="1875" title="Prof AQ" alt="Prof AQ" decoding="async" loading="lazy"></p>	</div>

	

]]></content:encoded>
                                <description><![CDATA[Kepala Kejaksaan Negeri Sampang, Moch. Iqbal, menegaskan bahwa penahanan ini menjadi langkah penting untuk menuntaskan perkara. &lt;p&gt;The post Kasus Korupsi Proyek SMP Rp7,6 Miliar, Kejari Sampang Penjarakan Eks Kadisdik dan 2 Tersangka first appeared on Kabar Madura.&lt;/p&gt;]]></description>
               <guid isPermaLink="true">https://www.sidoarjogo.com/maduranews.com/kasus-korupsi-proyek-smp-rp7-6-miliar-kejari-sampang-penjarakan-eks-kadisdik-dan-2-tersangka-10514.html</guid>
                <pubDate>Fri, 28 Aug 2026 07:50:05 +0700</pubDate>
                <media:thumbnail url="https://i0.wp.com/kabarmadura.id/wp-content/uploads/2026/08/IMG-20260828-WA0000.jpg"/>
            </item>
                    <item>
                <title>Mantan Kadispendik Sampang Ditahan Kejari, Diduga Korupsi Proyek SMP Rugikan Negara Rp2,7 Miliar</title>
                <link>https://www.sidoarjogo.com/maduranews.com/mantan-kadispendik-sampang-ditahan-kejari-diduga-korupsi-proyek-smp-rugikan-negara-rp2-7-miliar-10513.html</link>
                                <content:encoded><![CDATA[<p>Mantan Kepala Dispendik Sampang Mohammad Fadeli (MF) saat digelandang ke mobil tahanan Kejaksaan Negeri (Kejari Sampang). (ISTIMEWA)</p><div id="single-article-text"><p><strong>SAMPANG</strong> || <strong>KLIKMADURA</strong> &ndash; Penyidikan dugaan tindak pidana korupsi (tipikor) dalam 19 proyek di Dinas Pendidikan (Dispendik) Sampang bagian Sekolah Menengah Pertama (SMP) tahun anggaran 2024 memasuki babak baru.</p><p>Kejaksaan Negeri (Kejari) Sampang resmi menetapkan tiga orang sebagai tersangka dalam perkara proyek nan berasal dari Dana Alokasi Khusus (DAK) dan Dana Alokasi Umum (DAU) dengan nilai keseluruhan mencapai Rp7,5 miliar tersebut.</p><p>Ketiga tersangka langsung ditahan setelah menjalani pemeriksaan oleh interogator Kejari Sampang, Kamis (27/8/2026). Yakni, mantan Kepala Dispendik Sampang Mohammad Fadeli (MF) dan mantan Kepala Bidang SMP Ach Tohairuddin (AT). Kemudian, Ketua Gabungan Pelaksana Konstruksi Nasional Indonesia (Gapensi) Jawa Timur Mohammad Syarifudin (MS).</p><p>Pantauan di lokasi, AT dan MS tiba di instansi Kejari Sampang sekitar pukul 10.00. Pemeriksaan terhadap keduanya berjalan di ruang Pidana Khusus (Pidsus).</p><p>Sementara MF menyusul datang sekitar pukul 15.28. Ketiganya kemudian menjalani pemeriksaan hingga sekitar pukul 19.00.</p><p>Setelah proses pemeriksaan rampung, ketiga tersangka baru keluar dari instansi Kejari Sampang sekitar pukul 21.00. Mereka digiring petugas menuju mobil tahanan dengan mengenakan rompi tahanan berwarna merah muda.</p><p>Kepala Kejari Sampang Mochamad Iqbal membenarkan penetapan tiga tersangka tersebut. Menurut dia, investigasi perkara dugaan korupsi proyek DAK-DAU Dispendik Sampang bagian SMP tahun anggaran 2024 telah menemukan bukti nan dinilai cukup untuk menetapkan para pihak sebagai tersangka.</p><p>&rdquo;Kami sudah menetapkan tiga tersangka dalam perkara tipikor DAK-DAU Dispendik Sampang Bidang SMP tahun anggaran (TA) 2024,&rdquo; ungkapnya.</p><p>Iqbal menjelaskan, tersangka pertama berinisial AT. Saat perkara tersebut berlangsung, AT menjabat sebagai Kepala Bidang SMP Dispendik Sampang sekaligus Pejabat Pembuat Komitmen (PPK).</p><p>Tersangka kedua ialah MF nan ketika itu menduduki kedudukan sebagai Kepala Dispendik Sampang. Dalam proyek tersebut, MF berposisi sebagai pengguna anggaran. Kemudian, tersangka ketiga berinisial MS, selaku pihak swasta.</p><p>Penetapan tersangka dilakukan setelah tim interogator menjalankan serangkaian proses investigasi dan mengumpulkan sejumlah perangkat bukti. Berdasarkan hasil investigasi tersebut, Kejari Sampang menyatakan bukti nan diperoleh telah memenuhi dasar untuk menetapkan ketiganya sebagai tersangka.</p><p>Tidak hanya menetapkan tersangka, Kejari Sampang juga langsung melakukan penahanan terhadap ketiga orang tersebut.</p><p>&rdquo;Saat ini sudah dilakukan penahanan selama 20 hari ke depan,&rdquo; tegasnya.</p><p>Dalam perkara ini, interogator juga telah menghitung potensi kerugian finansial negara. Nilainya ditaksir mencapai Rp2,7 miliar.</p><p>&rdquo;Kerugian negaranya sebesar Rp2,7 miliar,&rdquo; tandasnya.</p><p>Kasus dugaan korupsi 19 proyek bagian SMP tersebut sebelumnya telah masuk tahap penggeledahan. Kejari Sampang melakukan penggeledahan di empat letak pada Senin (22/12/2025) sebagai bagian dari proses penyidikan.</p><p>Lokasi pertama nan digeledah adalah rumah mantan Wakil Bupati Sampang Abdullah Hidayat di Jalan Jamaluddin, Kelurahan Gunung Sekar, Kecamatan Sampang.</p><p>Dalam penggeledahan tersebut, interogator membawa sejumlah peralatan nan diduga berangkaian dengan perkara. Barang bukti itu kemudian dimasukkan ke dalam boks berukuran jumbo.</p><p>Dari rumah Abdullah Hidayat, tim interogator melanjutkan penggeledahan ke kediaman Ketua Gapensi Jawa Timur Mohammad Syarifudin di Jalan Suhadak, Kelurahan Dalpenang, Kecamatan Sampang.</p><p>Penyidik juga sempat berupaya melakukan penggeledahan di instansi milik Mohammad Syarifudin. Namun, upaya tersebut tidak membuahkan hasil lantaran ruangan instansi dalam kondisi terkunci rapat. Akibatnya, tim interogator tidak mendapatkan dan membawa berkas dari ruangan tersebut.</p><p>Penggeledahan berikutnya dilakukan di instansi Unit Layanan Pengadaan (ULP) Pengadaan Barang dan Jasa (Barjas) Sekretariat Kabupaten Sampang.</p><p>Lokasi terakhir nan menjadi sasaran interogator adalah instansi Dispendik Sampang. Penggeledahan difokuskan pada ruang Kepala Bidang SMP serta bagian keuangan.</p><p>Rangkaian penggeledahan tersebut menjadi bagian dari upaya interogator Kejari Sampang mengungkap dugaan penyimpangan dalam penyelenggaraan 19 proyek bagian SMP nan berasal dari DAK dan DAU tahun anggaran 2024. <strong>(nda)</strong></p></div>
]]></content:encoded>
                                <description><![CDATA[SAMPANG || KLIKMADURA – Penyidikan dugaan tindak pidana korupsi (tipikor) dalam 19 proyek di Dinas Pendidikan (Dispendik) Sampang bidang Sekolah Menengah Pertama (SMP) tahun... Artikel Mantan Kadispendik Sampang Ditahan Kejari, Diduga Korupsi Proyek SMP Rugikan Negara Rp2,7 Miliar pertama...]]></description>
               <guid isPermaLink="true">https://www.sidoarjogo.com/maduranews.com/mantan-kadispendik-sampang-ditahan-kejari-diduga-korupsi-proyek-smp-rugikan-negara-rp2-7-miliar-10513.html</guid>
                <pubDate>Fri, 28 Aug 2026 06:33:06 +0700</pubDate>
                <media:thumbnail url="https://klikmadura.com/wp-content/uploads/socialmark-images/178787297813340.jpg"/>
            </item>
                    <item>
                <title>Mantan Kadispendik Sampang Ditahan Kejari, Diduga Korupsi 19 Proyek SMP Rugikan Negara Rp2,7 Miliar</title>
                <link>https://www.sidoarjogo.com/maduranews.com/mantan-kadispendik-sampang-ditahan-kejari-diduga-korupsi-19-proyek-smp-rugikan-negara-rp2-7-miliar-10512.html</link>
                                <content:encoded><![CDATA[<p>Mantan Kepala Dispendik Sampang Mohammad Fadeli (MF) saat digelandang ke mobil tahanan Kejaksaan Negeri (Kejari Sampang). (ISTIMEWA)</p><div id="single-article-text"><p><strong>SAMPANG</strong> || <strong>KLIKMADURA</strong> &ndash; Penyidikan dugaan tindak pidana korupsi (tipikor) dalam 19 proyek di Dinas Pendidikan (Dispendik) Sampang bagian Sekolah Menengah Pertama (SMP) tahun anggaran 2024 memasuki babak baru.</p><p>Kejaksaan Negeri (Kejari) Sampang resmi menetapkan tiga orang sebagai tersangka dalam perkara proyek nan berasal dari Dana Alokasi Khusus (DAK) dan Dana Alokasi Umum (DAU) dengan nilai keseluruhan mencapai Rp7,5 miliar tersebut.</p><p>Ketiga tersangka langsung ditahan setelah menjalani pemeriksaan oleh interogator Kejari Sampang, Kamis (27/8/2026). Yakni, mantan Kepala Dispendik Sampang Mohammad Fadeli (MF) dan mantan Kepala Bidang SMP Ach Tohairuddin (AT). Kemudian, Ketua Gabungan Pelaksana Konstruksi Nasional Indonesia (Gapensi) Jawa Timur Mohammad Syarifudin (MS).</p><p>Pantauan di lokasi, AT dan MS tiba di instansi Kejari Sampang sekitar pukul 10.00. Pemeriksaan terhadap keduanya berjalan di ruang Pidana Khusus (Pidsus).</p><p>Sementara MF menyusul datang sekitar pukul 15.28. Ketiganya kemudian menjalani pemeriksaan hingga sekitar pukul 19.00.</p><p>Setelah proses pemeriksaan rampung, ketiga tersangka baru keluar dari instansi Kejari Sampang sekitar pukul 21.00. Mereka digiring petugas menuju mobil tahanan dengan mengenakan rompi tahanan berwarna merah muda.</p><p>Kepala Kejari Sampang Mochamad Iqbal membenarkan penetapan tiga tersangka tersebut. Menurut dia, investigasi perkara dugaan korupsi proyek DAK-DAU Dispendik Sampang bagian SMP tahun anggaran 2024 telah menemukan bukti nan dinilai cukup untuk menetapkan para pihak sebagai tersangka.</p><p>&rdquo;Kami sudah menetapkan tiga tersangka dalam perkara tipikor DAK-DAU Dispendik Sampang Bidang SMP tahun anggaran (TA) 2024,&rdquo; ungkapnya.</p><p>Iqbal menjelaskan, tersangka pertama berinisial AT. Saat perkara tersebut berlangsung, AT menjabat sebagai Kepala Bidang SMP Dispendik Sampang sekaligus Pejabat Pembuat Komitmen (PPK).</p><p>Tersangka kedua ialah MF nan ketika itu menduduki kedudukan sebagai Kepala Dispendik Sampang. Dalam proyek tersebut, MF berposisi sebagai pengguna anggaran. Kemudian, tersangka ketiga berinisial MS, selaku pihak swasta.</p><p>Penetapan tersangka dilakukan setelah tim interogator menjalankan serangkaian proses investigasi dan mengumpulkan sejumlah perangkat bukti. Berdasarkan hasil investigasi tersebut, Kejari Sampang menyatakan bukti nan diperoleh telah memenuhi dasar untuk menetapkan ketiganya sebagai tersangka.</p><p>Tidak hanya menetapkan tersangka, Kejari Sampang juga langsung melakukan penahanan terhadap ketiga orang tersebut.</p><p>&rdquo;Saat ini sudah dilakukan penahanan selama 20 hari ke depan,&rdquo; tegasnya.</p><p>Dalam perkara ini, interogator juga telah menghitung potensi kerugian finansial negara. Nilainya ditaksir mencapai Rp2,7 miliar.</p><p>&rdquo;Kerugian negaranya sebesar Rp2,7 miliar,&rdquo; tandasnya.</p><p>Kasus dugaan korupsi 19 proyek bagian SMP tersebut sebelumnya telah masuk tahap penggeledahan. Kejari Sampang melakukan penggeledahan di empat letak pada Senin (22/12/2025) sebagai bagian dari proses penyidikan.</p><p>Lokasi pertama nan digeledah adalah rumah mantan Wakil Bupati Sampang Abdullah Hidayat di Jalan Jamaluddin, Kelurahan Gunung Sekar, Kecamatan Sampang.</p><p>Dalam penggeledahan tersebut, interogator membawa sejumlah peralatan nan diduga berangkaian dengan perkara. Barang bukti itu kemudian dimasukkan ke dalam boks berukuran jumbo.</p><p>Dari rumah Abdullah Hidayat, tim interogator melanjutkan penggeledahan ke kediaman Ketua Gapensi Jawa Timur Mohammad Syarifudin di Jalan Suhadak, Kelurahan Dalpenang, Kecamatan Sampang.</p><p>Penyidik juga sempat berupaya melakukan penggeledahan di instansi milik Mohammad Syarifudin. Namun, upaya tersebut tidak membuahkan hasil lantaran ruangan instansi dalam kondisi terkunci rapat. Akibatnya, tim interogator tidak mendapatkan dan membawa berkas dari ruangan tersebut.</p><p>Penggeledahan berikutnya dilakukan di instansi Unit Layanan Pengadaan (ULP) Pengadaan Barang dan Jasa (Barjas) Sekretariat Kabupaten Sampang.</p><p>Lokasi terakhir nan menjadi sasaran interogator adalah instansi Dispendik Sampang. Penggeledahan difokuskan pada ruang Kepala Bidang SMP serta bagian keuangan.</p><p>Rangkaian penggeledahan tersebut menjadi bagian dari upaya interogator Kejari Sampang mengungkap dugaan penyimpangan dalam penyelenggaraan 19 proyek bagian SMP nan berasal dari DAK dan DAU tahun anggaran 2024. <strong>(nda)</strong></p></div>
]]></content:encoded>
                                <description><![CDATA[SAMPANG || KLIKMADURA – Penyidikan dugaan tindak pidana korupsi (tipikor) dalam 19 proyek di Dinas Pendidikan (Dispendik) Sampang bidang Sekolah Menengah Pertama (SMP) tahun... Artikel Mantan Kadispendik Sampang Ditahan Kejari, Diduga Korupsi 19 Proyek SMP Rugikan Negara Rp2,7 Miliar...]]></description>
               <guid isPermaLink="true">https://www.sidoarjogo.com/maduranews.com/mantan-kadispendik-sampang-ditahan-kejari-diduga-korupsi-19-proyek-smp-rugikan-negara-rp2-7-miliar-10512.html</guid>
                <pubDate>Fri, 28 Aug 2026 06:23:07 +0700</pubDate>
                <media:thumbnail url="https://klikmadura.com/wp-content/uploads/socialmark-images/178787297813340.jpg"/>
            </item>
                    <item>
                <title>Tujuh Desa di Sumenep Kering Kritis</title>
                <link>https://www.sidoarjogo.com/maduranews.com/tujuh-desa-di-sumenep-kering-kritis-10508.html</link>
                                <content:encoded><![CDATA[<div>
								<p><strong>SUMENEP,&nbsp;<a href="https://koranmadura.com/" data-saferedirecturl="https://www.google.com/url?q=http://koranmadura.com&amp;source=gmail&amp;ust=1787922562918000&amp;usg=AOvVaw34QEivj8BEL6111DqFaUK5">koranmadura.com</a></strong>&nbsp;&ndash; Sebanyak tujuh desa di Kabupaten Sumenep masuk kategori kering kritis. Ketujuh desa dimaksud tersebar di lima kecamatan dan menjadi bagian dari 62 desa nan saat ini terdampak kekeringan.</p>
<p>Sekretaris Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumenep, Abd. Kadir, mengatakan selain tujuh desa kering kritis, terdapat 40 desa nan masuk kategori kering langka dan 15 desa lainnya kering langka terbatas.</p>
<p><strong>Baca:&nbsp;<a href="https://koranmadura.com/2026/08/meluas-62-desa-di-sumenep-terdampak-kekeringan/">Meluas, 62 Desa di Sumenep Terdampak Kekeringan</a></strong></p>
<p>Tujuh desa nan masuk kategori kering kritis ialah Desa Montorna dan Prancak di Kecamatan Pasongsongan. Kemudian Desa Kombang dan Poteran di Kecamatan Talango.</p>
<p>Selanjutnya Desa Basoka di Kecamatan Rubaru, Desa Batuputih Daya di Kecamatan Batuputih, serta Desa Gendang Barat di Kecamatan Gayam, Pulau Sepudi.</p>
<p>Untuk kategori kering langka, sejumlah desa nan terdampak di antaranya Lebeng Barat, Campaka, Ambunten Timur, Padike, Palasa dan Langsar.</p>
<p>Sedangkan 15 desa nan masuk kategori kering langka terbatas di antaranya Tambaagung Ares, Belluk Ares, Rubaru, Tengedan dan Juruan Daya.</p>
<p>&ldquo;Kami bakal memprioritaskan penanganan masyarakat nan kesulitan mendapatkan air bersih,&rdquo; kata Abd. Kadir.</p>
<p>Menurutnya, Pemerintah Kabupaten Sumenep telah menetapkan status tanggap darurat kekeringan melalui Keputusan Bupati Sumenep Nomor&nbsp;<a href="http://100.3.3.2/254/KEP/013/2026" data-saferedirecturl="https://www.google.com/url?q=http://100.3.3.2/254/KEP/013/2026&amp;source=gmail&amp;ust=1787922562918000&amp;usg=AOvVaw3pm1eclGlo-MDftB4-J1li">100.3.3.2/254/KEP/013/2026</a>&nbsp;yang bertindak selama empat bulan sejak ditetapkan pada 19 Agustus 2026.</p>
<p>&ldquo;Status tanggap darurat ini ditetapkan lantaran cakupan wilayah terdampak terus bertambah,&rdquo; ujarnya.</p>
<p>Dengan status tersebut, Pemerintah Kabupaten Sumenep dapat mempercepat penanganan kekeringan, terutama pemenuhan kebutuhan air bersih bagi masyarakat terdampak. (FATHOL ALIF/DIK)</p>
								
								
																	
															</div>
]]></content:encoded>
                                <description><![CDATA[SUMENEP, koranmadura.com – Sebanyak tujuh desa di Kabupaten Sumenep masuk kategori kering kritis. Ketujuh desa dimaksud tersebar di lima kecamatan dan menjadi bagian dari 62 desa yang saat ini terdampak kekeringan. Sekretaris Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumenep, Abd. Kadir, mengatakan...]]></description>
               <guid isPermaLink="true">https://www.sidoarjogo.com/maduranews.com/tujuh-desa-di-sumenep-kering-kritis-10508.html</guid>
                <pubDate>Fri, 28 Aug 2026 00:09:05 +0700</pubDate>
                <media:thumbnail url="https://koranmadura.com/wp-content/uploads/2026/08/IMG_20260827_195859.jpg"/>
            </item>
                    <item>
                <title>Harga dan Menu Mamin Disoal, Kepala dan Sekretaris DPMPTSP Bangkalan Bungkam</title>
                <link>https://www.sidoarjogo.com/maduranews.com/harga-dan-menu-mamin-disoal-kepala-dan-sekretaris-dpmptsp-bangkalan-bungkam-10509.html</link>
                                <content:encoded><![CDATA[<div>
								<p><strong>BANGKALAN,&nbsp;<a href="https://koranmadura.com/">koranmadura.com</a></strong> &ndash; Anggaran makan dan minum (mamin) di Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Bangkalan kembali dipertanyakan.&nbsp;Harga satu paket nasi dianggarkan sebesar Rp30.000, sedangkan nilai snack sebesar Rp15.000 per kotak.</p>
<p>Besaran nilai mamin tersebut memantik pertanyaan dari Pusat Advokasi, Nalar Transparansi dan Akuntabilitas untuk Jawa Timur (PANTAU JATIM). Publik dinilai berkuasa mengetahui makanan dan snack seperti apa nan dibeli dengan nilai tersebut.</p>
<p>&ldquo;Pihak DPMPTSP menyebut penggunaan anggaran menerapkan efisiensi, efektivitas, transparansi, dan akuntabilitas. Kalau begitu, kami meminta keterbukaan, nasi dan snack seperti apa nan dibeli,&rdquo; kata Ketua PANTAU Jatim, Ahmad Samin, Kamis, 27 Agustus 2026.</p>
<p>Menurutnya, persoalan bukan sekadar nominal nilai per paket, tetapi juga transparansi penggunaan duit negara. Apalagi, shopping mamin tersebut cukup banyak terserap untuk aktivitas rapat internal.</p>
<p>Samin menilai pola penggunaan tersebut perlu dikritisi lantaran rapat merupakan bagian dari tugas dan tanggung jawab aparatur sipil negara (ASN). Karena itu, pelaksanaannya semestinya dilakukan secara efisien dan tidak mengesampingkan aktivitas nan berakibat langsung kepada masyarakat.</p>
<p>&ldquo;Seharusnya mamin lebih banyak digunakan untuk aktivitas nan betul-betul dirasakan masyarakat, seperti pengarahan teknis. Jangan sampai anggaran justru gendut di rapat internal,&rdquo; tegasnya.</p>
<p>Saat kru koranmadura.com meminta penjelasan melalui WA mengenai jenis nasi dan snack nan dibeli, Kepala DPMPTSP Rizal Morris dan Sekretaris DPMPTSP Agus Budisetiawan tidak memberikan jawaban.</p>
<p>Sikap tutup mulut tersebut pun menambah tanda tanya. Ketika transparansi dan akuntabilitas diklaim menjadi prinsip penggunaan anggaran, penjelasan soal shopping mamin justru tidak diberikan.</p>
<p>Perlu diketahui, shopping mamin di DPMPTSP Bangkalan tahun anggaran 2026 mencapai Rp23,415 juta. Ironisnya, sekitar Rp17,1 juta alias kebanyakan anggaran tersebut justru tersedot pada aktivitas bagian perizinan.</p>
<p>Belanja mamin lainnya tersebar pada pengembangan suasana penanaman modal sebesar Rp1,05 juta, promosi Rp1,8 juta, pengendalian Rp2,925 juta, serta pengelolaan info dan sistem info Rp540 ribu. (MAHMUD/DIK)</p>
								
								
																	
															</div>
]]></content:encoded>
                                <description><![CDATA[BANGKALAN, koranmadura.com – Anggaran makan dan minum (mamin) di Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Bangkalan kembali dipertanyakan. Harga satu paket nasi dianggarkan sebesar Rp30.000, sedangkan harga snack sebesar Rp15.000 per kotak. Besaran harga mamin tersebut memantik pertanyaan...]]></description>
               <guid isPermaLink="true">https://www.sidoarjogo.com/maduranews.com/harga-dan-menu-mamin-disoal-kepala-dan-sekretaris-dpmptsp-bangkalan-bungkam-10509.html</guid>
                <pubDate>Fri, 28 Aug 2026 00:09:05 +0700</pubDate>
                <media:thumbnail url="https://koranmadura.com/wp-content/uploads/2026/08/mamin-1.jpg"/>
            </item>
                    <item>
                <title>ESDM Jatim Cek Lahan Tembakau yang Mengeluarkan Gemuruh di Sampang</title>
                <link>https://www.sidoarjogo.com/maduranews.com/esdm-jatim-cek-lahan-tembakau-yang-mengeluarkan-gemuruh-di-sampang-10510.html</link>
                                <content:encoded><![CDATA[<div>
								<p><strong>SAMPANG,&nbsp;<a href="https://koranmadura.com/">koranmadura.com</a></strong>&nbsp;&ndash; Fenomena lahan perkebunan tembakau di Desa Gunung Eleh, Kecamatan Kedungdung, Kabupaten Sampang, Madura, nan sempat membikin penduduk heran lantaran mengeluarkan bunyi gemuruh, akhirnya mendapat respons dari Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Jawa Timur.</p>
<p>Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sampang, Setda Pemkab Sampang, Pemerintah Kecamatan Kedungdung, serta Pemdes setempat mendampingi tim Dinas ESDM Provinsi Jawa Timur untuk memastikan kondisi kejadian gemuruh tersebut.</p>
<p>&ldquo;Kami hanya mendampingi pihak ESDM Provinsi Jatim, untuk mengecek letak dan kondisi kejadian gemuruh bunyi di tengah lahan tembakau. Untuk lebih jelasnya, biar kelak pihak ESDM nan menjelaskan,&rdquo; ujar Kasi Kedaruratan dan Logistik BPBD Sampang, Mohammad Hozin, Kamis, 27 Agustus 2026.</p>
<p>Sementara itu, Penelaah Teknis Kebijakan Dinas ESDM Provinsi Jatim, Gabriel, menyampaikan bahwa setelah pihaknya melakukan pengecekan, kejadian lahan tembakau nan sebelumnya mengeluarkan bunyi tersebut saat ini tidak lagi terdengar.</p>
<p>&ldquo;Alhamdulillah, setelah diukur kami tidak lagi mendengar bunyi-bunyian,&rdquo; katanya.</p>
<p>Namun demikian, Gabriel tidak bisa memastikan apakah kejadian tanah tersebut bakal mengeluarkan bunyi kembali alias tidak. Sebab, pihaknya mengatakan, untuk saat ini pengukuran nan dilakukan tetap menggunakan metode geolistrik.</p>
<p>&ldquo;Jadi di bawah apakah itu bunyi dari air ataupun gas, tetap kami selidiki, jadi minta waktu untuk kajian nan kami lakukan,&rdquo; katanya.</p>
<p>Oleh lantaran itu, pihaknya mengimbau penduduk agar tidak melakukan aktivitas pengeboran untuk mencegah akibat nan tidak diinginkan.</p>
<p>&ldquo;Selama tidak ada perubahan semisal aktivitas pengeboran alias perubahan lahan di sini, harapannya tetap aman. Karena ketika kami datang, tidak ada bunyi ataupun semburan. Jadi sebelum hasil analisa belum keluar dan diketahui sumbernya dari mana, diharapkan jangan dilakukan pengeboran ataupun penggalian,&rdquo; imbaunya.</p>
<p>Sedangkan untuk hasil analisis, pihaknya mengatakan umumnya bakal selesai alias keluar sekitar satu hingga dua minggu ke depan.</p>
<p>&ldquo;Paling sigap seminggu sampai dua minggu,&rdquo; ujarnya. (muhlis)</p>
								
								
																	
															</div>
]]></content:encoded>
                                <description><![CDATA[SAMPANG, koranmadura.com – Fenomena lahan perkebunan tembakau di Desa Gunung Eleh, Kecamatan Kedungdung, Kabupaten Sampang, Madura, yang sempat membuat warga heran karena mengeluarkan suara gemuruh, akhirnya mendapat respons dari Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Jawa Timur. Badan Penanggulangan...]]></description>
               <guid isPermaLink="true">https://www.sidoarjogo.com/maduranews.com/esdm-jatim-cek-lahan-tembakau-yang-mengeluarkan-gemuruh-di-sampang-10510.html</guid>
                <pubDate>Fri, 28 Aug 2026 00:09:05 +0700</pubDate>
                <media:thumbnail url="https://koranmadura.com/wp-content/uploads/2026/08/ESDM-Jatim.jpg"/>
            </item>
                    <item>
                <title>Meluas, 62 Desa di Sumenep Terdampak Kekeringan</title>
                <link>https://www.sidoarjogo.com/maduranews.com/meluas-62-desa-di-sumenep-terdampak-kekeringan-10511.html</link>
                                <content:encoded><![CDATA[<div>
								<p><strong>SUMENEP,&nbsp;<a href="https://koranmadura.com/" data-saferedirecturl="https://www.google.com/url?q=http://koranmadura.com&amp;source=gmail&amp;ust=1787922567978000&amp;usg=AOvVaw00dQzVAhAw0cDxaSDNfNuh">koranmadura.com</a></strong>&nbsp;&ndash; Kekeringan di Kabupaten Sumenep semakin meluas. Sebanyak 62 desa nan tersebar di 19 kecamatan sekarang terdampak kekeringan dan masuk dalam status tanggap darurat bencana.</p>
<p>&ldquo;Kekeringan sudah meluas menjadi 62 desa di 19 kecamatan,&rdquo; kata Sekretaris Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumenep, Abd. Kadir.</p>
<p>Menurutnya, dari total 62 desa terdampak, sebanyak 34 desa berada di wilayah daratan, sedangkan 28 desa lainnya berada di wilayah kepulauan.</p>
<p>&ldquo;Di wilayah kepulauan juga cukup banyak nan terdampak kekeringan,&rdquo; ujarnya.</p>
<p>Kadir mengatakan pemerintah wilayah telah menetapkan status tanggap darurat kekeringan, melalui Keputusan Bupati Sumenep Nomor&nbsp;<a href="http://100.3.3.2/254/KEP/013/2026" data-saferedirecturl="https://www.google.com/url?q=http://100.3.3.2/254/KEP/013/2026&amp;source=gmail&amp;ust=1787922567978000&amp;usg=AOvVaw36XL694Ia3pXv4FpXhR04T">100.3.3.2/254/KEP/013/2026</a>&nbsp;tentang Penetapan Status Tanggap Darurat Bencana Kekeringan Tahun 2026.</p>
<p>Keputusan tersebut ditetapkan pada 19 Agustus 2026 dan bertindak selama empat bulan.</p>
<p>Menurut Abd. Kadir, penetapan status tanggap darurat diperlukan agar penanganan kekeringan dapat dilakukan lebih cepat, terutama dalam memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat.</p>
<p>&ldquo;Status tanggap darurat ini ditetapkan lantaran cakupan wilayah terdampak terus bertambah,&rdquo; katanya.</p>
<p>BPBD Sumenep, lanjut dia, bakal memprioritaskan masyarakat nan mengalami kesulitan memperoleh air bersih.</p>
<p>&ldquo;Kami bakal memprioritaskan penanganan masyarakat nan kesulitan mendapatkan air bersih,&rdquo; tambahnya. (FATHOL ALIF/DIK)</p>
								
								
																	
															</div>
]]></content:encoded>
                                <description><![CDATA[SUMENEP, koranmadura.com – Kekeringan di Kabupaten Sumenep semakin meluas. Sebanyak 62 desa yang tersebar di 19 kecamatan kini terdampak kekeringan dan masuk dalam status tanggap darurat bencana. “Kekeringan sudah meluas menjadi 62 desa di 19 kecamatan,” kata Sekretaris Badan Penanggulangan Bencana...]]></description>
               <guid isPermaLink="true">https://www.sidoarjogo.com/maduranews.com/meluas-62-desa-di-sumenep-terdampak-kekeringan-10511.html</guid>
                <pubDate>Fri, 28 Aug 2026 00:09:05 +0700</pubDate>
                <media:thumbnail url="https://koranmadura.com/wp-content/uploads/2026/08/IMG_20260827_193120.jpg"/>
            </item>
                    <item>
                <title>Haji Her Pastikan Ribuan Warga Madura Pulang Bawa Sembako dan Amplop usai Berselawat</title>
                <link>https://www.sidoarjogo.com/maduranews.com/haji-her-pastikan-ribuan-warga-madura-pulang-bawa-sembako-dan-amplop-usai-berselawat-10507.html</link>
                                <content:encoded><![CDATA[
	
	<div>
		<div>
			<p><img src="https://i0.wp.com/kabarmadura.id/wp-content/uploads/2026/08/HUT-RI-ke-81.png?fit=1000%2C128&amp;ssl=1" width="1000" height="128" title="HUT RI ke-81" alt="HUT RI ke-81" decoding="async" loading="lazy"></p><p><a href="https://Kabarmadura.id" target="_blank" rel="noopener"><strong>KABAR MADURA</strong></a> | Ribuan penduduk Madura tampak memadati area Gudang Induk Bawang Mas Group di Desa Blumbungan, Kecamatan Larangan, Kabupaten Pamekasan, Kamis (27/8/2026).
</p><p>Sejak pukul 17.00 WIB, lautan manusia telah berkumpul dengan satu tekad: memanjatkan angan berbareng dan melantunkan selawat demi mendulang syafaat Nabi Muhammad SAW.</p>
<p>Gema selawat terus membumbung tinggi menyelimuti suasana penyimpanan milik sosok nan dijuluki Sultan Madura, H. Khairul Umam alias nan berkawan disapa Haji Her.
</p><p>Kehadiran masyarakat bukan sekadar untuk beragama bersama, melainkan juga merasakan kepedulian dari sang pengusaha.
</p><p>Selain membawa pulang paket sembako, setiap penduduk nan datang mendapatkan santunan duit tunai nan diserahkan langsung oleh Haji Her.
</p><p>Antusiasme penduduk begitu besar hingga aktivitas berakhir. Meski duduk berjam-jam hingga malam menyapa pada pukul 20.20 WIB, tak ada penduduk nan beranjak dari tempat duduknya.
</p><p>Ketertiban dan kehidmatan tetap terjaga dari awal hingga penghujung kegiatan.<br>
Kebersamaan tersebut ditutup dengan momen hangat saat Haji Her memastikan seluruh masyarakat nan datang mendapatkan haknya tanpa ada nan terlewat.
</p><p>&ldquo;Kalau ada nan belum terima amplop, minta acungkan tangan. Alhamdulillah dapat semua. Allahumma sholli ala Muhammad,&rdquo; tutur Haji Her nan disambut kemandang salawat serentak dari ribuan warga, menandai berakhirnya aktivitas penuh keselarasan tersebut. <strong>(fit/rul)</strong>

</p>		</div>
		<p><img src="https://i0.wp.com/kabarmadura.id/wp-content/uploads/2026/08/Prof-AQ.jpg?fit=375%2C1875&amp;ssl=1" width="375" height="1875" title="Prof AQ" alt="Prof AQ" decoding="async" loading="lazy"></p>	</div>

	

]]></content:encoded>
                                <description><![CDATA[Gema selawat terus membumbung tinggi menyelimuti suasana gudang milik sosok yang dijuluki Sultan Madura, H. Khairul Umam atau yang akrab disapa Haji Her. &lt;p&gt;The post Haji Her Pastikan Ribuan Warga Madura Pulang Bawa Sembako dan Amplop usai Berselawat first...]]></description>
               <guid isPermaLink="true">https://www.sidoarjogo.com/maduranews.com/haji-her-pastikan-ribuan-warga-madura-pulang-bawa-sembako-dan-amplop-usai-berselawat-10507.html</guid>
                <pubDate>Thu, 27 Aug 2026 22:01:11 +0700</pubDate>
                <media:thumbnail url="https://i0.wp.com/kabarmadura.id/wp-content/uploads/2026/08/HUT-RI-ke-81.png?fit=1000%2C128&amp;ssl=1"/>
            </item>
                    <item>
                <title>Berawal dari Dapur Rumah, Bolen Bos Sumenep Buatan Nur Hayati Tembus Pasar Luar Madura</title>
                <link>https://www.sidoarjogo.com/maduranews.com/berawal-dari-dapur-rumah-bolen-bos-sumenep-buatan-nur-hayati-tembus-pasar-luar-madura-10506.html</link>
                                <content:encoded><![CDATA[<div>
			<p><img src="https://i0.wp.com/kabarmadura.id/wp-content/uploads/2026/08/HUT-RI-ke-81.png?fit=1000%2C128&amp;ssl=1" width="1000" height="128" title="HUT RI ke-81" alt="HUT RI ke-81" decoding="async" loading="lazy"></p><p><a href="https://kabarmadura.id/"><b>KABAR MADURA</b></a><span> | Semangat mewujudkan kemandirian ekonomi mendorong Nur Hayati untuk berani membangun upaya sendiri. Berawal dari dapur rumah di Dusun Ketawang Laok, Kecamatan Guluk-guluk, Sumenep, wanita kelahiran 1999 itu sekarang sukses mengembangkan Bolen Bos Sumenep hingga menjangkau konsumen di luar Madura.&nbsp;</span>
</p><p><span>Usaha nan dirintis sejak Januari 2026 tersebut menjadi langkah Yati untuk menciptakan sumber penghasilan secara mandiri. Usahanya dimulai semuanya dari kesempatan sederhana nan dilihat di lingkungan sekitar, ialah tetap sedikitnya pelaku upaya nan menjual bolen.</span></p>
<p><span>Alih-alih menunggu kesempatan datang, Yati memilih belajar dan mencoba. Memanfaatkan media sosial untuk mempelajari langkah membikin bolen, kemudian melakukan beragam percobaan hingga menghasilkan produk nan dinilai layak dipasarkan.&nbsp;</span>
</p><p><span>&ldquo;Awalnya lantaran jarang orang nan berdagang bolen. Saya kemudian belajar dari media sosial gimana langkah membuatnya,&rdquo; kata Yati.&nbsp;</span>
</p><p><span>Dari proses tersebut, lahirlah Bolen Bos Sumenep. Nama itu sekaligus menjadi motivasi bagi Yati untuk membangun kemandirian melalui upaya nan dikelolanya sendiri.&nbsp;</span>
</p><p><span>Kini, produknya tidak lagi hanya mengandalkan satu jenis rasa. Bolen Bos Sumenep telah mempunyai tujuh varian, mulai dari bolen pisang cokelat, pisang cokelat keju, pisang keju, ubi ungu, tape cokelat, tape original hingga chicken bolognese.&nbsp;</span>
</p><p><span>Keberagaman produk menjadi bagian dari strategi Yati untuk mempertahankan upaya di tengah persaingan UMKM nan semakin ketat. Dia menyadari bahwa penemuan diperlukan agar produknya mempunyai pembeda dan konsumen tidak mudah beralih.&nbsp;</span>
</p><p><span>&ldquo;Agar pengguna juga mempunyai lebih banyak pilihan,&rdquo; ujarnya.&nbsp;</span>
<figure id="attachment_60192" aria-describedby="caption-attachment-60192"><img data-recalc-dims="1" decoding="async" src="https://i0.wp.com/kabarmadura.id/wp-content/uploads/2026/08/bolen-bos-Yati-4.jpg?resize=760%2C428&amp;ssl=1" alt="" width="760" height="428" srcset="https://i0.wp.com/kabarmadura.id/wp-content/uploads/2026/08/bolen-bos-Yati-4.jpg?w=1672&amp;ssl=1 1672w, https://i0.wp.com/kabarmadura.id/wp-content/uploads/2026/08/bolen-bos-Yati-4.jpg?resize=800%2C450&amp;ssl=1 800w, https://i0.wp.com/kabarmadura.id/wp-content/uploads/2026/08/bolen-bos-Yati-4.jpg?resize=1536%2C864&amp;ssl=1 1536w" sizes=" 760px) 100vw, 760px">KM/IST | MANIS BERBUAH: Nur Hayati menyiapkan produk Bolen Bos di rumahnya di Dusun Ketawang Laok, Kecamatan Guluk-guluk, Sumenep. Usaha nan dirintis sejak Januari 2026 tersebut sekarang menjangkau konsumen hingga luar Madura.</figure>
</p><p><span>Kemandirian nan dibangun Yati juga terlihat dari langkah dia memasarkan produknya. Dengan memanfaatkan media sosial dan sistem open order, Bolen Bos Sumenep bisa menjangkau pengguna dari beragam wilayah.&nbsp;</span>
</p><p><span>Pesanan tidak hanya datang dari Guluk-guluk dan Ganding. Konsumen dari Kota Sumenep, Manding, Bluto, Lenteng hingga Dungkek juga mulai mengenal produknya.&nbsp;</span>
</p><p><span>Bahkan, pasar Bolen Bos Sumenep perlahan menembus luar Madura. Yati menyebut pesanan telah datang dari Sidoarjo, Malang, Tegal, Yogyakarta hingga Nganjuk. Pengiriman dilakukan menggunakan jasa pengiriman.&nbsp;</span>
</p><p><span>&ldquo;Yang membeli ada juga nan dari luar Sumenep. Seperti Sidoarjo, Malang, Tegal, Jogja dan Nganjuk,&rdquo; ungkapnya.&nbsp;</span>
</p><p><span>Untuk menjaga agar produknya tetap bisa dijangkau beragam kalangan, Yati menawarkan nilai mulai Rp15 ribu untuk series mini. Sementara jenis jumbo dibanderol hingga Rp55 ribu per bungkus.&nbsp;</span>
</p><p><span>Dalam menjalankan usahanya, Yati juga mendapat support dari keluarga. Suaminya, Muhammad Sofyan, turut membantu proses produksi, sedangkan mertuanya menangani bagian oven.&nbsp;</span>
</p><p><span>Usaha nan berasal dari skala rumahan itu sekarang juga mulai diperkuat dari sisi legalitas. Bolen Bos Sumenep telah mengantongi nomor induk berupaya (NIB) dan sertifikat halal.</span>
</p><p><span>Bagi Yati, membangun upaya secara berdikari tidak berfaedah melangkah tanpa evaluasi. Masukan dari konsumen justru menjadi salah satu modal krusial untuk memperbaiki kualitas sekaligus mengembangkan produk.</span>
</p><p><span>&ldquo;Saya terus menerima masukan dari semua konsumen, makanya terus berkembang,&rdquo; tuturnya.&nbsp;</span>
</p><p><span>Di tengah perjalanan, beragam tantangan tetap dihadapi. Fluktuasi nilai bahan baku, pesanan nan belum stabil hingga persaingan dengan upaya sejenis menjadi pekerjaan rumah nan kudu diselesaikan.&nbsp;</span>
</p><p><span>Namun, Yati memilih tidak menjadikan tantangan tersebut sebagai argumen untuk berhenti. Ia terus memperbanyak penemuan dan menjaga kualitas produk agar Bolen Bos Sumenep mempunyai karakter tersendiri.&nbsp;</span>
</p><p><span>&ldquo;Sekarang memang sudah banyak nan menjual bolen, tetapi saya terus berinovasi dengan memperbanyak jenis agar ada pembeda,&rdquo; tegasnya.&nbsp;</span>
</p><p><span>Yati berambisi upaya nan dibangunnya dari dapur rumah tersebut bisa berkembang menjadi UMKM nan semakin kuat dan mandiri. Ia mau Bolen Bos Sumenep tidak hanya dikenal masyarakat Sumenep, tetapi juga bisa memperluas pasar ke beragam daerah.&nbsp;</span>
</p><p><span>Menurutnya, kemandirian ekonomi bisa dibangun dari langkah sederhana selama seseorang berani memulai dan konsisten mengembangkan usaha.&nbsp;</span>
</p><p><span>&ldquo;Bagi saya membuka upaya tidak kudu selalu dimulai dengan modal besar. nan terpenting keberanian memandang peluang, kemauan belajar, serta konsistensi dalam mengembangkannya,&rdquo; pungkasnya. </span><b>(ara/waw)</b>

</p>		</div>
]]></content:encoded>
                                <description><![CDATA[Bolen Bos Sumenep yang dirintis Nur Hayati dari dapur rumah kini memiliki tujuh varian dan berhasil menjangkau konsumen hingga luar Madura. &lt;p&gt;The post Berawal dari Dapur Rumah, Bolen Bos Sumenep Buatan Nur Hayati Tembus Pasar Luar Madura first appeared...]]></description>
               <guid isPermaLink="true">https://www.sidoarjogo.com/maduranews.com/berawal-dari-dapur-rumah-bolen-bos-sumenep-buatan-nur-hayati-tembus-pasar-luar-madura-10506.html</guid>
                <pubDate>Thu, 27 Aug 2026 20:52:04 +0700</pubDate>
                <media:thumbnail url="https://i0.wp.com/kabarmadura.id/wp-content/uploads/2026/08/bolen-bos-Yati-3.jpg"/>
            </item>
                    <item>
                <title>Respons Kekeringan Pamekasan, Legislator Senayan Hj. Ansari Wujudkan Bantuan Sumur Bor Siap Pakai</title>
                <link>https://www.sidoarjogo.com/maduranews.com/respons-kekeringan-pamekasan-legislator-senayan-hj-ansari-wujudkan-bantuan-sumur-bor-siap-pakai-10505.html</link>
                                <content:encoded><![CDATA[<p>Sekretaris PDI-Perjuangan Pamekasan, Nadi Mulyadi saat memantau langsung pengerjaan sumur bor support dari Hj. Ansari Anggota DPR RI Dapil Madura di desa Kertagena Laok Kecamatan Kadur </p><div id="single-article-text">
					<p>&#8203;PAMEKASAN, limadetik.com &mdash; Menghadapi krisis air bersih di musim kemarau, Anggota Komisi VIII DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan, Hj. Ansari, merealisasikan support akomodasi sumur bor untuk masyarakat terdampak di Kabupaten Pamekasan, Jawa Timur. Program ini memprioritaskan area krisis nan justru belum terjangkau oleh pemetaan kekeringan resmi milik pemerintah wilayah setempat.</p>
<p>&#8203;Penyaluran support dikawal langsung oleh Sekretaris DPC PDI Perjuangan sekaligus Anggota Komisi II DPRD Pamekasan, Nadi Mulyadi. Ia menuturkan, penetapan letak pengeboran didasarkan pada urgensi kebutuhan penduduk nan diserap melalui masa reses dewan.</p>
<p>&#8203;&rdquo;Ada beberapa titik hasil kerjasama dengan fraksi di DPRD Kabupaten. Sesuai hasil reses, kami usulkan ke pusat. Ternyata saat dilihat di peta daerah, letak tersebut tidak termasuk wilayah kekeringan resmi, padahal di sana sangat memerlukan air bersih. Maka Ibu Hj. Ansari berinisiatif datang langsung membantu,&rdquo; terang Nadi Mulyadi, Kamis (27/8/2026).</p>
<p>&#8203;Pengeboran perdana saat ini tengah difokuskan di Dusun Tlandung II, Desa Kertagena Laok, Kecamatan Kadur. Nadi memastikan skema support diberikan secara utuh agar dampaknya bisa langsung dirasakan penduduk tanpa membebani mereka dengan biaya tambahan peralatan.</p>
<p>&#8203;&rdquo;Bantuan ini lengkap, tidak hanya pengeboran saja tetapi termasuk tandon airnya juga. Jadi sudah disediakan, tinggal kelak penduduk menyambungkan paralonnya saja ke rumah masing-masing,&rdquo; imbuhnya.<br>
&#8203;<br>
&#8203;Menurut Nadi, pengeboran diperkirakan menembus kedalaman sekitar 88 meter untuk mendapatkan sumber air nan maksimal, &#8203;dengan lama pengerjaan diestimasi menyantap waktu pengerjaan selama dua hari.<br>
&#8203;<br>
Fasilitas di titik pertama ini diproyeksikan bisa mencukupi kebutuhan air bersih bagi sedikitnya 50 Kepala Keluarga (KK).</p>
<p>&#8203;Setelah pengerjaan di Kertagena Laok selesai, tim lapangan dijadwalkan segera bergeser untuk mengebor di letak prioritas selanjutnya, nan salah satunya berada di area Kecamatan Pakong.</p>
<p>&#8203;Hadirnya akomodasi ini disambut baik oleh masyarakat setempat. Kepala Desa Kertagena Laok, Abd. Qadir, menyampaikan apresiasinya atas langkah nyata dan respons sigap nan diberikan untuk mengatasi persoalan tahunan desanya.</p>
<p>&#8203;&rdquo;Terima kasih Ibu Hj. Ansari atas support sumur bor di wilayah desa kami, semoga ini bermanfaat. Karena di wilayah kami betul-betul kekurangan air bersih saat tandus melanda,&rdquo; tuturnya.</p>
					<p><strong>Penulis : </strong>Arif</p><p><strong>Editor : </strong>Wahyu</p>											 	<div id="berlangganan-whatsapp"><p><strong><i><span>Follow WA Channel limadetik.com untuk pembaruan buletin terbaru setiap hari </span><a href="https://limadetik.com">Follow</a></i></strong></p></div>					
		</div>
]]></content:encoded>
                                <description><![CDATA[​PAMEKASAN, limadetik.com — Menghadapi krisis air bersih di musim kemarau, Anggota Komisi VIII DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan, Hj. Ansari, merealisasikan bantuan fasilitas... The post Respons Kekeringan Pamekasan, Legislator Senayan Hj. Ansari Wujudkan Bantuan Sumur Bor Siap Pakai...]]></description>
               <guid isPermaLink="true">https://www.sidoarjogo.com/maduranews.com/respons-kekeringan-pamekasan-legislator-senayan-hj-ansari-wujudkan-bantuan-sumur-bor-siap-pakai-10505.html</guid>
                <pubDate>Thu, 27 Aug 2026 20:38:10 +0700</pubDate>
                <media:thumbnail url="https://limadetik.com/wp-content/uploads/2026/08/IMG-20260827-WA0101.jpg"/>
            </item>
                    <item>
                <title>Sumenep Madura Bersholawat, PT Arinna Makmur Sentosa Datangkan Tokoh Nasional di Perayaan Maulid</title>
                <link>https://www.sidoarjogo.com/maduranews.com/sumenep-madura-bersholawat-pt-arinna-makmur-sentosa-datangkan-tokoh-nasional-di-perayaan-maulid-10504.html</link>
                                <content:encoded><![CDATA[<p>Sumenep Madura Bersholawat, PT Arinna Makmur Sentosa Datangkan Tokoh Nasional di Perayaan Maulid.</p><div id="single-article-text">
					<p><strong>SUMENEP, MADURA HARI INI |</strong>Perayaan Maulid Nabi Muhammad SAW di Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, dipastikan berlangsung pada Selasa 1 September 2026.</p>
<p>PT Arinna Makmur Sentosa akan menggelar acara akbar &ldquo;Sumenep Bersholawat&rdquo; menghadirkan sejumlah tokoh agama dan musisi religi nasional, termasuk Haddad Alwi, Sulis, Habib Ali Zainal Abidin Assegaf, serta KH Abdurrahman Al Kautsar (Gus Kautsar).</p>
<p>Kegiatan yang terbuka untuk masyarakat umum tanpa biaya tersebut dijadwalkan berlangsung di Lapangan GOR A. Yani Sumenep. Diperkirakan akan dihadiri ribuan jemaah dari berbagai daerah di Madura.</p><div><p>ADVERTISEMENT</p><div><div><div><p><img decoding="async" src="https://madurahariini.com/wp-content/uploads/2025/07/Ungu-Putih-Fotosentris-Modern-Promosi-Jasa-Pasang-Wifi-Cerita-Instagram-32_20250709_093303_0000.jpg" alt="ads">.
</p></div></div></div><p>SCROLL TO RESUME CONTENT</p></div>
<p>Tak hanya menghadirkan lantunan sholawat dan tausiyah keagamaan, panitia juga menyiapkan hadiah umrah gratis bagi jemaah yang beruntung. Program tersebut menjadi salah satu daya tarik utama yang membuat acara ini mendapat perhatian luas dari masyarakat.</p>
<p>Owner PT Arinna Makmur Sentosa, Hj. Arinah Hidayah, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam mendukung syiar Islam sekaligus memperkuat nilai-nilai kebersamaan di tengah masyarakat.<br>
Waktu &amp; Kalender</p>
<p>&ldquo;Melalui Sumenep Bersholawat, kami ingin mengajak masyarakat memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW dengan memperbanyak sholawat, mempererat silaturahmi, dan meneladani akhlak Rasulullah. Kami juga menyiapkan hadiah umrah sebagai bentuk apresiasi kepada masyarakat yang hadir,&rdquo; ujar Arinah Hidayah, Kamis (27/8/2026).</p>
<p>Berdasarkan susunan acara yang telah disiapkan panitia, kegiatan akan dimulai setelah salat Isya atau sekitar pukul 19.00 WIB. Rangkaian acara diawali dengan pembukaan dan sambutan dari Bupati Sumenep atau perwakilan pemerintah daerah.</p>
<p>&ldquo;Selanjutnya, panggung utama akan diisi oleh penampilan Haddad Alwi dan Sulis, dua penyanyi religi yang dikenal luas melalui karya-karya sholawat dan lagu islami yang populer di Indonesia,&rdquo; katanya.</p>
<p>Setelah itu, acara dilanjutkan dengan pembacaan sholawat bersama yang dipimpin Majelis Azzahir, termasuk pembacaan Maulid Nabi, Mahalul Qiyam, dan doa bersama. Momentum puncak acara akan menghadirkan tausiyah Maulid Nabi dari KH Abdurrahman Al Kautsar (Gus Kautsar), pengasuh Pondok Pesantren Al-Falah Ploso, Kediri. Kehadiran Habib Ali Zainal Abidin Assegaf bersama Majelis Azzahir juga diperkirakan menjadi magnet tersendiri bagi para jemaah.</p>
<p>Selain menjadi peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, kegiatan ini diharapkan menjadi ruang untuk memperkuat ukhuwah Islamiyah dan meningkatkan kecintaan masyarakat kepada Rasulullah SAW melalui lantunan sholawat dan kajian keagamaan.</p>
<p>Panitia mengajak masyarakat Sumenep, Madura, maupun daerah sekitar untuk hadir dan mengikuti seluruh rangkaian kegiatan hingga selesai dengan tetap menjaga ketertiban dan kenyamanan bersama.<br>
Panduan &amp; Petunjuk Perjalanan</p>
<p>Arinah Hidayah berharap acara tersebut tidak hanya menjadi ajang berkumpul, tetapi juga mampu menghadirkan keberkahan bagi masyarakat serta memperkuat nilai-nilai keislaman dalam kehidupan sehari-hari.</p>
<p>&ldquo;Semoga kegiatan ini berjalan lancar dan menjadi momentum bagi masyarakat untuk semakin dekat kepada Allah SWT serta meneladani akhlak Rasulullah SAW,&rdquo; pungkasnya.</p>
																
						
		</div>
]]></content:encoded>
                                <description><![CDATA[SUMENEP, MADURA HARI INI |Perayaan Maulid Nabi Muhammad SAW di Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, dipastikan berlangsung pada Selasa 1 September 2026. PT Arinna...]]></description>
               <guid isPermaLink="true">https://www.sidoarjogo.com/maduranews.com/sumenep-madura-bersholawat-pt-arinna-makmur-sentosa-datangkan-tokoh-nasional-di-perayaan-maulid-10504.html</guid>
                <pubDate>Thu, 27 Aug 2026 20:17:16 +0700</pubDate>
                <media:thumbnail url="https://madurahariini.com/wp-content/uploads/socialmark-images/17878366375373.jpg"/>
            </item>
                    <item>
                <title>BPS Bangkalan Klarifikasi Polemik Pengelompokan Desil</title>
                <link>https://www.sidoarjogo.com/maduranews.com/bps-bangkalan-klarifikasi-polemik-pengelompokan-desil-10502.html</link>
                                <content:encoded><![CDATA[<div>
								<p><strong>BANGKALAN,&nbsp;<a href="https://koranmadura.com/">koranmadura.com</a></strong>&nbsp;&ndash; Usai ramai menjadi perbincangan masyarakat dan menuai polemik, Badan Pusat Statistik (BPS) Bangkalan, Madura, Jawa Timur, menjelaskan soal parameter pengelompokan desil masyarakat nan disebut tidak sesuai dengan kondisi sebenarnya.</p>
<p>Kepala BPS Bangkalan, Fatahillah Fajar, menjelaskan, nomor desil perlu dipahami sebagai suatu pemeringkatan relatif. Desil menunjukkan posisi relatif suatu family dibandingkan family lainnya berasas beragam karakter sosial ekonomi.</p>
<p>&ldquo;Karena itu, nomor desil perlu dipahami sebagai gambaran posisi relatif dalam pemeringkatan kesejahteraan, bukan sebagai ukur tunggal kondisi ekonomi suatu keluarga,&rdquo; katanya, Kamis, 27 Agustus 2026.</p>
<p>Desil bukan ukuran absolut kemiskinan maupun ukuran nominal pendapatan alias kekayaan suatu keluarga. Sebagai contoh, family pada desil 3 berfaedah berada pada golongan ketiga dari sepuluh golongan dalam pemeringkatan kesejahteraan relatif.</p>
<p>&ldquo;Keluarga dalam desil nan sama juga tidak selalu mempunyai pendapatan, pengeluaran, maupun kondisi sosial ekonomi nan sama,&rdquo; tambahnya.</p>
<p>Penentuan desil tidak didasarkan hanya pada penghasilan, kepemilikan satu jenis barang, daya listrik, pekerjaan, maupun satu parameter tertentu. Pemeringkatan mempertimbangkan beragam karakter sosial ekonomi secara bersama-sama, antara lain kondisi perumahan, sumber air minum, bahan bakar dan daya untuk memasak, kepemilikan aset, daya dan konsumsi listrik, komposisi keluarga, pendidikan, pekerjaan, kesehatan, serta disabilitas.</p>
<p>&ldquo;Desil menjadi referensi pemerintah mengenali golongan masyarakat berasas posisi kesejahteraan relatifnya. Ini digunakan kementerian/lembaga sebagai salah satu dasar menentukan sasaran alias prioritas program sesuai dengan tujuan dan ketentuan program masing-masing,&rdquo; paparnya.</p>
<p>Desil bukan daftar penerima suatu program dan penggunaannya selalu perlu dibaca dalam konteks program nan bersangkutan. Posisi desil dapat berubah seiring perubahan kondisi sosial ekonomi family dan perubahan posisi relatifnya dibandingkan family lainnya.</p>
<p>&ldquo;Karena itu, relevansi Data Tunggal Sensus Ekonomi (DTSEN) perlu terus dijaga melalui pemutakhiran data. Perubahan pada satu parameter juga tidak otomatis menyebabkan perubahan desil lantaran beragam karakter dipertimbangkan secara bersama-sama dalam proses pemeringkatan,&rdquo; tutupnya.</p>
<p>Pemutakhiran DTSEN dilakukan dengan memanfaatkan beragam sumber, antara lain info administrasi, hasil sensus dan survei, pemutakhiran oleh kementerian/lembaga dan pemerintah daerah, pengecekan lapangan (<em>ground check</em>), serta pembaruan nan disampaikan masyarakat melalui kanal nan tersedia. (MAHMUD/DIK)</p>
								
								
																	
															</div>
]]></content:encoded>
                                <description><![CDATA[BANGKALAN, koranmadura.com – Usai ramai menjadi perbincangan masyarakat dan menuai polemik, Badan Pusat Statistik (BPS) Bangkalan, Madura, Jawa Timur, mengklarifikasi soal indikator pengelompokan desil masyarakat yang disebut tidak sesuai dengan kondisi sebenarnya. Kepala BPS Bangkalan, Fatahillah Fajar, menjelaskan, angka desil perlu...]]></description>
               <guid isPermaLink="true">https://www.sidoarjogo.com/maduranews.com/bps-bangkalan-klarifikasi-polemik-pengelompokan-desil-10502.html</guid>
                <pubDate>Thu, 27 Aug 2026 20:08:04 +0700</pubDate>
                <media:thumbnail url="https://koranmadura.com/wp-content/uploads/2026/08/IMG-20260827-WA0005.jpg"/>
            </item>
                    <item>
                <title>Bukan Sekadar Ngopi, eL Cafe UTM Jadi Ruang Mahasiswa Berkarya</title>
                <link>https://www.sidoarjogo.com/maduranews.com/bukan-sekadar-ngopi-el-cafe-utm-jadi-ruang-mahasiswa-berkarya-10503.html</link>
                                <content:encoded><![CDATA[<div>
								<p><strong>BANGKALAN, koranmadura.com</strong> &ndash; Universitas Trunojoyo Madura (UTM) sekarang mempunyai eL Cafe LPPM, ruang ngopi bergaya barista nan nyaman untuk mengerjakan tugas, berdiskusi, hingga pengarahan dengan dosen.</p>
<p>Cafe nan berada di Gedung Rektorat lantai 1 sisi utara itu resmi diluncurkan Rektor UTM, Prof. Safi&rsquo;, pada Kamis, 27 Agustus 2026. Konsep modern nan diusung membikin tempat tersebut cocok menjadi ruang beragam aktivitas mahasiswa.</p>
<p>Prof. Safi&rsquo; mengapresiasi Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) nan memanfaatkan ruang tersebut sebagai cafe. Menurutnya, tempat itu cukup representatif bagi mahasiswa.</p>
<p>&ldquo;eL Cafe ini representatif untuk dimanfaatkan mahasiswa mengerjakan tugas, berbincang hingga pengarahan dengan dosen,&rdquo; kata Prof. Safi&rsquo;.</p>
<p>Dia menyebut eL Cafe juga menjadi bagian dari penerapan tridarma perguruan tinggi melalui hilirisasi hasil riset dosen. Produk hasil penelitian dapat dipasarkan di eL Cafe tersebut, tidak hanya dipublikasikan.</p>
<p>&ldquo;Jadi bukan hanya publikasi, namun hilirisasi berupa produk-produk teman-teman pengajar bisa dijual di eL Cafe ini,&rdquo; ujarnya.</p>
<p>Cafe tersebut juga melibatkan mahasiswa untuk mengembangkan jiwa kewirausahaan. Pengalaman itu diharapkan menjadi bekal agar mahasiswa lebih siap dan tidak canggung saat memasuki bumi kerja.</p>
<p>&ldquo;Ketika sudah lulus mereka sudah tidak canggung dan terlatih, lantaran sudah punya pengalaman,&rdquo; jelasnya.</p>
<p>Prof. Safi&rsquo; berambisi eL Cafe turut menghasilkan pendapatan bagi kampus. Sebagai Badan Layanan Umum (BLU), UTM dituntut tidak hanya mengelola anggaran, tetapi juga bisa menghasilkan pendapatan.</p>
<p>&ldquo;Langkah inovatif seperti eL Cafe ini krusial dikembangkan. Harapannya, kampus tak hanya mengandalkan iuran mahasiswa, tetapi juga mendapat pendapatan dari hilirisasi tridarma,&rdquo; pungkasnya. (MAHMUD/DIK)</p>
								
								
																	
															</div>
]]></content:encoded>
                                <description><![CDATA[BANGKALAN, koranmadura.com – Universitas Trunojoyo Madura (UTM) kini memiliki eL Cafe LPPM, ruang ngopi bergaya barista yang nyaman untuk mengerjakan tugas, berdiskusi, hingga bimbingan dengan dosen. Cafe yang berada di Gedung Rektorat lantai 1 sisi utara itu resmi diluncurkan...]]></description>
               <guid isPermaLink="true">https://www.sidoarjogo.com/maduranews.com/bukan-sekadar-ngopi-el-cafe-utm-jadi-ruang-mahasiswa-berkarya-10503.html</guid>
                <pubDate>Thu, 27 Aug 2026 20:08:04 +0700</pubDate>
                <media:thumbnail url="https://koranmadura.com/wp-content/uploads/2026/08/WhatsApp-Image-2026-08-27-at-15.59.57.jpeg"/>
            </item>
                    <item>
                <title>Satlantas Polres Pamekasan Ingatkan Truk Garam Tidak Cemari Jalan</title>
                <link>https://www.sidoarjogo.com/maduranews.com/satlantas-polres-pamekasan-ingatkan-truk-garam-tidak-cemari-jalan-10501.html</link>
                                <content:encoded><![CDATA[
	<figure><img width="1280" height="720" src="https://i0.wp.com/kabarmadura.id/wp-content/uploads/2026/08/sosialisasi-truk-garam-3.jpg?fit=1280%2C720&amp;ssl=1" alt="" decoding="async" fetchpriority="high" srcset="https://i0.wp.com/kabarmadura.id/wp-content/uploads/2026/08/sosialisasi-truk-garam-3.jpg?w=1280&amp;ssl=1 1280w, https://i0.wp.com/kabarmadura.id/wp-content/uploads/2026/08/sosialisasi-truk-garam-3.jpg?resize=800%2C450&amp;ssl=1 800w" sizes=" 1280px) 100vw, 1280px">KM/IST | MUATAN AMAN: Polisi memberikan edukasi kepada pengemudi truk garam di area pergudangan Desa Majungan, Kecamatan Pademawu, Pamekasan, Kamis (27/8/2026), untuk mencegah ceceran air muatan nan dapat membahayakan pengguna jalan.</figure>
	<div>
		<div>
			<p><img src="https://i0.wp.com/kabarmadura.id/wp-content/uploads/2026/08/HUT-RI-ke-81.png?fit=1000%2C128&amp;ssl=1" width="1000" height="128" title="HUT RI ke-81" alt="HUT RI ke-81" decoding="async" loading="lazy"></p><p><a href="https://kabarmadura.id/"><b>KABAR MADURA</b></a><span> | Insiden kecelakaan lampau lintas akibat ceceran dari truk garam di area Gunung Geger, Bangkalan, beberapa waktu lampau direspons sigap oleh abdi negara kepolisian.&nbsp;</span>
</p><p><span>Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Pamekasan menggelar penertiban dan edukasi langsung kepada para pengemudi truk pikulan garam di pergudangan garam di Desa Majungan, Kecamatan Pademawu, Pamekasan, Kamis (27/8/2026).</span></p>
<p><span>Kepala Bagian Operasional (KBO) Satlantas Polres Pamekasan, Ipda Yoyok Tri Cahyono menegaskan bahwa sosialisasi tersebut merupakan tindak lanjut atas kecelakaan nan terjadi di Bangkalan. Pihaknya tak mau armada nan berangkat dari wilayah Pamekasan juga membahayakan pengendara lain.</span>
</p><p><span>&ldquo;Kegiatan ini kami lakukan sebagai tindak lanjut atas kejadian kecelakaan lampau lintas di Gunung Geger Bangkalan nan dipicu ceceran air garam dari truk angkutan. Kami mau memastikan perihal seperti ini tidak terulang kembali, khususnya nan berasal dari wilayah Pamekasan,&rdquo; ungkapnya kepada Kabar Madura, Kamis (27/8/2026).</span>
</p><p><span>Dalam kesempatan tersebut, pihaknya menyampaikan empat poin penekanan utama bagi para pengusaha dan pengemudi truk, ialah muatan garam wajib ditutup rapat dengan terpal nan utuh dan layak pakai, kemudian kondisi bak kendaraan kudu dipastikan tidak mempunyai celah nan memungkinkan air garam menetes ke aspal.</span>
</p><p><span>&ldquo;Sedangkan armada dilarang keras membawa muatan melampaui pemisah dimensi dan tonase, dan untuk pengemudi diminta mengedepankan etika berkendara daripada kecepatan pengiriman,&rdquo; tambahnya.</span>
</p><p><span>Ipda Yoyok juga mengingatkan para pengemudi agar tidak mengabaikan potensi ancaman dari tetesan muatan basah tersebut.</span>
</p><p><span>&ldquo;Kami menghimbau kepada seluruh pengemudi truk agar selalu tertib, disiplin, dan mengutamakan keselamatan bersama. Jangan sampai muatan menetes di jalan lantaran sangat membahayakan pengguna jalan lainnya,&rdquo; tutupnya. </span><b>(fit/waw)</b>

</p>		</div>
		<p><img src="https://i0.wp.com/kabarmadura.id/wp-content/uploads/2026/08/Prof-AQ.jpg?fit=375%2C1875&amp;ssl=1" width="375" height="1875" title="Prof AQ" alt="Prof AQ" decoding="async" loading="lazy"></p>	</div>

	

]]></content:encoded>
                                <description><![CDATA[Truk garam di Pamekasan mulai ditertibkan menyusul kecelakaan akibat ceceran air garam di Gunung Geger, Bangkalan. Sopir diminta memastikan muatan aman dan tidak melebihi tonase. &lt;p&gt;The post Satlantas Polres Pamekasan Ingatkan Truk Garam Tidak Cemari Jalan first appeared on...]]></description>
               <guid isPermaLink="true">https://www.sidoarjogo.com/maduranews.com/satlantas-polres-pamekasan-ingatkan-truk-garam-tidak-cemari-jalan-10501.html</guid>
                <pubDate>Thu, 27 Aug 2026 20:07:05 +0700</pubDate>
                <media:thumbnail url="https://i0.wp.com/kabarmadura.id/wp-content/uploads/2026/08/sosialisasi-truk-garam-3.jpg"/>
            </item>
                    <item>
                <title>PD Muhammadiyah Pamekasan Balas Laporan Polisi dengan Dumas, Tak Terima Disebut “Komplotan Mafia Tanah”</title>
                <link>https://www.sidoarjogo.com/maduranews.com/pd-muhammadiyah-pamekasan-balas-laporan-polisi-dengan-dumas-tak-terima-disebut-komplotan-mafia-tanah-10500.html</link>
                                <content:encoded><![CDATA[<p>Ketua PD Muhammadiyah Pamekasan Azis Ashari didampingi Wakil Pimpinan Muhammadiyah Bidang Hukum dan HAM Ainor Ridha berada di Kantor Satreskrim Polres Pamekasan usai memasukkan dumas. (LAILIYATUN NURIYAH / KLIKMADURA)</p><div id="single-article-text"><p><strong>PAMEKASAN</strong> || <strong>KLIKMADURA</strong> &ndash; Polemik lahan nan ditempati TK Aisyiyah Bustanul Athfal (ABA) IV Pamekasan kian memanas. Setelah mahir waris melaporkan pihak Muhammadiyah Pamekasan ke Polres Pamekasan, sekarang giliran ormas Islam itu nan melayangkan pengaduan masyarakat (dumas).</p><p>Dumas tersebut disampaikan langsung oleh Ketua PD Muhammadiyah Pamekasan Azis Ashari didampingi Wakil Ketua Bidang Hukum dan HAM Ainor Ridha, Kamis (27/8/2026).</p><p>Pengaduan itu berangkaian dengan unggahan di akun TikTok milik Siti Nurul Aini Siska alias Nurul Siska, nan merupakan mahir waris dalam sengketa lahan TK ABA IV Pamekasan.</p><p>Azis mengatakan, pihaknya merasa keberatan lantaran dalam sejumlah unggahan, Muhammadiyah Pamekasan disebut sebagai bagian dari &ldquo;komplotan mafia tanah&rdquo; hingga &ldquo;mafia tanah berkedok kemaslahatan umat&rdquo;.</p><p>Menurutnya, unggahan tersebut berpotensi merusak gambaran Muhammadiyah. Khususnya, di Kabupaten Pamekasan.</p><p>&ldquo;Yang kemudian mem-<em>framing</em> kami semacam menjadi orang nan mencuri, menguasai tanah tanpa kewenangan alias tanpa arsip nan benar,&rdquo; ujar Azis.</p><p>Ia menegaskan, persoalan lahan nan sekarang ditempati TK ABA IV Pamekasan merupakan sengketa nan semestinya diselesaikan melalui sistem hukum. Karena itu, pihaknya memilih membawa persoalan unggahan tersebut ke abdi negara penegak norma untuk mendapatkan kejelasan.</p><p>Sementara itu, Ainor Ridha mengatakan, pihaknya menilai unggahan tersebut mengandung dugaan ujaran kebencian, penyebaran buletin bohong, hingga pencemaran nama baik. Dugaan tersebut, kata dia, tidak hanya menyasar individu, tetapi juga organisasi Muhammadiyah Pamekasan.</p><p>Ainor menyebut, dalam unggahan tersebut pihak Muhammadiyah disebut sebagai komplotan mafia tanah. Bahkan, pihak nan disebut dalam narasi tersebut mencakup ketua, yayasan, hingga guru.</p><p>&ldquo;Untuk itu kami berambisi kepada Polres Pamekasan untuk menindaklanjuti pengaduan kami. Kalau memang itu ada unsur tindak pidana mengenai UU ITE, kami berambisi agar diproses sebagaimana mestinya menurut patokan norma nan sudah ada,&rdquo; tegasnya.</p><p>Menurut Ainor, unggahan tersebut dinilai telah mencederai kehormatan Ketua PD Muhammadiyah Pamekasan maupun organisasi Muhammadiyah di mata masyarakat.</p><p>Ia menjelaskan, persoalan tersebut bermulai dari sengketa lahan nan saat ini digunakan sebagai letak TK ABA IV Pamekasan. Pihak mahir waris menyatakan lahan tersebut tetap menjadi milik keluarga.</p><p>Sementara, Muhammadiyah Pamekasan mengaku mempunyai arsip nan menunjukkan lahan tersebut telah beranjak kepada lembaga pendidikan.</p><p>&ldquo;Kalau memang mau ditempuh melalui jalur hukum, mari selesaikan sebagaimana sistem norma itu sendiri,&rdquo; ungkap Ainor.</p><p>Ainor mengatakan, sebelum membawa persoalan tersebut ke jalur hukum, pihaknya telah beberapa kali berupaya membuka ruang penyelesaian secara kekeluargaan.</p><p>Bahkan, pihak Muhammadiyah disebut telah mendatangi mahir waris untuk membicarakan persoalan tersebut. Namun, upaya nan dilakukan belum membuahkan hasil.</p><p>&ldquo;Sudah ke mahir waris, tapi tidak ditemui. nan menemui hanya suaminya dan iparnya,&rdquo; katanya.</p><p>Persoalan semakin memanas setelah sebelumnya terjadi pemasangan banner di tembok TK ABA IV Pamekasan dan penggembokan gerbang sekolah oleh pihak mahir waris. Muhammadiyah kemudian membuka kembali gembok tersebut agar aktivitas belajar mengajar tetap berjalan.</p><p>Ainor menilai tindakan sepihak tersebut tidak semestinya dilakukan andaikan persoalan memang hendak diselesaikan melalui jalur hukum.</p><p>Di sisi lain, kuasa norma Siti Nurul Aini Siska, Zaini, tidak mempermasalahkan langkah Muhammadiyah Pamekasan nan melayangkan dumas. Menurutnya, setiap orang mempunyai kewenangan untuk membikin pengaduan kepada abdi negara penegak hukum.</p><p>Namun, Zaini membantah jika unggahan kliennya dapat dikategorikan sebagai ujaran kebencian terhadap perseorangan tertentu. Ia menilai kliennya tidak menyebut nama seseorang secara spesifik dalam unggahan tersebut.</p><p>&ldquo;Tidak mengatakan nama seseorang, tidak masalah itu,&rdquo; ungkap Zaini.</p><p>Ia menambahkan, pihaknya telah menyiapkan sejumlah arsip pendukung mengenai sengketa lahan tersebut. Ahli waris juga telah lebih dulu melaporkan persoalan nan berangkaian dengan lahan TK ABA IV Pamekasan kepada Polres Pamekasan.</p><p>&ldquo;Dan itu diterima oleh interogator lantaran ada unsur nan dibuktikan, makanya diterima. Sekali lagi pengguna kami tidak menyebut nama seseorang dari pihak sana,&rdquo; tandasnya.</p><p>Dengan adanya laporan dari kedua belah pihak, polemik lahan TK ABA IV Pamekasan sekarang memasuki babak baru. Sengketa kepemilikan lahan dan persoalan penggembokan gerbang sekolah melangkah beriringan dengan laporan mengenai unggahan media sosial.</p><p>Kedua pihak sama-sama menyatakan mempunyai dasar dan bukti masing-masing. Penyelesaian melalui sistem norma sekarang menjadi jalan nan dipilih untuk mengurai sengketa tersebut. <strong>(enk/nda)</strong></p></div>
]]></content:encoded>
                                <description><![CDATA[PAMEKASAN || KLIKMADURA – Polemik lahan yang ditempati TK Aisyiyah Bustanul Athfal (ABA) IV Pamekasan kian memanas. Setelah ahli waris melaporkan pihak Muhammadiyah Pamekasan... Artikel PD Muhammadiyah Pamekasan Balas Laporan Polisi dengan Dumas, Tak Terima Disebut “Komplotan Mafia Tanah”...]]></description>
               <guid isPermaLink="true">https://www.sidoarjogo.com/maduranews.com/pd-muhammadiyah-pamekasan-balas-laporan-polisi-dengan-dumas-tak-terima-disebut-komplotan-mafia-tanah-10500.html</guid>
                <pubDate>Thu, 27 Aug 2026 19:59:05 +0700</pubDate>
                <media:thumbnail url="https://klikmadura.com/wp-content/uploads/socialmark-images/178783552313337.jpg"/>
            </item>
                    <item>
                <title>Satlantas Polres Pamekasan Tindak 800 Kendaraan, Balap Liar dan Knalpot Brong Jadi Sasaran</title>
                <link>https://www.sidoarjogo.com/maduranews.com/satlantas-polres-pamekasan-tindak-800-kendaraan-balap-liar-dan-knalpot-brong-jadi-sasaran-10499.html</link>
                                <content:encoded><![CDATA[
	<figure><img width="657" height="370" src="https://i0.wp.com/kabarmadura.id/wp-content/uploads/2026/08/Razia-e1787835230101.jpg?fit=657%2C370&amp;ssl=1" alt="" decoding="async" fetchpriority="high">TERTIB JALAN: Personel Satlantas Polres Pamekasan melakukan pengawasan kendaraan di salah satu ruas jalan. Sepanjang Januari hingga Agustus 2026, sekitar 800 unit telah ditindak lantaran beragam pelanggaran lampau lintas.</figure>
	<div>
		<div>
			<p><img src="https://i0.wp.com/kabarmadura.id/wp-content/uploads/2026/08/HUT-RI-ke-81.png?fit=1000%2C128&amp;ssl=1" width="1000" height="128" title="HUT RI ke-81" alt="HUT RI ke-81" decoding="async" loading="lazy"></p><p><a href="https://kabarmadura.id/"><b>KABAR MADURA</b></a><span> | Sepanjang Januari sampai Agustus 2026, Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Pamekasan menindak sekitar 800 unit kendaraan bermotor nan melanggar patokan lampau lintas.&nbsp;</span>
</p><p><span>Penindakan difokuskan pada pelanggaran kasat mata nan meresahkan warga, seperti tindakan balap liar, penggunaan knalpot brong, kendaraan tanpa plat nomor, hingga perubahan spesifikasi bentuk seperti penggunaan ban mini dan penanggalan kaca spion.</span></p>
<p><span>KBO Satlantas Polres Pamekasan, Ipda Yoyok Tri Cahyono menyatakan bahwa langkah tersebut dilakukan untuk menekan nomor kecelakaan lampau lintas dan juga menjaga ketertiban umum.&nbsp;</span>
</p><p><span>Ipda Yoyok menekankan bahwa sebagian besar kasus kecelakaan parah diawali dari pelanggaran patokan di jalan raya. Selain itu, petugas mendapati kurangnya kesadaran pengendara nan menggunakan akomodasi umum tanpa memandang keselamatan orang lain.</span>
</p><p><span>&ldquo;Terjadinya fatalitas kecelakaan lampau lintas itu akibat adanya pelanggaran, dimulai dari adanya pelanggaran. Sehingga kami mengimbau kepada masyarakat untuk kesadaran bersama. Ketika turun di jalan, pengendara kudu sadar bahwa jalan ini bukan milik pribadi, tapi milik kepentingan umum,&rdquo; ungkapnya, Kamis (27/8/2026).</span>
</p><p><span>Dalam operasi tersebut, pihaknya juga menemukan kebenaran banyaknya remaja nan terjaring dalam razia malam tanpa sepengetahuan orang tua mereka.</span>
</p><p><span>&ldquo;Pengawasan orang tua sangat dibutuhkan. Kita sering menjumpai ketika kendaraan diboyong ke kantor, orang tua datang dan sempat protes. Namun saat kita tunjukkan kebenaran bentuk kendaraannya nan protolan, mereka menangis. Di rumah bilang lengkap, tapi di luar rupanya diubah. Artinya, kontrol dari orang tua sangat penting,&rdquo; tambahnya</span>
</p><p><span>Untuk mengantisipasi perihal tersebut, pihaknya menerjunkan tim campuran dari lintas kegunaan untuk menggelar patroli nan disebut hunting nan dilakukan di sejumlah titik rawan balap liar, Ipda Yoyok mengatakan bahwa tempat tersebut di depan Pendopo Pamekasan, Jalan Trunojoyo, dan Jalan Jokotole pada tengah malam.&nbsp;</span>
</p><p><span>Ipda Yoyok juga mengimbau kepada para orang tua agar lebih ketat mengawasi aktivitas serta kondisi kendaraan anak anak mereka, khususnya pada jam malam, demi mencegah terjadinya kecelakaan maupun tindak kejahatan jalanan. </span><b>(fit/waw)</b>

</p>		</div>
		<p><img src="https://i0.wp.com/kabarmadura.id/wp-content/uploads/2026/08/Prof-AQ.jpg?fit=375%2C1875&amp;ssl=1" width="375" height="1875" title="Prof AQ" alt="Prof AQ" decoding="async" loading="lazy"></p>	</div>

	

]]></content:encoded>
                                <description><![CDATA[Pelanggaran lalu lintas Pamekasan menjadi perhatian Satlantas Polres Pamekasan. Sekitar 800 kendaraan ditindak sepanjang Januari-Agustus 2026, mulai kasus balap liar hingga penggunaan knalpot brong. &lt;p&gt;The post Satlantas Polres Pamekasan Tindak 800 Kendaraan, Balap Liar dan Knalpot Brong Jadi Sasaran...]]></description>
               <guid isPermaLink="true">https://www.sidoarjogo.com/maduranews.com/satlantas-polres-pamekasan-tindak-800-kendaraan-balap-liar-dan-knalpot-brong-jadi-sasaran-10499.html</guid>
                <pubDate>Thu, 27 Aug 2026 19:55:05 +0700</pubDate>
                <media:thumbnail url="https://i0.wp.com/kabarmadura.id/wp-content/uploads/2026/08/Razia-e1787835230101.jpg"/>
            </item>
                    <item>
                <title>Perbaikan Jembatan Suramadu, Arus dari Surabaya ke Madura Tetap Lancar</title>
                <link>https://www.sidoarjogo.com/maduranews.com/perbaikan-jembatan-suramadu-arus-dari-surabaya-ke-madura-tetap-lancar-10498.html</link>
                                <content:encoded><![CDATA[<div>
			<p><img src="https://i0.wp.com/kabarmadura.id/wp-content/uploads/2026/08/HUT-RI-ke-81.png?fit=1000%2C128&amp;ssl=1" width="1000" height="128" title="HUT RI ke-81" alt="HUT RI ke-81" decoding="async" loading="lazy"></p><p><a href="https://kabarmadura.id"><strong>KABAR MADURA</strong></a> | Perbaikan bangunan Jembatan Suramadu di KM 2,9 mulai berakibat pada pola pergerakan kendaraan. Meski terjadi penyempitan lajur, arus lampau lintas dari arah Surabaya menuju Madura pada Kamis (27/8/2026) sore terpantau ramai, tetapi tetap lancar dan terkendali.
</p><p>Satlantas Polres Bangkalan melakukan pemantauan sekitar pukul 15.30 WIB. Anggota Satlantas Polres Bangkalan, Aiptu Agus Suwarno P, mengatakan, kendaraan tetap dapat melintas dengan normal meski ruang mobilitas mengalami penyempitan di sekitar titik pekerjaan.</p>
<p>&ldquo;Untuk arus lampau lintas nan dari arah Surabaya, ramai, namun tetap lancar terkendali,&rdquo; ujarnya.
</p><p>Perbaikan dilakukan pada bagian jembatan nan mengalami kerusakan konstruksi. Selama pekerjaan berlangsung, kepolisian menerapkan skema penyempitan lajur tanpa melakukan penutupan total.
</p><p>Kanit Gakkum Satlantas Polres Bangkalan, Ipda Akhmad Jauhari, menjelaskan, kendaraan dari arah Surabaya tetap dapat melintas. Namun, lajur di sekitar titik pekerjaan disederhanakan menjadi satu lajur.
</p><p>&ldquo;Skema lampau lintas itu hanya penyempitan, tidak ada penutupan. Jalur itu dijadikan satu lajur saja dari arah Surabaya, tepatnya di KM 2,9,&rdquo; jelasnya.
</p><p>Dengan skema tersebut, polisi tidak melakukan pengalihan arus secara besar-besaran. Pengaturan lampau lintas difokuskan agar kendaraan tetap dapat melewati area pekerjaan dengan kondusif dan lancar.
</p><p>Sementara itu, Jauhari menyebut pekerjaan bangunan dilakukan selama 24 jam. Untuk membantu kelancaran arus lampau lintas di sekitar lokasi, petugas pengatur kendaraan alias <em>flagman</em> dari pihak pelaksana bekerja secara bergantian dalam tiga shift.
</p><p>&ldquo;Untuk pengerjaan itu 24 jam. Untuk <em>flagman</em> ada tiga shift, jadi per 8 jam,&rdquo; ungkapnya.
</p><p>Menurut Jauhari, pembagian tugas itu memungkinkan petugas kepolisian lebih konsentrasi pada pengaturan dan pengamanan arus kendaraan. Sementara teknis pekerjaan bangunan sepenuhnya menjadi kewenangan pihak pelaksana.
</p><p>&ldquo;Jadi kami hanya konsentrasi ke lampau lintasnya saja. Kalau untuk pengerjaan tetap tetap kewenangan dari pelaksana,&rdquo; imbuhnya.
</p><p>Terkait akibat pekerjaan terhadap kekuatan dan keamanan jembatan, Jauhari menyebut, dirinya tidak berada pada posisi untuk menilai aspek teknis bangunan maupun kapabilitas tonase jembatan.
</p><p>Namun, dia memastikan proses teknis pekerjaan dan keahlian jembatan telah menjadi bagian dari kajian pihak nan berkompeten.
</p><p>&ldquo;Saya bukan lulusan arsitek ataupun tonase, <em>nggak</em> paham. Tapi nan jelas itu pasti sudah dilaksanakan uji teknis lantaran nan dihadirkan sudah ada ahlinya masing-masing,&rdquo; terangnya.
</p><p>Dia juga mengungkapkan bahwa sebelumnya telah dilakukan uji bergerak terhadap Jembatan Suramadu. Dalam pengetesan tersebut, seluruh kendaraan sempat dihentikan untuk memastikan kondisi dan respons struktur jembatan terhadap beban.
</p><p>&ldquo;Kemarin sempat uji dinamis, dihentikan seluruh kendaraan. Di situ sudah dilakukan uji dinamis,&rdquo; tukasnya. <strong>(fik/zul)</strong>

</p>		</div>
]]></content:encoded>
                                <description><![CDATA[Perbaikan sambungan Jembatan Suramadu KM 2,9 dimulai. Satlantas Polres Bangkalan mengatur arus lalu lintas yang dipersempit menjadi satu lajur. &lt;p&gt;The post Perbaikan Jembatan Suramadu, Arus dari Surabaya ke Madura Tetap Lancar first appeared on Kabar Madura.&lt;/p&gt;]]></description>
               <guid isPermaLink="true">https://www.sidoarjogo.com/maduranews.com/perbaikan-jembatan-suramadu-arus-dari-surabaya-ke-madura-tetap-lancar-10498.html</guid>
                <pubDate>Thu, 27 Aug 2026 19:37:06 +0700</pubDate>
                <media:thumbnail url="https://i0.wp.com/kabarmadura.id/wp-content/uploads/2026/08/IMG_20260827_193349-scaled-e1787834101705.jpg"/>
            </item>
                    <item>
                <title>Madura United Serius Benahi Tim, Achsanul Qosasi Minta Suporter Ikut Serius</title>
                <link>https://www.sidoarjogo.com/maduranews.com/madura-united-serius-benahi-tim-achsanul-qosasi-minta-suporter-ikut-serius-10497.html</link>
                                <content:encoded><![CDATA[<div>
			<p><img src="https://i0.wp.com/kabarmadura.id/wp-content/uploads/2026/08/HUT-RI-ke-81.png?fit=1000%2C128&amp;ssl=1" width="1000" height="128" title="HUT RI ke-81" alt="HUT RI ke-81" decoding="async" loading="lazy"></p><p><a href="https://kabarmadura.id"><strong>KABAR MADURA</strong></a> | Presiden Madura United, Achsanul Qosasi, meminta seluruh komponen klub untuk sama-sama menunjukkan kesungguhan menghadapi kejuaraan Super League 2026/2027. Tidak hanya pelatih, pemain, dan manajemen, suporter juga diharapkan ikut mengambil peran dalam mendukung pembenahan tim.
</p><p>Menurutnya, seluruh komponen klub, termasuk suporter, perlu mempunyai semangat nan sama. Dukungan suporter dinilai menjadi bagian krusial agar Madura United dapat berkembang dan bersaing lebih baik pada musim ini.</p>
<p>&ldquo;Para suporter, Madura kali ini berupaya berbenah diri. Mudah-mudahan kami bisa lebih baik ke depan,&rdquo; ujarnya, Kamis (27/8/2026).
</p><p>Achsanul Qosasi mengungkapkan, pembenahan nan dilakukan Madura United merupakan bagian dari upaya memperbaiki beragam kekurangan nan tetap terlihat pada musim-musim sebelumnya.
</p><p>Tokoh nasional asal Madura itu menegaskan, pembenahan dilakukan secara menyeluruh, mulai dari sisi teknis tim, kesiapan pemain, keahlian pelatih, hingga manajemen klub. Dengan langkah tersebut, dia berambisi Madura United bisa menunjukkan perkembangan nan lebih baik saat kejuaraan bergulir.
</p><p>Namun, pembenahan internal saja dinilai belum cukup. Menurut Achsanul Qosasi, support dan sikap suporter juga mempunyai peran krusial dalam perjalanan tim menghadapi kompetisi.
</p><p>Sebab itu, pihaknya berambisi suporter dapat memberikan support secara positif sekaligus menjaga semangat kebersamaan demi kepentingan Madura United.
</p><p>&ldquo;Kami serius, pembimbing serius, pemain serius, manajemen serius. Saya berambisi semua suporter juga serius,&rdquo; tegasnya.
</p><p>Sementara itu, Ketua Aliansi Suporter Madura, Munadi, menegaskan bahwa pihaknya siap memberikan support penuh kepada Madura United. Terlebih, kebijakan larangan suporter away sekarang telah dicabut.
</p><p>Kata Munadi, pencabutan larangan itu menjadi angin segar sekaligus angan baru bagi suporter Madura United untuk kembali memberikan support langsung saat tim menjalani pertandingan tandang.
</p><p>&ldquo;Ini merupakan angan dari semua suporter. Sangat baik juga, untuk sepak bola nan notabene sudah masuk sepak bola modern,&rdquo; jelasnya. <strong>(nur/zul)</strong>

</p>		</div>
]]></content:encoded>
                                <description><![CDATA[Madura United serius berbenah menghadapi Super League. Achsanul Qosasi meminta pelatih, pemain, manajemen, dan suporter sama-sama serius mendukung tim. &lt;p&gt;The post Madura United Serius Benahi Tim, Achsanul Qosasi Minta Suporter Ikut Serius first appeared on Kabar Madura.&lt;/p&gt;]]></description>
               <guid isPermaLink="true">https://www.sidoarjogo.com/maduranews.com/madura-united-serius-benahi-tim-achsanul-qosasi-minta-suporter-ikut-serius-10497.html</guid>
                <pubDate>Thu, 27 Aug 2026 19:23:05 +0700</pubDate>
                <media:thumbnail url="https://i0.wp.com/kabarmadura.id/wp-content/uploads/2026/08/IMG-20260826-WA0056-e1787833322144.jpg"/>
            </item>
                    <item>
                <title>Kolaborasi JMSI Sumenep, DLH, Pemdes Lobuk, dan Pokdarwis Bersih-bersih Kawasan Wisata Pantai Matahari</title>
                <link>https://www.sidoarjogo.com/maduranews.com/kolaborasi-jmsi-sumenep-dlh-pemdes-lobuk-dan-pokdarwis-bersih-bersih-kawasan-wisata-pantai-matahari-10496.html</link>
                                <content:encoded><![CDATA[<div>
			<p><img src="https://i0.wp.com/kabarmadura.id/wp-content/uploads/2026/08/HUT-RI-ke-81.png?fit=1000%2C128&amp;ssl=1" width="1000" height="128" title="HUT RI ke-81" alt="HUT RI ke-81" decoding="async" loading="lazy"></p><p><a href="https://kabarmadura.id"><strong>KABAR MADURA</strong></a> | Sebuah kerjasama terbangun untuk kebersihan lingkungan di wilayah pantai. Sinergi antar sejumlah pihak tersebut terwujud dalam kepedulian terhadap kebersihan area wisata.
</p><p>Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Sumenep, berbareng Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Sumenep, melaksanakan kerja hormat di Spot Pancing Pantai Matahari, Desa Lobuk, Kecamatan Bluto, Kamis (27/8/2026).</p>
<p>Aksi tersebut melibatkan Pemerintah Desa Lobuk, pengelola lokasi wisata serta Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis). Kegiatan ini tidak sekadar menjadi agenda bersih-bersih, tetapi juga menjadi sarana membujuk masyarakat untuk menjadikan kebersihan sebagai bagian dari upaya menjaga keberlangsungan area wisata.
</p><p>Ketua JMSI Sumenep, Supanji, menyampaikan bahwa persoalan kebersihan lokasi wisata tidak dapat dibebankan kepada satu pihak. Menurutnya, keterlibatan pemerintah, pengelola wisata dan masyarakat perlu diperkuat agar lingkungan wisata tetap terawat.
</p><p>&ldquo;Kalau mau area wisata tetap menarik dan nyaman, kebersihan kudu menjadi perhatian semua pihak. Karena itu, kami membujuk pemerintah, pengelola dan masyarakat untuk bersama-sama menjaga Pantai Matahari,&rdquo; kata Supanji.
</p><p>Dalam kesempatan tersebut, JMSI juga mengharapkan support DLH Sumenep untuk menunjang pengelolaan sampah di area wisata. Dukungan nan diminta antara lain berupa armada pengangkut sampah, akomodasi kebersihan serta petugas nan dapat mendampingi aktivitas di lapangan.
</p><p>Ketersediaan sarana pengangkutan dinilai krusial agar sampah nan telah dikumpulkan melalui kerja hormat tidak kembali mengendap alias menumpuk di sekitar area wisata.
</p><p>Supanji menegaskan, aktivitas tersebut diharapkan menjadi awal dari aktivitas nan lebih berkesinambungan. Ia berambisi semakin banyak komponen masyarakat nan terlibat dalam menjaga kebersihan destinasi wisata.
</p><p>&ldquo;Kerja hormat ini jangan hanya dipandang sebagai aktivitas sesaat. nan lebih krusial adalah membangun kebiasaan dan kesadaran berbareng agar kebersihan area wisata terus terjaga,&rdquo; ujarnya.
</p><p>Kepala DLH Sumenep, Anwar Syahroni Yusuf, menyambut baik langkah nan dilakukan JMSI berbareng Pemerintah Desa Lobuk dan unsur pengelola wisata.
</p><p>Menurutnya, keterlibatan beragam pihak dalam menjaga lingkungan mempunyai makna penting, khususnya bagi area wisata nan menjadi ruang publik dan dikunjungi masyarakat.
</p><p>&ldquo;DLH tentu mendukung aktivitas nan bermaksud menjaga kebersihan lingkungan. Untuk aktivitas seperti ini, kami siap menugaskan personel sekaligus mendukung kebutuhan armada pengangkutan sampah,&rdquo; ujar Anwar.
</p><p>Ia berambisi kerjasama tersebut dapat terus dikembangkan sehingga upaya menjaga kebersihan tidak hanya dilakukan ketika ada aktivitas tertentu, melainkan menjadi kebiasaan nan diterapkan secara rutin.
</p><p>Kerja hormat di Spot Pancing Pantai Matahari juga menjadi bagian dari rangkaian aktivitas penanaman mangrove nan bakal dilaksanakan pada Jumat (28/8/2026).
</p><p>Melalui kerjasama JMSI, DLH Sumenep, Pemerintah Desa Lobuk, pengelola wisata dan Pokdarwis, area Pantai Matahari diharapkan semakin tertata, bersih dan bisa memberikan kenyamanan bagi masyarakat maupun wisatawan. <strong>(ong)</strong>

</p>		</div>
]]></content:encoded>
                                <description><![CDATA[JMSI Sumenep bersama DLH, Pemdes Lobuk, pengelola wisata, dan Pokdarwis menggelar kerja bakti membersihkan kawasan Pantai Matahari. &lt;p&gt;The post Kolaborasi JMSI Sumenep, DLH, Pemdes Lobuk, dan Pokdarwis Bersih-bersih Kawasan Wisata Pantai Matahari first appeared on Kabar Madura.&lt;/p&gt;]]></description>
               <guid isPermaLink="true">https://www.sidoarjogo.com/maduranews.com/kolaborasi-jmsi-sumenep-dlh-pemdes-lobuk-dan-pokdarwis-bersih-bersih-kawasan-wisata-pantai-matahari-10496.html</guid>
                <pubDate>Thu, 27 Aug 2026 19:11:04 +0700</pubDate>
                <media:thumbnail url="https://i0.wp.com/kabarmadura.id/wp-content/uploads/2026/08/IMG-20260827-WA0063.jpg"/>
            </item>
                    <item>
                <title>Bangkit dari Vakum 8 Tahun, Iksapansa Rangkul OSIS Yaspimu Jadikan Temu Alumni Momentum Pengabdian Masyarakat</title>
                <link>https://www.sidoarjogo.com/maduranews.com/bangkit-dari-vakum-8-tahun-iksapansa-rangkul-osis-yaspimu-jadikan-temu-alumni-momentum-pengabdian-masyarakat-10495.html</link>
                                <content:encoded><![CDATA[
	<figure><img width="1500" height="844" src="https://i0.wp.com/kabarmadura.id/wp-content/uploads/2026/08/IMG-20260827-WA0024.jpg?fit=1500%2C844&amp;ssl=1" alt="" decoding="async" fetchpriority="high" srcset="https://i0.wp.com/kabarmadura.id/wp-content/uploads/2026/08/IMG-20260827-WA0024.jpg?w=1500&amp;ssl=1 1500w, https://i0.wp.com/kabarmadura.id/wp-content/uploads/2026/08/IMG-20260827-WA0024.jpg?resize=800%2C450&amp;ssl=1 800w" sizes=" 1500px) 100vw, 1500px"></figure>
	<div>
		<div>
			<p><img src="https://i0.wp.com/kabarmadura.id/wp-content/uploads/2026/08/HUT-RI-ke-81.png?fit=1000%2C128&amp;ssl=1" width="1000" height="128" title="HUT RI ke-81" alt="HUT RI ke-81" decoding="async" loading="lazy"></p><p><a href="https://Kabarmadura.id" target="_blank" rel="noopener"><strong>KABAR MADURA</strong></a> | Setelah sempat vakum selama kurang lebih delapan tahun, Ikatan Keluarga Santri Annuqayah Pamekasan-Sampang (Iksapansa) kembali menunjukkan eksistensinya.
</p><p>Menggandeng Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS) Yayasan Sosial dan Pendidikan Islam Miftahul Ulum (Yaspimu), Desa Kertagena Tengah, Kecamatan Kadur, Kabupaten Pamekasan, Iksapansa sukses menggelar peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW sekaligus arena Temu Alumni.</p>
<p>Acara kolaboratif nan berjalan pada Rabu (26/8/2026) di Kompleks Yaspimu Kertagena Tengah tersebut berjalan meriah. Tak kurang dari 1.200 peserta nan terdiri atas alumni, simpatisan, wali santri, hingga masyarakat umum dari Kabupaten Pamekasan dan Sampang memadati letak kegiatan.
</p><p>Ketua Iksapansa, Ach. Robet A&rsquo;la, menyampaikan bahwa kerjasama berbareng OSIS Yaspimu ini menjadi langkah awal untuk menggiatkan kembali wadah silaturahmi alumni nan telah lama hiatus, sekaligus mendekatkan para alumni dengan ekosistem pendidikan dan masyarakat setempat.
</p><p>&ldquo;Kegiatan ini merupakan corak pengabdian nan kami hidupkan kembali setelah delapan tahun vakum. Melalui kerjasama berbareng OSIS Yaspimu dan pelibatan masyarakat luas, kami mau memastikan para alumni tidak canggung saat terjun dan mengabdi di tengah-tengah masyarakat,&rdquo; ujar Robet.
</p><p>Hadir memberikan tausiyah, Pengasuh Pondok Pesantren Annuqayah Lubangsa, KH. Ali Fikri, M.Pd., menyampaikan apresiasi atas sinergi nan terjalin. Ia menekankan pentingnya menjaga kontinuitas perjuangan dan nilai-nilai kepesantrenan di manapun alumni berada.
</p><p>&ldquo;Alumni jangan hanya menjadi bagian dari sejarah pesantren, tetapi kudu menjadi bagian dari keberlanjutan perjuangan. Di mana pun berada, nilai-nilai nan diperoleh selama di pesantren kudu tetap dijaga dan diwujudkan dalam corak pengabdian nyata kepada masyarakat,&rdquo; tutur Kiai Ali Fikri.
</p><p>Kiai Ali Fikri juga berpesan agar momentum pertemuan dan kerjasama ini tidak berakhir sebagai agenda seremonial semata, melainkan menjadi injakan untuk terus memperkuat tali ukhuwah serta memberikan kontribusi sosial nan luas.
</p><p>Melalui kerja sama strategis antara Iksapansa dan OSIS Yaspimu Kertagena Tengah ini, Iksapansa diharapkan dapat kembali aktif membina wadah kekeluargaan alumni sekaligus konsisten memelopori beragam agenda sosial-keagamaan bagi masyarakat Pamekasan dan Sampang. <strong>(fit/rul)</strong>

</p>		</div>
		<p><img src="https://i0.wp.com/kabarmadura.id/wp-content/uploads/2026/08/Prof-AQ.jpg?fit=375%2C1875&amp;ssl=1" width="375" height="1875" title="Prof AQ" alt="Prof AQ" decoding="async" loading="lazy"></p>	</div>

	

]]></content:encoded>
                                <description><![CDATA[Ketua Iksapansa, Ach. Robet A'la, menyampaikan bahwa kolaborasi bersama OSIS Yaspimu ini menjadi langkah awal untuk menggiatkan kembali wadah silaturahmi alumni yang telah lama hiatus, sekaligus mendekatkan para alumni dengan ekosistem pendidikan dan masyarakat setempat. &lt;p&gt;The post Bangkit dari...]]></description>
               <guid isPermaLink="true">https://www.sidoarjogo.com/maduranews.com/bangkit-dari-vakum-8-tahun-iksapansa-rangkul-osis-yaspimu-jadikan-temu-alumni-momentum-pengabdian-masyarakat-10495.html</guid>
                <pubDate>Thu, 27 Aug 2026 17:46:06 +0700</pubDate>
                <media:thumbnail url="https://i0.wp.com/kabarmadura.id/wp-content/uploads/2026/08/IMG-20260827-WA0024.jpg"/>
            </item>
                    <item>
                <title>Sengketa Lahan MI dan TK ABA IV Berujung Saling Lapor, Dewan Pendidikan Pamekasan Soroti Hak Belajar Siswa</title>
                <link>https://www.sidoarjogo.com/maduranews.com/sengketa-lahan-mi-dan-tk-aba-iv-berujung-saling-lapor-dewan-pendidikan-pamekasan-soroti-hak-belajar-siswa-10494.html</link>
                                <content:encoded><![CDATA[<div>
			<p><img src="https://i0.wp.com/kabarmadura.id/wp-content/uploads/2026/08/HUT-RI-ke-81.png?fit=1000%2C128&amp;ssl=1" width="1000" height="128" title="HUT RI ke-81" alt="HUT RI ke-81" decoding="async" loading="lazy"></p><p><a href="https://kabarmadura.id"><strong>KABAR MADURA</strong></a> | Polemik kepemilikan lahan nan digunakan Madrasah Ibtidaiyah (MI) dan Taman Kanak-kanak (TK) Aisyiyah Bustanul Athfal (ABA) IV Pamekasan sekarang berujung pada saling lapor ke Polres Pamekasan.
</p><p>Setelah sebelumnya mahir waris, Sitti Nurul Aini Siska, melaporkan dugaan pengrusakan segel sekolah, sekarang giliran pihak Muhammadiyah nan mengusulkan pengaduan masyarakat (dumas) ke Polres Pamekasan, Kamis (27/8/2026).</p>
<p>Wakil Pimpinan Muhammadiyah Pamekasan Bidang Hukum dan HAM, Ainor Ridha, mengatakan, dumas tersebut berangkaian dengan unggahan akun TikTok mahir waris nan diduga memuat ujaran kebencian, penyebaran buletin bohong, hingga pencemaran nama baik terhadap ketua Muhammadiyah maupun organisasi Muhammadiyah.
</p><p>&ldquo;Di situ disebutkan kami adalah komplotan mafia tanah. Ketua yayasan, majelis guru, itu dianggap komplotan mafia tanah. Itu nan menjadi kejuaraan kita ke Polres,&rdquo; ujarnya.
</p><p>Ainur berambisi pengaduan itu segera ditindaklanjuti oleh kepolisian. Jika ditemukan unsur pidana dalam unggahan tersebut, maka pihaknya meminta proses norma dilakukan sesuai ketentuan nan berlaku.
</p><p>&ldquo;Kami berambisi Polres Pamekasan menindaklanjuti laporan kami. Jika itu mengandung unsur tindak pidana mengenai ITE, maka kami berambisi diproses sebagaimana mestinya sesuai prosedur nan ada,&rdquo; jelasnya.
</p><p>Sementara itu, Kasi Humas Polres Pamekasan, Ipda Yoni Evan Pratama, mengatakan, pihaknya bakal memproses dumas tersebut sesuai norma nan berlaku.
</p><p>&ldquo;Yang jelas kami bakal proses sesuai norma nan berlaku,&rdquo; singkatnya kepada <strong>Kabar Madura</strong>.
</p><p>Menanggapi sengketa tersebut, Sekretaris Dewan Pendidikan (DP) Pamekasan, Moh. Subhan, menekankan agar bentrok antara kedua pihak tidak sampai mengganggu aktivitas belajar mengajar (KBM) siswa.
</p><p>Menurutnya, pemerintah perlu memberikan atensi dan melakukan langkah antisipasi agar kejadian serupa tidak terus-menerus terjadi di lembaga pendidikan di Pamekasan.
</p><p>Salah satunya dengan melakukan pemetaan terhadap lembaga pendidikan nan berpotensi mempunyai bentrok aset, baik lembaga negeri maupun swasta. Menurut Subhan, info itu krusial agar pemerintah dapat melakukan pencegahan dan penanganan lebih awal terhadap potensi sengketa lahan di lembaga pendidikan.
</p><p>&ldquo;Apapun persoalannya, kewenangan belajar siswa kudu tetap jalan,&rdquo; tegasnya.
</p><p>Sebelumnya, pihak mahir waris juga telah lebih dulu membawa persoalan tersebut ke ranah hukum. Sitti Nurul Aini Siska melaporkan dugaan pengrusakan segel sekolah ke Polres Pamekasan pada Rabu (26/8/2026).
</p><p>Laporan tersebut berangkaian dengan pembukaan segel nan sebelumnya dipasang Nurul pada Senin (24/8/2026) malam. Namun, belum sampai satu hari, segel tersebut dibuka paksa oleh pihak Muhammadiyah.
</p><p>Pihak mahir waris menganggap pemasangan gembok alias segel tersebut sebagai corak penegasan atas klaim kepemilikan tanah. <strong>(nur/zul)</strong>

</p>		</div>
]]></content:encoded>
                                <description><![CDATA[Sengketa lahan MI dan TK ABA IV Pamekasan berujung saling lapor antara ahli waris dan Muhammadiyah. Dewan Pendidikan soroti hak belajar siswa. &lt;p&gt;The post Sengketa Lahan MI dan TK ABA IV Berujung Saling Lapor, Dewan Pendidikan Pamekasan Soroti Hak...]]></description>
               <guid isPermaLink="true">https://www.sidoarjogo.com/maduranews.com/sengketa-lahan-mi-dan-tk-aba-iv-berujung-saling-lapor-dewan-pendidikan-pamekasan-soroti-hak-belajar-siswa-10494.html</guid>
                <pubDate>Thu, 27 Aug 2026 17:31:07 +0700</pubDate>
                <media:thumbnail url="https://i0.wp.com/kabarmadura.id/wp-content/uploads/2026/08/IMG-20260827-WA0059-e1787826588480.jpg"/>
            </item>
                    <item>
                <title>Launching El Cafe, Rektor UTM Dorong Hilirisasi Riset dan Kewirausahaan Mahasiswa</title>
                <link>https://www.sidoarjogo.com/maduranews.com/launching-el-cafe-rektor-utm-dorong-hilirisasi-riset-dan-kewirausahaan-mahasiswa-10493.html</link>
                                <content:encoded><![CDATA[<div>
			<p><img src="https://i0.wp.com/kabarmadura.id/wp-content/uploads/2026/08/HUT-RI-ke-81.png?fit=1000%2C128&amp;ssl=1" width="1000" height="128" title="HUT RI ke-81" alt="HUT RI ke-81" decoding="async" loading="lazy"></p><p><a href="https://kabarmadura.id"><strong>KABAR MADURA</strong></a> | Universitas Trunojoyo Madura (UTM) resmi meluncurkan kafe milik kampus nan diberi nama El Cafe, Kamis (27/8/2026). Kafe nan berada di lantai 1 Gedung Rektorat UTM ity mengusung tagline <em>&ldquo;Where Innovation Meets Coffee&rdquo;.</em>
</p><p>Dengan nilai nan ramah di kantong, mulai Rp10 ribu, El Cafe diharapkan tidak sekadar menjadi tempat makan dan minum. Kehadirannya juga diarahkan untuk mendorong penemuan di lingkungan kampus agar tidak berakhir pada aktivitas akademik maupun publikasi ilmiah.</p>
<p>Pemanfaatan ruang di lantai satu Gedung Rektorat itu menjadi salah satu langkah UTM dalam mendorong hilirisasi hasil riset sekaligus mengembangkan jiwa kewirausahaan mahasiswa.
</p><p>Rektor UTM, Safi&rsquo;, nan meresmikan langsung El Cafe, mengapresiasi inisiatif Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) serta Lembaga Pengembangan dan Pengelolaan Usaha (LPPU) nan mengembangkan ruang tersebut menjadi kafe.
</p><p>&ldquo;Saya tentu apresiasi atas inisiatif teman-teman LPPM dan LPPU nan memanfaatkan <em>space</em> di lantai satu rektorat untuk dijadikan semacam kafe,&rdquo; ujarnya.
</p><p>Rektor Safi&rsquo; menegaskan, keberadaan El Cafe tidak semata-mata ditujukan sebagai tempat makan dan minum. Lebih dari itu, akomodasi tersebut diharapkan mempunyai kegunaan akademik sekaligus mendukung penyelenggaraan Tridharma Perguruan Tinggi.
</p><p>Salah satu kegunaan utamanya adalah menjadi sarana hilirisasi hasil penelitian dan penemuan dosen. Produk nan dihasilkan melalui riset diharapkan tidak hanya berhujung dalam corak publikasi ilmiah, tetapi juga dapat dimanfaatkan dan dipasarkan kepada masyarakat.
</p><p>&ldquo;Riset penemuan tidak hanya berakhir di publikasi, tapi juga ada hilirisasi. Kita awali lakukan hilirisasi sendiri melalui kita pasarkan produk-produk riset penemuan itu melalui kafe nan kita miliki,&rdquo; jelasnya.
</p><p>Rektor Safi&rsquo; menambahkan, El Cafe juga dapat menjadi ruang pembelajaran bagi pengajar dan mahasiswa untuk mengembangkan disiplin keilmuan melalui praktik langsung. Mahasiswa nantinya dapat dilibatkan dalam pengelolaan kafe sehingga mendapatkan pengalaman nyata dalam menjalankan usaha.
</p><p>&ldquo;Harapannya juga bisa melatih para mahasiswa, khususnya jiwa entrepreneurnya, melalui dilibatkan dalam pengelolaan kafe,&rdquo; imbuhnya.
</p><p>Menurut Safi&rsquo;, pengalaman itu krusial agar mahasiswa tidak hanya mempunyai keahlian akademik setelah lulus, tetapi juga mempunyai keberanian dan keahlian untuk mengembangkan upaya secara mandiri.
</p><p>Keterlibatan langsung dalam pengelolaan kafe diharapkan membikin mahasiswa terbiasa menghadapi beragam aspek bisnis, mulai dari pengelolaan hingga pelayanan.
</p><p>&ldquo;Kalau sudah lulus, mereka sudah <em>nggak</em> canggung, sudah <em>nggak</em> bingung lagi, lantaran sudah terlatih untuk mengelola upaya sendiri,&rdquo; ujarnya.
</p><p>Selain mendukung aspek akademik dan kewirausahaan, keberadaan El Cafe juga menjadi bagian dari upaya UTM mengembangkan sumber pendapatan institusi.
</p><p>Sebagai perguruan tinggi berstatus Badan Layanan Umum (BLU), UTM dituntut tidak hanya bisa mengelola anggaran secara efektif, tetapi juga mengembangkan sumber pendapatan melalui beragam aktivitas produktif dan inovatif.
</p><p>Rektor Safi&rsquo; menilai, hilirisasi hasil riset dan pengembangan unit upaya dapat menjadi salah satu pengganti untuk memperkuat kemandirian pendanaan kampus.
</p><p>&ldquo;Kita ini sudah BLU, dituntut tidak hanya bisa menghabiskan anggaran tapi juga gimana bisa menghasilkan anggaran,&rdquo; tegasnya.
</p><p>Oleh karena itu, dia mendorong agar penemuan dan produktivitas di lingkungan kampus terus dikembangkan. Sumber pendapatan UTM ke depan diharapkan tidak hanya berjuntai pada iuran mahasiswa, tetapi juga berasal dari aktivitas hilirisasi Tridharma Perguruan Tinggi.
</p><p>&ldquo;Kita harapannya tidak hanya mengandalkan iuran dari mahasiswa, tapi kita juga punya sumber-sumber pendapatan dari kegiatan-kegiatan hilirisasi dari Tridharma kita,&rdquo; ungkapnya.
</p><p>El Cafe juga disiapkan sebagai ruang hubungan nan lebih terbuka. Tidak hanya mahasiswa dan dosen, pihak luar juga diperbolehkan memanfaatkan tempat tersebut untuk pertemuan maupun diskusi.
</p><p>Rektor Safi&rsquo; apalagi mendorong agar sejumlah pertemuan informal antara ketua universitas dengan tamu alias mitra dapat dilakukan di ruang tersebut.
</p><p>&ldquo;Bahkan pihak luar pun boleh,&rdquo; tegasnya.
</p><p>Dia membayangkan El Cafe ke depan dapat menjadi pengganti ruang pertemuan bagi ketua UTM, termasuk para wakil rektor dan pejabat lainnya, sehingga hubungan tidak selalu berjalan di ruang kerja formal.
</p><p>&ldquo;Barangkali kelak tamu-tamu, baik nan direktur, para wakil rektor dan ketua lainnya nan ada di rektorat itu kelak nemuinya, nggak usah di ruangannya, bisa di sini,&rdquo; ujarnya.
</p><p>Rektor Safi&rsquo; juga membuka kesempatan pengembangan El Cafe dan produk-produk penemuan UTM agar dapat menjangkau pasar di luar lingkungan kampus.
</p><p>Menurutnya, pengembangan tersebut sangat terbuka. Namun, untuk tahap awal, UTM bakal terlebih dulu mengoptimalkan pengelolaan dan pemanfaatannya di lingkungan internal kampus.
</p><p>&ldquo;Oh, sangat terbuka. Hanya nan jelas kita optimalkan di dalam,&rdquo; pungkasnya.<strong> (fik/zul)</strong>

</p>		</div>
]]></content:encoded>
                                <description><![CDATA[UTM resmi meluncurkan El Cafe sebagai ruang hilirisasi hasil riset sekaligus wadah pengembangan jiwa entrepreneur dan kewirausahaan mahasiswa. &lt;p&gt;The post Launching El Cafe, Rektor UTM Dorong Hilirisasi Riset dan Kewirausahaan Mahasiswa first appeared on Kabar Madura.&lt;/p&gt;]]></description>
               <guid isPermaLink="true">https://www.sidoarjogo.com/maduranews.com/launching-el-cafe-rektor-utm-dorong-hilirisasi-riset-dan-kewirausahaan-mahasiswa-10493.html</guid>
                <pubDate>Thu, 27 Aug 2026 16:21:05 +0700</pubDate>
                <media:thumbnail url="https://i0.wp.com/kabarmadura.id/wp-content/uploads/2026/08/IMG-20260827-WA0057-scaled-e1787822416189.jpg"/>
            </item>
                    <item>
                <title>Said Abdullah Dorong Pemerintah Perkuat Dampak Belanja Negara</title>
                <link>https://www.sidoarjogo.com/maduranews.com/said-abdullah-dorong-pemerintah-perkuat-dampak-belanja-negara-10490.html</link>
                                <content:encoded><![CDATA[<div>
								<p><strong><a href="https://koranmadura.com/">KORANMADURA.COM</a>&nbsp;</strong>&ndash; Ketua Badan Anggaran (Banggar) DPR RI, Said Abdullah mendorong agar setiap program nan dibiayai Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) mempunyai tujuan nan jelas, akibat nan terukur, serta berkorelasi langsung dengan pertumbuhan, pemerataan, dan keadilan ekonomi.</p>
<p>Hal tersebut disampaikan Said saat rapat kerja pembahasan pokok-pokok Rancangan Undang-Undang (RUU) APBN 2027, Kamis, 27 Agustus 2026.</p>
<p>Menurut dia, sejumlah parameter dalam RAPBN 2027 perlu dikaji kembali lantaran capaian terbaru Badan Pusat Statistik (BPS) sudah mendekati sasaran nan ditetapkan pemerintah.</p>
<p>Said mencontohkan sasaran pertumbuhan ekonomi 2027 nan diajukan sebesar 6 persen. Padahal, dalam pembahasan Kerangka Ekonomi Makro dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal (KEM-PPKF) pada Juni lalu, Banggar dan pemerintah menyepakati kisaran pertumbuhan ekonomi 5,8-6,5 persen.</p>
<p>&ldquo;Apakah mungkin kita pikirkan ulang, semisal targetnya sedikit bertambah,&rdquo; ujarnya.</p>
<p>Hal serupa mengenai sasaran rasio gini. Saat ini rasio gini berada di nomor 0,368, sementara RAPBN 2027 menetapkan sasaran 0,362-0,367. Said meminta pemisah atas sasaran tersebut dikoreksi agar lebih rendah.</p>
<p>Untuk tingkat pengangguran, info BPS menunjukkan nomor 4,68 persen. Sementara RAPBN 2027 menargetkan tingkat pengangguran sebesar 4,30-4,87 persen. Menurut Said, pemisah atas sasaran tersebut juga perlu dipikirkan kembali.</p>
<p>Selanjutnya, dia juga menyoroti proporsi tenaga kerja formal. Per Mei 2026, proporsi tenaga kerja umum mencapai 40,7 persen. Angka tersebut dinilai tetap sangat dekat dengan sasaran RAPBN 2027 sebesar 40,8 persen.</p>
<p>&ldquo;Padahal Februari 2024 lampau kita sudah di posisi 40,83 persen. Harusnya sasaran kita bisa lebih besar lagi,&rdquo; katanya.</p>
<p><strong>Soroti Arah Kebijakan Moneter</strong></p>
<p>Said menilai dugaan nilai tukar rupiah dalam RAPBN 2027 dengan titik tengah Rp17.500 per dolar AS cukup realistis. Namun, kondisi ekonomi dunia menuntut adanya orkestrasi kebijakan moneter nan jelas.</p>
<p>Ia menyinggung kebijakan China nan condong mendevaluasi yuan untuk menjaga daya saing produk ekspornya. Di sisi lain, Amerika Serikat menghadapi persoalan defisit transaksi perdagangan dan inflasi nan tinggi sehingga penguatan dolar menjadi salah satu instrumen untuk menjaga stabilitas ekonomi.</p>
<p>Karena itu, Said mempertanyakan arah kebijakan moneter Indonesia ke depan, apakah bakal lebih diarahkan untuk memperkuat ekspor komoditas alias menekan inflasi pangan dan daya nan tetap banyak ditopang impor.</p>
<p>&ldquo;Dalam keadaan bumi nan tak menentu dan keterbatasan fiskal, kudu ada narasi nan memandu arah kebijakan moneter ke depan, agar secara teknis bisa dijalankan oleh Bank Indonesia,&rdquo; ujarnya.</p>
<p><strong>Minta Validasi Data DTSEN</strong></p>
<p>Said juga menekankan pentingnya kecermatan info dalam setiap kebijakan pemerintah. Menurut dia, info menjadi dasar untuk memastikan kesesuaian antara persoalan, intervensi program, dan anggaran.</p>
<p>Ia menyoroti munculnya protes masyarakat mengenai perubahan posisi dalam desil Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN). Menurutnya, kesalahan pendataan berpotensi membikin masyarakat nan berkuasa justru kehilangan akses terhadap program perlindungan sosial.</p>
<p>&ldquo;Kami minta BPS untuk koreksi ke dalam, segera lakukan pengesahan info kembali. Jangan sampai kekeliruan info menghapus kesempatan orang miskin mendapatkan keadilan ekonomi,&rdquo; katanya.</p>
<p><strong>Waspadai Beban Pajak</strong></p>
<p>Said juga mengingatkan pemerintah agar berhati-hati dalam menetapkan sasaran penerimaan perpajakan. Hal itu krusial lantaran kondisi ekonomi rumah tangga dinilai tetap condong tumbuh di bawah pertumbuhan produk domestik bruto (PDB).</p>
<p>Dalam RAPBN 2027, terdapat kenaikan sasaran penerimaan Pajak Penghasilan (PPh) sebesar Rp64,8 triliun dan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) sebesar Rp132,8 triliun.</p>
<p>Said berambisi peningkatan penerimaan pajak tersebut berasal dari pertumbuhan ekonomi secara alamiah, bukan dari pengenaan pajak baru nan berpotensi menambah beban masyarakat.</p>
<p>&ldquo;Kami berambisi sasaran kenaikan berkarakter alamiah, disebabkan pertumbuhan ekonomi, bukan dari pemajakan baru nan berpotensi membebani rakyat,&rdquo; tegasnya.</p>
<p>Di sisi lain, dia mempertanyakan penurunan sasaran Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP). Dari outlook 2026 nan diperkirakan mencapai Rp575 triliun, sasaran PNBP dalam RAPBN 2027 justru turun menjadi Rp517,4 triliun.</p>
<p>Menurut Said, meski nilai komoditas ekspor diperkirakan berpotensi melemah pada 2027, perbaikan tata kelola sumber daya alam semestinya dapat menopang penerimaan negara.</p>
<p><strong>Dorong Defisit APBN 2027 di Level 2,4 Persen</strong></p>
<p>Said juga kembali mengingatkan pentingnya peta jalan menuju APBN berimbang. Menurut dia, langkah tersebut diperlukan untuk menyehatkan kondisi fiskal sekaligus memperkuat kepercayaan pelaku pasar.</p>
<p>Ia mencatat defisit APBN 2026 berpotensi mencapai 2,85 persen, meningkat dibandingkan tahun sebelumnya sebesar 2,81 persen. Angka tersebut juga lebih tinggi dibandingkan defisit pada beberapa tahun sebelumnya nan bisa berada di bawah 2,4 persen.</p>
<p>Karena itu, Said berambisi pemerintah menjaga disiplin fiskal dengan menargetkan defisit APBN 2027 pada level 2,4 persen.</p>
<p>&ldquo;Langkah ini sebagai jalan berjenjang menuju APBN berimbang. Debt service ratio kita sudah sedemikian besar. Inilah jalan kita memperbaiki debt service ratio nan telah jauh melampaui pemisah atas dari rekomendasi IMF,&rdquo; ujarnya.</p>
<p>Said menegaskan, untuk pertama kalinya dalam sejarah shopping negara menembus lebih dari Rp4.000 triliun. Besarnya shopping tersebut, kata dia, kudu diikuti tanggung jawab besar untuk memastikan setiap rupiah anggaran memberikan akibat nyata terhadap perekonomian dan kesejahteraan masyarakat. (*/FAT/DIK)</p>
								
								
																	
															</div>
]]></content:encoded>
                                <description><![CDATA[KORANMADURA.COM – Ketua Badan Anggaran (Banggar) DPR RI, Said Abdullah mendorong agar setiap program yang dibiayai Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) memiliki tujuan yang jelas, dampak yang terukur, serta berkorelasi langsung dengan pertumbuhan, pemerataan, dan keadilan ekonomi. Hal tersebut...]]></description>
               <guid isPermaLink="true">https://www.sidoarjogo.com/maduranews.com/said-abdullah-dorong-pemerintah-perkuat-dampak-belanja-negara-10490.html</guid>
                <pubDate>Thu, 27 Aug 2026 16:08:05 +0700</pubDate>
                <media:thumbnail url="https://koranmadura.com/wp-content/uploads/2026/08/IMG-20260827-WA0023-e1787819822468.jpg"/>
            </item>
                    <item>
                <title>Paksa Pacar Berhubungan Badan, Remaja di Sampang Diringkus Polisi</title>
                <link>https://www.sidoarjogo.com/maduranews.com/paksa-pacar-berhubungan-badan-remaja-di-sampang-diringkus-polisi-10491.html</link>
                                <content:encoded><![CDATA[<div>
								<p data-path-to-node="3"><b data-path-to-node="3" data-index-in-node="0">SAMPANG, koranmadura.com</b> &ndash; Seorang remaja berstatus anak di bawah umur asal Kecamatan Sampang, Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur, terpaksa berurusan dengan abdi negara kepolisian usai nekat menakut-nakuti dan melakukan kekerasan terhadap pacarnya agar bersedia diajak berasosiasi badan.</p>
<p data-path-to-node="4">Kapolres Sampang, AKBP Anang Hardiyanto melalui Kasi Humas Polres Sampang, AKP Puji Eko Waluyo membenarkan penangkapan terhadap terduga pelaku atas tuduhan tindak pidana persetubuhan dan pencabulan terhadap anak di bawah umur.</p>
<p data-path-to-node="5">&ldquo;Kami amankan terduga pelaku nan juga di bawah umur, pada Senin, 24 Agustus 2026 kemarin. Kami amankan sekira pukul 21.30 wib, dan langsung kami bawa ke Mapolres untuk dilakukan investigasi lebih lanjut,&rdquo; kata AKP Puji Eko Waluyo, Kamis, 27 Agustus 2026 hari ini.</p>
<p data-path-to-node="6">AKP Puji menerangkan, tindakan tidak senonoh tersebut dilancarkan terduga pelaku di kediamannya di area Kecamatan Sampang. Perbuatan memaksa tersebut dilaporkan telah berjalan berulang kali sejak tahun 2025 hingga pertengahan 2026.</p>
<p data-path-to-node="7">&ldquo;Terduga pelaku ini saat bertindak ialah menarik tangan korban masuk ke dalam bilik rumah terduga pelaku. Kemudian terduga pelaku memaksa korban untuk melakukan persetubuan, bakal tetapi korban menolak dan akhirnya terduga pelaku menakut-nakuti bakal melakukan kekerasan terhadap korban,&rdquo; ungkapnya.</p>
<p data-path-to-node="8">Pihak kepolisian membeberkan bahwa motif utama tersangka didasari dorongan hawa nafsu nan tidak terkontrol.</p>
<p data-path-to-node="9">&ldquo;Modus operandinya ialah terduga pelaku melakukan pengancaman bakal melakukan kekerasan,&rdquo; tambahnya.</p>
<p data-path-to-node="10">Atas perbuatannya, terduga pelaku dijerat dengan Pasal 81 ayat (2) UU No. 17 Tahun 2016 tentang Perlindungan Anak Jo. Pasal 126 ayat (1) KUHP Jo. UU No. 11 Tahun 2012 tentang Sistem Peradilan Pidana Anak Subsider Pasal 473 ayat (1) alias ayat (2) huruf b KUHP.</p>
<p data-path-to-node="11">&ldquo;Ancamanan hukumannya ialah 12 tahun penjara,&rdquo; tegasnya. <b data-path-to-node="11" data-index-in-node="57">(Muhlis/Fine)</b></p>
								
								
																	
															</div>
]]></content:encoded>
                                <description><![CDATA[SAMPANG, koranmadura.com – Seorang remaja berstatus anak di bawah umur asal Kecamatan Sampang, Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur, terpaksa berurusan dengan aparat kepolisian usai nekat mengancam dan melakukan kekerasan terhadap pacarnya agar bersedia diajak berhubungan badan. Kapolres Sampang, AKBP...]]></description>
               <guid isPermaLink="true">https://www.sidoarjogo.com/maduranews.com/paksa-pacar-berhubungan-badan-remaja-di-sampang-diringkus-polisi-10491.html</guid>
                <pubDate>Thu, 27 Aug 2026 16:08:05 +0700</pubDate>
                <media:thumbnail url="https://koranmadura.com/wp-content/uploads/2026/08/IMG-20260827-WA0010.jpg"/>
            </item>
                    <item>
                <title>Krisis Air di Kadur, Hj. Ansari Salurkan Bantuan Sumur Bor</title>
                <link>https://www.sidoarjogo.com/maduranews.com/krisis-air-di-kadur-hj-ansari-salurkan-bantuan-sumur-bor-10492.html</link>
                                <content:encoded><![CDATA[<div>
								<p data-path-to-node="3"><b data-path-to-node="3" data-index-in-node="0">PAMEKASAN, koranmadura.com</b> &ndash; Bencana krisis air bersih nan melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur, memantik tindakan nyata dari Anggota Komisi VIII DPR RI Fraksi PDI Perjuangan, Hj. Ansari.</p>
<p data-path-to-node="4">Legislator asal Pulau Madura tersebut memfasilitasi program pengeboran sumur air bersih nan dipusatkan di Dusun Tlandung II, Desa Kertagenah Laok, Kecamatan Kadur, Kabupaten Pamekasan.</p>
<p data-path-to-node="5">Pembangunan akomodasi air bersih ini direalisasikan guna memasok kebutuhan domestik penduduk setempat nan kian kesulitan mendapatkan pasokan air layak konsumsi selama puncak musim kemarau.</p>
<p data-path-to-node="6">Sekretaris DPC PDI Perjuangan Pamekasan, Nadi Mulyadi menyampaikan bahwa pengerjaan bentuk pengeboran resmi dimulai pada Kamis, 27 Agustus 2026 hari ini.</p>
<p data-path-to-node="7">&ldquo;Hari ini mulai proses pengeboran. Semoga bermanfaat,&rdquo; kata Hj. Ansari melalui Nadi Mulyadi.</p>
<p data-path-to-node="8">Sementara itu, Kepala Desa Kertagenah Laok, Abd. Qadir menjelaskan, pengerjaan bangunan sumur diperkirakan menyantap waktu sekitar dua hari.</p>
<p data-path-to-node="9">Pengeboran diproyeksikan menembus kedalaman hingga 88 meter. Satu titik sumur bor ini diperkirakan bisa mengalirkan air bersih secara stabil untuk melayani kebutuhan sekitar 50 Kepala Keluarga (KK).</p>
<p data-path-to-node="10">&ldquo;Terima kasih atas bantuannya. Wilayah ini memang sangat kekurangan air bersih,&rdquo; ungkap Abd. Qadir.</p>
<p data-path-to-node="11">Inisiatif pembuatan sumur bor tersebut diharapkan dapat mengakhiri penderitaan penduduk Kadur dalam memenuhi kebutuhan harian air bersih di tengah ancaman kekeringan nan berkepanjangan. <b data-path-to-node="11" data-index-in-node="184">(Sudur/Fine)</b></p>
								
								
																	
															</div>
]]></content:encoded>
                                <description><![CDATA[PAMEKASAN, koranmadura.com – Bencana krisis air bersih yang melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur, memantik aksi nyata dari Anggota Komisi VIII DPR RI Fraksi PDI Perjuangan, Hj. Ansari. Legislator asal Pulau Madura tersebut memfasilitasi program pengeboran...]]></description>
               <guid isPermaLink="true">https://www.sidoarjogo.com/maduranews.com/krisis-air-di-kadur-hj-ansari-salurkan-bantuan-sumur-bor-10492.html</guid>
                <pubDate>Thu, 27 Aug 2026 16:08:05 +0700</pubDate>
                <media:thumbnail url="https://koranmadura.com/wp-content/uploads/2026/08/IMG-20260827-WA0100.jpg"/>
            </item>
                    <item>
                <title>Madura United Resmi Rilis Jersey Terbaru, Sarat Filosofi Budaya Madura</title>
                <link>https://www.sidoarjogo.com/maduranews.com/madura-united-resmi-rilis-jersey-terbaru-sarat-filosofi-budaya-madura-10489.html</link>
                                <content:encoded><![CDATA[<div>
<p>Pamekasan, (Media Madura) &ndash; Madura United resmi memperkenalkan tiga jersey terbarunya untuk mengarungi kejuaraan musim 2026/2027. Jersey home, away, dan third tersebut mengusung kreasi nan tidak hanya menonjolkan identitas klub, tetapi juga sarat dengan filosofi budaya dan kehidupan masyarakat Madura.</p>



<p>Peluncuran jersey dilakukan pada 28 Agustus 2026. Dalam rilis resminya, Madura United menyebut jersey terbaru tersebut merupakan hasil kerja sama dengan XTEN Indonesia sebagai <em>Official Apparel Partner</em>.</p>



<p>Ketiga jersey itu membawa pesan tentang keberanian, keteguhan, serta dedikasi seluruh suporter Madura Bersatu dalam mendukung perjuangan Laskar Sape Kerrab di pentas sepak bola nasional.</p>



<p>Untuk jersey home, Madura United mengadaptasi pola loreng merah putih nan terinspirasi dari baju budaya <em>pesa&rsquo;an</em>. Motif tersebut menjadi simbol keterikatan klub dengan budaya dan tradisi lokal Madura.</p>



<p>Warna merah dan putih juga mempunyai makna tersendiri. Merah melambangkan keberanian serta semangat juang masyarakat Madura nan pantang menyerah, sedangkan putih merepresentasikan kesucian, ketulusan hati, dan kejujuran. </p>



<p>Sementara warna hitam menjadi simbol keteguhan jiwa dan identitas budaya nan tidak tergoyahkan.</p>



<p>Jersey home juga dilengkapi tekstur bermotif Pulau Madura. Selain memperkuat identitas daerah, tekstur tersebut dirancang untuk memadukan unsur ventilasi udara pada jersey.</p>



<p>Sementara itu, jersey away mengambil inspirasi dari struktur petak-petak simetris tambak garam. Pola tersebut menggambarkan fondasi nan kokoh, disiplin, dan keteraturan dalam bertanding.</p>



<p>Setiap petak dimaknai sebagai garis perjuangan nan menggambarkan kerja keras para petani garam Madura, nan dengan sabar memadatkan tanah sebelum menghasilkan kristal garam nan berharga.</p>



<p>Jersey away juga mengusung nuansa merah-hitam nan merepresentasikan kerasnya perjuangan, ketangguhan, serta injakan bumi nan kuat. Sentuhan tersebut sekaligus memberikan kesan mewah pada kreasi jersey.</p>



<p>Adapun jersey third datang dengan kekuasaan warna hitam pekat. Warna tersebut mempunyai makna kuat dalam budaya dan falsafah hidup masyarakat Madura, ialah ketegasan, ketangguhan, serta kerendahan hati.</p>



<p>Pada bagian kerah dan lengan jersey third terdapat gelombang putih nan menyerupai degub nadi. Desain itu menggambarkan perjalanan nan penuh dinamika, dengan puncak kejayaan dan lembah tantangan sebagai bagian dari proses perjuangan.</p>



<p>Sementara garis putih pada bagian badan menjadi simbol persatuan antara klub, pemain, dan suporter. Ketiganya digambarkan berdiri sejajar serta merangkul visi, sejarah, dan kebanggaan nan sama.</p>



<p>Melalui kreasi tersebut, Madura United mau menegaskan pesan <em>Never Walk Alone</em>, bahwa klub, pemain, dan suporter bakal terus melangkah bersama, baik ketika meraih kemenangan maupun saat berada dalam keterpurukan. (Znl/Arif)</p>
</div>
]]></content:encoded>
                                <description><![CDATA[Pamekasan, (Media Madura) – Madura United resmi memperkenalkan tiga jersey terbarunya untuk mengarungi kompetisi musim 2026/2027. Jersey home, away, dan third tersebut mengusung desain yang tidak hanya menonjolkan identitas klub, tetapi juga sarat dengan filosofi budaya dan kehidupan masyarakat...]]></description>
               <guid isPermaLink="true">https://www.sidoarjogo.com/maduranews.com/madura-united-resmi-rilis-jersey-terbaru-sarat-filosofi-budaya-madura-10489.html</guid>
                <pubDate>Thu, 27 Aug 2026 15:35:06 +0700</pubDate>
                <media:thumbnail url="https://mediamadura.com/wp-content/uploads/2026/08/20260827_153033.jpg"/>
            </item>
                    <item>
                <title>SDI Al-Munawwarah Pamekasan Gelar Pemilihan OSSDA, Siapkan Generasi Calon Pemimpin Bangsa</title>
                <link>https://www.sidoarjogo.com/maduranews.com/sdi-al-munawwarah-pamekasan-gelar-pemilihan-ossda-siapkan-generasi-calon-pemimpin-bangsa-10488.html</link>
                                <content:encoded><![CDATA[<p>Kepala SDI Al-Munawwarah Pamekasan Dedeh Rosidah menyampaikan sambutan saat pemilihan OSSDA. (KLIKMADURA)</p><div id="single-article-text"><p><strong>PAMEKASAN</strong> || <strong>KLIKMADURA</strong> &ndash; SDI Al-Munawwarah Pamekasan menggelar pemilihan Organisasi Santri SDI Al-Munawwarah (OSSDA), Kamis (26/8/2026). Bukan sekadar memilih ketua organisasi, aktivitas tersebut menjadi ruang bagi para siswa untuk belajar berdemokrasi sekaligus mengasah jiwa kepemimpinan sejak dini.</p><p>Pemilihan diikuti empat kandidat dari siswa-siswi kelas VI. Mereka adalah Azzalia Qaireen Tsamara, Talitha Syakeela Azzalea Rouf, Abdullah Hanif Al Haidar, dan Ahmad Maliki D.S.</p><p>Kepala SDI Al-Munawwarah Pamekasan Dedeh Rosidah mengatakan, pemilihan OSSDA merupakan bagian dari proses pembinaan kepemimpinan siswa nan telah melangkah selama beberapa tahun.</p><p>Sebelum masuk tahap pemungutan suara, para kandidat kudu melewati sejumlah tahapan. Mulai dari pendaftaran, tes wawancara, hingga tes tulis nan dilakukan oleh pembina OSSDA.</p><p>&ldquo;Mereka mendaftar sendiri. Dari pendaftaran ini sudah terlihat bahwa mereka percaya diri terhadap jiwa kepemimpinan nan mereka miliki. Selanjutnya melalui tahapan tes wawancara dan juga tes tulis,&rdquo; terang Dedeh.</p><p>Setelah dinyatakan lolos sebagai kandidat, para siswa diberi kesempatan menyampaikan visi dan program mereka melalui kampanye di laman sekolah. Tahapan tersebut sekaligus melatih keberanian dan keahlian berbincang di depan publik.</p><p>&ldquo;Ini juga mengajarkan keberanian kepada mereka untuk menunjukkan keahlian berbincang di depan publik,&rdquo; ujarnya.</p><p>Puncak aktivitas berjalan melalui pemungutan bunyi nan melibatkan seluruh penduduk sekolah. Dari proses voting tersebut, Talitha Syakeela Azzalea Rouf akhirnya memperoleh bunyi terbanyak dan ditetapkan sebagai Ketua OSSDA terpilih.</p><p>Menurut Dedeh, proses pemilihan tersebut memberikan pengalaman berbobot bagi seluruh kandidat. Mereka tidak hanya belajar memenangkan sebuah kompetisi, tetapi juga memahami pentingnya kejujuran, tanggung jawab, dan kedisiplinan.</p><p>&ldquo;Dari hasil voting itu muncul Ketua OSSDA terpilih, ialah Talitha Syakeela Azzalea Rouf. Dari empat anak ini mereka sudah luar biasa. Mereka sudah memberikan warna pada tahapan-tahapan pemilu kecil-kecilan ini sebagai corak melatih gimana caranya jujur, bertanggung jawab, disiplin, dan lain halnya,&rdquo; ungkapnya.</p><p>Setelah pemilihan, OSSDA bakal diisi sekitar 40 siswa nan nantinya mendapatkan tugas sesuai dengan bagian masing-masing. Para pengurus tersebut juga bakal dilibatkan dalam beragam aktivitas dan program sekolah.</p><p>Tidak berakhir pada pemilihan, para pengurus OSSDA selanjutnya bakal dilantik dan mengikuti Latihan Dasar Kepemimpinan (LDK). Kegiatan tersebut direncanakan berjalan dengan menginap selama satu malam.</p><p>Dalam LDK, para siswa bakal mendapatkan pembekalan mengenai kepemimpinan dari sejumlah tokoh nan dinilai mempunyai pengalaman dan pengaruh di bidangnya.</p><p>Dedeh menjelaskan, pembentukan OSSDA sejalan dengan visi besar SDI Al-Munawwarah Pamekasan. Sekolah mau membentuk peserta didik nan tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga mempunyai karakter dan keahlian kepemimpinan.</p><p>&ldquo;Jadi memang sesuai visi kami nan output-nya memang mau membentuk bibit-bibit pemimpin nan kelak menjadi pemimpin bumi nan rahmatan lil alamin,&rdquo; pungkas Dedeh.</p><p>Melalui pemilihan OSSDA tersebut, SDI Al-Munawwarah Pamekasan berupaya menjadikan lingkungan sekolah sebagai tempat bagi siswa untuk belajar mengambil keputusan, bertanggung jawab, berkomunikasi, dan bekerja sama.</p><p>Dengan pengalaman tersebut, para siswa diharapkan tidak hanya menjadi pemimpin organisasi di sekolah, tetapi juga tumbuh sebagai generasi nan siap mengambil peran lebih besar di tengah masyarakat. <strong>(enk/nda)</strong></p></div>
]]></content:encoded>
                                <description><![CDATA[PAMEKASAN || KLIKMADURA – SDI Al-Munawwarah Pamekasan menggelar pemilihan Organisasi Santri SDI Al-Munawwarah (OSSDA), Kamis (26/8/2026). Bukan sekadar memilih ketua organisasi, kegiatan tersebut menjadi... Artikel SDI Al-Munawwarah Pamekasan Gelar Pemilihan OSSDA, Siapkan Generasi Calon Pemimpin Bangsa pertama kali tampil...]]></description>
               <guid isPermaLink="true">https://www.sidoarjogo.com/maduranews.com/sdi-al-munawwarah-pamekasan-gelar-pemilihan-ossda-siapkan-generasi-calon-pemimpin-bangsa-10488.html</guid>
                <pubDate>Thu, 27 Aug 2026 15:31:06 +0700</pubDate>
                <media:thumbnail url="https://klikmadura.com/wp-content/uploads/socialmark-images/178781945113334.jpg"/>
            </item>
                    <item>
                <title>Coffee Morning dan Maulid Nabi, Kapolres Sampang Ajak Media hingga Ojol Bersatu Jaga Kamtibmas</title>
                <link>https://www.sidoarjogo.com/maduranews.com/coffee-morning-dan-maulid-nabi-kapolres-sampang-ajak-media-hingga-ojol-bersatu-jaga-kamtibmas-10487.html</link>
                                <content:encoded><![CDATA[<p>Kapolres Sampang AKBP Anang Hardiyanto menyampaikan sambutan saat aktivitas coffee morning dan seremoni Maulid Nabi Muhammad SAW. (KLIKMADURA)</p><div id="single-article-text"><p><strong>SAMPANG</strong> || <strong>KLIKMADURA</strong> &ndash; Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di lingkungan Polres Sampang tidak sekadar menjadi aktivitas keagamaan. Momentum tersebut dimanfaatkan Kapolres Sampang AKBP Anang Hardiyanto untuk memperkuat silaturahmi dan komunikasi dengan beragam komponen masyarakat melalui aktivitas Coffee Morning.</p><p>Insan media, LSM, mahasiswa, Sabuk Kamtibmas, hingga organisasi ojek online (ojol) datang dalam forum tersebut. Mereka duduk berbareng jejeran Polres Sampang membahas beragam persoalan keamanan serta dinamika nan berkembang di tengah masyarakat.</p><p>Kapolres Sampang AKBP Anang Hardiyanto mengatakan, Maulid Nabi menjadi momentum untuk kembali meneladani adab Rasulullah SAW, termasuk dalam membangun hubungan nan baik dengan sesama.</p><p>Menurutnya, nilai tersebut sangat relevan dengan upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) nan mempunyai latar belakang, kepentingan, serta perspektif pandang berbeda.</p><p>&ldquo;Kamtibmas merupakan tanggung jawab kita bersama. Kepolisian tidak bisa bekerja sendiri. Dibutuhkan sinergi, komunikasi, dan kerjasama dengan seluruh komponen masyarakat agar beragam persoalan dapat kita cegah dan selesaikan bersama,&rdquo; ujar Anang.</p><p>Ia menilai, menjaga keamanan tidak cukup hanya mengandalkan kepolisian. Masyarakat mempunyai peran krusial lantaran bergesekan langsung dengan beragam persoalan nan muncul di lingkungan masing-masing.</p><p>Karena itu, forum Coffee Morning dinilai krusial sebagai ruang komunikasi antara polisi dan masyarakat. Komunikasi tersebut tidak hanya dibangun ketika terjadi persoalan, tetapi juga kudu dilakukan saat situasi tetap kondusif dan kondusif.</p><p>Anang memberikan apresiasi kepada insan media, LSM, mahasiswa, Sabuk Kamtibmas, dan organisasi ojol nan selama ini menjadi bagian dari kehidupan sosial masyarakat Sampang.</p><p>Menurutnya, masing-masing golongan mempunyai peran dan akses berbeda terhadap masyarakat. Perbedaan tersebut justru dapat menjadi kekuatan andaikan dibangun melalui komunikasi nan sehat.</p><p>&ldquo;Mari kita bangun komunikasi nan baik. Jika ada persoalan di lapangan, mari kita dudukkan berbareng dan cari solusi terbaik. Jangan sampai perbedaan menjadi sumber perpecahan, tetapi jadikan perbedaan sebagai kekuatan untuk membangun Sampang nan lebih baik,&rdquo; katanya.</p><p>Dalam kesempatan tersebut, Kapolres juga menyoroti peran media dalam menjaga suasana masyarakat. Menurutnya, media mempunyai pengaruh besar dalam membentuk langkah masyarakat memandang sebuah persoalan.</p><p>Kecepatan dalam menyampaikan informasi, kata dia, kudu tetap diimbangi dengan ketelitian dan verifikasi. Media tidak hanya bekerja menyampaikan peristiwa, tetapi juga membantu masyarakat memahami persoalan secara utuh.</p><p>Ia berambisi pemberitaan nan disajikan tetap objektif dan edukatif serta tidak mudah terseret info nan belum terverifikasi.</p><p>Hal itu krusial mengingat arus info di tengah masyarakat semakin cepat. Informasi nan belum jelas kebenarannya dapat dengan mudah menyebar dan memunculkan persepsi berbeda di tengah masyarakat.</p><p>Selain media, Anang juga menilai keberadaan Sabuk Kamtibmas dan organisasi ojol mempunyai posisi strategis. Aktivitas mereka nan bergesekan langsung dengan masyarakat membikin kedua golongan tersebut mempunyai kesempatan mengetahui kondisi di lapangan lebih awal.</p><p>Karena itu, seluruh komponen masyarakat diajak meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan masing-masing. Jika menemukan persoalan nan berpotensi mengganggu kamtibmas, masyarakat diharapkan tidak bersikap pasif.</p><p>Namun, info nan diterima tetap kudu disikapi secara bijak. Masyarakat diminta tidak langsung menganggap setiap info nan beredar sebagai sebuah kebenaran sebelum dilakukan pengecekan.</p><p>Menurut Anang, penyelesaian persoalan tidak kudu menunggu masalah menjadi besar. Komunikasi nan terbuka dapat menjadi jalan untuk mempertemukan beragam kepentingan sebelum berkembang menjadi konflik.</p><p>Forum nan dikemas dalam suasana santuy melalui Coffee Morning tersebut diharapkan bisa membikin hubungan antara kepolisian dan masyarakat semakin dekat.</p><p>Peringatan Maulid Nabi juga memberikan makna tersendiri. Keteladanan Rasulullah SAW dalam membangun hubungan dengan masyarakat menjadi nilai nan dinilai dapat diterapkan dalam kehidupan sosial, termasuk ketika menghadapi perbedaan pendapat.</p><p>Dengan demikian, aktivitas tersebut tidak sekadar menjadi agenda silaturahmi. Forum itu juga menjadi ruang bagi masyarakat untuk menyampaikan informasi, aspirasi, kritik, maupun persoalan nan ditemukan di lapangan.</p><p>Polres Sampang berambisi komunikasi berbareng media, LSM, mahasiswa, Sabuk Kamtibmas, dan organisasi ojol dapat terus terjaga. Sebab, menjaga keamanan bukan pekerjaan nan selesai dalam satu kegiatan, melainkan memerlukan komunikasi dan kerjasama nan terus berjalan.</p><p>Dari suasana Maulid Nabi hingga obrolan di meja Coffee Morning, pesan Polres Sampang cukup jelas: perbedaan tidak kudu menjadi jarak. Justru melalui komunikasi dan kolaborasi, perbedaan dapat menjadi kekuatan untuk menjaga Sampang tetap kondusif dan kondusif.</p><p>&ldquo;Bersama kita wujudkan situasi kamtibmas Kabupaten Sampang nan kondusif dan kondusif,&rdquo; pungkas Anang. <strong>(ali/nda)</strong></p></div>
]]></content:encoded>
                                <description><![CDATA[SAMPANG || KLIKMADURA – Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di lingkungan Polres Sampang tidak sekadar menjadi kegiatan keagamaan. Momentum tersebut dimanfaatkan Kapolres Sampang AKBP... Artikel Coffee Morning dan Maulid Nabi, Kapolres Sampang Ajak Media hingga Ojol Bersatu Jaga Kamtibmas...]]></description>
               <guid isPermaLink="true">https://www.sidoarjogo.com/maduranews.com/coffee-morning-dan-maulid-nabi-kapolres-sampang-ajak-media-hingga-ojol-bersatu-jaga-kamtibmas-10487.html</guid>
                <pubDate>Thu, 27 Aug 2026 15:00:09 +0700</pubDate>
                <media:thumbnail url="https://klikmadura.com/wp-content/uploads/socialmark-images/178781759913331.jpg"/>
            </item>
                    <item>
                <title>Bantu Warga Pamekasan Hadapi Kemarau, Hj. Ansari Salurkan Bantuan Sumur Bor</title>
                <link>https://www.sidoarjogo.com/maduranews.com/bantu-warga-pamekasan-hadapi-kemarau-hj-ansari-salurkan-bantuan-sumur-bor-10486.html</link>
                                <content:encoded><![CDATA[<div>
<p>Pamekasan, (Media Madura) &ndash; Warga Dusun Tlandung II, Desa Kertagena Laok, Kecamatan Kadur, Kabupaten Pamekasan, menyambut baik support sumur bor dari Anggota Komisi VIII DPR RI, Fraksi PDI Perjuangan, Hj. Ansari.</p>



<p>Bantuan tersebut diberikan untuk membantu memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat nan selama ini mengalami kesulitan mendapatkan air, terutama saat musim kemarau.</p>



<p>Pengeboran sumur mulai dikerjakan pada Kamis (27/8/2026). Bantuan tersebut disalurkan melalui Sekretaris DPC PDI Perjuangan Kabupaten Pamekasan, Nadi Mulyadi, nan turut mendampingi proses pengerjaan di lokasi.</p>



<p>Pria nan juga Anggota DPRD Kabupaten Pamekasan itu mengatakan, support pengeboran sumur merupakan corak kepedulian Hj. Ansari terhadap masyarakat nan memerlukan akses air bersih.</p>



<p>&ldquo;Hari ini mulai proses pengeboran. Semoga berfaedah bagi masyarakat setempat,&rdquo; katanya, Kamis (27/8/2026).</p>



<p>Pengeboran dilakukan pada satu titik dengan kedalaman nan diperkirakan mencapai sekitar 88 meter. Proses pengerjaannya diperkirakan memerlukan waktu kurang lebih dua hari.</p>



<p>Kepala Desa Kertagena Laok, Abd. Qadir, menyambut baik support tersebut. Menurutnya, sumur bor sangat dibutuhkan lantaran wilayahnya tetap mengalami kekurangan air bersih.</p>



<p>&ldquo;Terima kasih Ibu Ansari atas bantuannya, lantaran wilayah ini sangat kekurangan air bersih,&rdquo; ujar Abd. Qadir.</p>



<p>Satu titik sumur bor tersebut diperkirakan dapat memenuhi kebutuhan air bersih harian bagi sekitar 50 kepala keluarga.</p>



<p>Bantuan tersebut diharapkan memberikan faedah berkepanjangan bagi masyarakat serta membantu mengurangi kesulitan penduduk memperoleh air bersih selama musim kemarau. (Znl/Arif)</p>
</div>
]]></content:encoded>
                                <description><![CDATA[Pamekasan, (Media Madura) – Warga Dusun Tlandung II, Desa Kertagena Laok, Kecamatan Kadur, Kabupaten Pamekasan, menyambut baik bantuan sumur bor dari Anggota Komisi VIII DPR RI, Fraksi PDI Perjuangan, Hj. Ansari. Bantuan tersebut diberikan untuk membantu memenuhi kebutuhan air...]]></description>
               <guid isPermaLink="true">https://www.sidoarjogo.com/maduranews.com/bantu-warga-pamekasan-hadapi-kemarau-hj-ansari-salurkan-bantuan-sumur-bor-10486.html</guid>
                <pubDate>Thu, 27 Aug 2026 14:48:06 +0700</pubDate>
                <media:thumbnail url="https://mediamadura.com/wp-content/uploads/2026/08/20260827_141038.jpg"/>
            </item>
                    <item>
                <title>Warga Pamekasan Sambut Baik Bantuan Sumur Bor Anggota DPR RI Hj. Ansari</title>
                <link>https://www.sidoarjogo.com/maduranews.com/warga-pamekasan-sambut-baik-bantuan-sumur-bor-anggota-dpr-ri-hj-ansari-10485.html</link>
                                <content:encoded><![CDATA[<div data-td-block-uid="tdi_85">

<div>
<p>Pamekasan, (Media Madura) &mdash; Warga Dusun Tlandung II, Desa Kertagena Laok, Kecamatan Kadur, Kabupaten Pamekasan, menyambut baik support sumur bor dari Anggota Komisi VIII DPR RI Fraksi PDI Perjuangan, Hj. Ansari.</p>



<p>Bantuan tersebut diberikan untuk membantu memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat nan selama ini mengalami kesulitan mendapatkan air, terutama saat musim kemarau.</p>



<p>Pengeboran sumur mulai dikerjakan pada Kamis (27/8/2026). Bantuan tersebut disalurkan melalui Sekretaris DPC PDI Perjuangan Kabupaten Pamekasan, Nadi Mulyadi, nan turut mendampingi proses pengerjaan di lokasi.</p>



<p>Pria nan juga Anggota DPRD Kabupaten Pamekasan itu mengatakan, support pengeboran sumur merupakan corak kepedulian Hj. Ansari terhadap masyarakat nan memerlukan akses air bersih.</p>



<p>&ldquo;Hari ini mulai proses pengeboran. Semoga berfaedah bagi masyarakat setempat,&rdquo; katanya, Kamis (27/8/2026).</p>



<p>Pengeboran dilakukan pada satu titik dengan kedalaman nan diperkirakan mencapai sekitar 88 meter. Proses pengerjaannya diperkirakan memerlukan waktu kurang lebih dua hari.</p>



<p>Kepala Desa Kertagena Laok, Abd. Qadir, menyambut baik support tersebut. Menurutnya, sumur bor sangat dibutuhkan lantaran wilayahnya tetap mengalami kekurangan air bersih.</p>



<p>&ldquo;Terima kasih Ibu Ansari atas bantuannya, lantaran wilayah ini sangat kekurangan air bersih,&rdquo; ujar Abd. Qadir.</p>



<p>Satu titik sumur bor tersebut diperkirakan dapat memenuhi kebutuhan air bersih harian bagi sekitar 50 kepala keluarga.</p>



<p>Bantuan tersebut diharapkan memberikan faedah berkepanjangan bagi masyarakat serta membantu mengurangi kesulitan penduduk memperoleh air bersih selama musim kemarau. (Znl/Arif)</p>




</div></div>
]]></content:encoded>
                                <description><![CDATA[Pamekasan, (Media Madura) — Warga Dusun Tlandung II, Desa Kertagena Laok, Kecamatan Kadur, Kabupaten Pamekasan, menyambut baik bantuan sumur bor dari Anggota Komisi VIII DPR RI Fraksi PDI Perjuangan, Hj. Ansari. Bantuan tersebut diberikan untuk membantu memenuhi kebutuhan air...]]></description>
               <guid isPermaLink="true">https://www.sidoarjogo.com/maduranews.com/warga-pamekasan-sambut-baik-bantuan-sumur-bor-anggota-dpr-ri-hj-ansari-10485.html</guid>
                <pubDate>Thu, 27 Aug 2026 14:38:06 +0700</pubDate>
                <media:thumbnail url="https://mediamadura.com/wp-content/uploads/2026/08/20260827_141038.jpg"/>
            </item>
                    <item>
                <title>Sumenep Bersholawat PT Arinna Siapkan Dorprize Umroh</title>
                <link>https://www.sidoarjogo.com/maduranews.com/sumenep-bersholawat-pt-arinna-siapkan-dorprize-umroh-10484.html</link>
                                <content:encoded><![CDATA[<div itemprop="text">
				<p><span><strong>Sumenep, Penamadura.com &ndash;</strong> </span>PT Arinna Makmur Sentosa bakal menggelar aktivitas &ldquo;Sumenep Bersholawat&rdquo; dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW. Kegiatan tersebut dijadwalkan berjalan di Lapangan GOR A Yani Sumenep, Selasa malam, 1 September 2026.</p>
<p>Selain menghadirkan lantunan sholawat dan tausiyah dari sejumlah tokoh agama, aktivitas nan terbuka cuma-cuma untuk masyarakat umum ini juga bakal dimeriahkan penampilan Haddad Alwi dan Sulistyowati (Sulis). Tak hanya itu, bagi jemaah nan beruntung bakal mendapatkan hadih Umroh cuma-cuma persembahan PT Arinna Makmur Sentosa.</p>
<p>Owner PT Arinna Makmur Sentosa, Hj. Arinah Hidayah, mengatakan aktivitas tersebut menjadi bagian dari komitmen perusahaan untuk ikut menghadirkan aktivitas keagamaan nan dapat dinikmati masyarakat Sumenep.</p>
<p>&ldquo;Melalui Sumenep Bersholawat ini, kami mau membujuk masyarakat bersama-sama bersholawat, memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW, sekaligus mempererat silaturahmi. Kami juga menyiapkan doorprize umrah sebagai corak apresiasi dan kebahagiaan bagi masyarakat nan hadir,&rdquo; kata Hj. Arinah Hidayah, Kamis (27/8/2026)</p>
<p>Menurutnya, aktivitas tersebut tidak hanya menjadi intermezo religi, tetapi diharapkan menjadi momentum untuk meningkatkan kecintaan masyarakat kepada Nabi Muhammad SAW melalui sholawat dan keteladanan Rasulullah.</p>
<p>Acara bakal dimulai sekitar pukul 19.00 WIB alias setelah Isya. Berdasarkan rundown kegiatan, rangkaian aktivitas diawali dengan pembukaan, sambutan Bupati Sumenep alias perwakilan, kemudian dilanjutkan penampilan Haddad Alwi dan Sulis.</p>
<p>Setelah sesi intermezo religi, aktivitas bakal diserahkan kepada Majelis Azzahir untuk pembacaan sholawat pembuka, Maulid Nabi dan Mahalul Qiyam, serta sholawat bersama.</p>
<p>Kegiatan juga dijadwalkan menghadirkan KH. Abdurrahman Al Kautsar (Gus Kautsar) dari Ponpes Al-Falah Ploso, Kediri, Jawa Timur, untuk memberikan tausiyah Maulid Nabi. Selain itu, turut datang Habib Ali Zainal Abidin Assegaf berbareng Majelis Azzahir.</p>
<p>Hj. Arinah berambisi masyarakat dapat mengikuti aktivitas tersebut dengan tertib dan menjadikan momentum Sumenep Bersholawat sebagai ruang untuk memperkuat persaudaraan serta kecintaan kepada Rasulullah.</p>
<p>&ldquo;Semoga aktivitas ini melangkah lancar, membawa keberkahan bagi masyarakat Sumenep dan menjadi momentum untuk bersama-sama mendekatkan diri kepada Allah SWT serta meneladani adab Rasulullah,&rdquo; harapnya.</p>
<p>Dengan konsep terbuka untuk umum, PT Arinna Makmur Sentosa membujuk masyarakat Sumenep dan sekitarnya untuk datang dan mengikuti seluruh rangkaian Sumenep Bersholawat hingga selesai. <strong>(Red/Emha)</strong></p>
			</div>
]]></content:encoded>
                                <description><![CDATA[Sumenep, Penamadura.com – PT Arinna Makmur Sentosa bakal menggelar acara “Sumenep Bersholawat” dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW. Kegiatan tersebut dijadwalkan berlangsung di Lapangan GOR A Yani Sumenep, Selasa The post Sumenep Bersholawat PT Arinna Siapkan Dorprize Umroh...]]></description>
               <guid isPermaLink="true">https://www.sidoarjogo.com/maduranews.com/sumenep-bersholawat-pt-arinna-siapkan-dorprize-umroh-10484.html</guid>
                <pubDate>Thu, 27 Aug 2026 14:08:18 +0700</pubDate>
                <media:thumbnail url="https://penamadura.com/wp-content/uploads/2026/08/20260827_140040.jpg"/>
            </item>
                    <item>
                <title>Madura United Resmi Rilis Jersey Musim 2026/2027, Konsisten Angkat Identitas Budaya Madura</title>
                <link>https://www.sidoarjogo.com/maduranews.com/madura-united-resmi-rilis-jersey-musim-2026-2027-konsisten-angkat-identitas-budaya-madura-10483.html</link>
                                <content:encoded><![CDATA[<div>
			<p><img src="https://i0.wp.com/kabarmadura.id/wp-content/uploads/2026/08/HUT-RI-ke-81.png?fit=1000%2C128&amp;ssl=1" width="1000" height="128" title="HUT RI ke-81" alt="HUT RI ke-81" decoding="async" loading="lazy"></p><p><a href="https://kabarmadura.id"><strong>KABAR MADURA</strong></a> | Madura United resmi memperkenalkan tiga jersey terbaru nan bakal digunakan untuk mengarungi musim 2026/2027. Ketiga jersey tersebut terdiri atas jersey kandang <em>(home)</em>, tandang <em>(away)</em>, dan ketiga<em> (third)</em>.
</p><p>Peluncuran jersey terbaru ini dilakukan dengan menggandeng XTEN Indonesia sebagai Official Apparel Partner. Desain nan diusung tidak hanya mengedepankan tampilan modern, tetapi juga membawa identitas budaya dan filosofi masyarakat Madura.</p>
<p>Direktur Utama PT. Polana Bola Madura Bersatu (PBMB), Annisa Zhafarina, mengatakan, jersey musim ini dirancang untuk merepresentasikan keberanian, keteguhan, serta dedikasi seluruh komponen Madura Bersatu dalam mendukung perjuangan klub di kejuaraan sepak bola nasional.
</p><p>Menariknya, konsep jersey <em>home</em> dan <em>away</em> dirancang langsung oleh Annisa Zhafarina. Sementara jersey <em>third</em> merupakan hasil kerjasama Madura United dengan Paper Official sebagai salah satu sponsor klub.
</p><p>&ldquo;Kami mau jersey ini bukan sekadar seragam pertandingan, tetapi juga membawa identitas, karakter, dan kebanggaan masyarakat Madura ke dalam setiap pertandingan,&rdquo; ujar Nisa, Kamis (27/8/2026).
</p><p>Pada jersey kandang, mempertahankan pola loreng merah putih nan mengadaptasi visual baju budaya pesa&rsquo;an. Unsur itu menjadi simbol keterikatan Madura United dengan budaya dan tradisi lokal. Warna merah dimaknai sebagai keberanian dan semangat juang, putih melambangkan kesucian, ketulusan hati, serta kejujuran, sedangkan hitam merepresentasikan keteguhan jiwa dan identitas budaya nan tidak tergoyahkan.
</p><p>&ldquo;Pesa&rsquo;an merupakan salah satu identitas nan sangat kuat dan mudah dikenali dari Madura. Semangat itulah nan kami bawa pada jersey home, terutama keberanian, keteguhan, dan semangat juang nan juga menjadi karakter Madura United,&rdquo; jelasnya.
<figure id="attachment_60161" aria-describedby="caption-attachment-60161"><img data-recalc-dims="1" decoding="async" src="https://i0.wp.com/kabarmadura.id/wp-content/uploads/2026/08/IMG-20260827-WA0033-e1787813560250.jpg?resize=760%2C428&amp;ssl=1" alt="Madura United" width="760" height="428">(KABAR MADURA/KM) FILOSOFIS: Jersey tandang Madura United untuk musim 2026/2026).</figure>
</p><p>Sementara itu, jersey tandang menggunakan struktur pengetahuan ukur petak nan terinspirasi dari tambak garam. Pola ini menggambarkan fondasi nan kokoh, disiplin, dan keteraturan dalam bertanding, sekaligus merefleksikan kerja keras para petani garam Madura. Gradasi merah-hitam melambangkan kerasnya perjuangan, ketangguhan, dan injakan bumi nan kuat.
</p><p>&ldquo;Tambak garam tidak hanya menjadi bagian dari lanskap Madura, tetapi juga menggambarkan kerja keras dan ketangguhan masyarakatnya. Filosofi itu nan mau kami hadirkan dalam jersey away,&rdquo; tambahnya.
<figure id="attachment_60160" aria-describedby="caption-attachment-60160"><img data-recalc-dims="1" decoding="async" src="https://i0.wp.com/kabarmadura.id/wp-content/uploads/2026/08/Jersey-Ketiga-scaled-e1787813290393.jpg?resize=760%2C428&amp;ssl=1" alt="Madura United " width="760" height="428">(MADURA UNITED/KM) SIMBOLIK: Jersey ketiga Madura United untuk musim 2026/2027.</figure>
</p><p>Berbeda dengan dua jersey tersebut, jersey ketiga merupakan hasil kerjasama dengan Paper Official. Jersey ini datang dengan warna hitam pekat nan mempunyai makna ketegasan, ketangguhan, dan kerendahan hati. Pada bagian kerah dan lengan terdapat gelombang putih berbentuk degub nadi nan menggambarkan dinamika perjalanan klub, mulai dari puncak kejayaan hingga menghadapi beragam tantangan.
</p><p>Identitas kebersamaan juga ditonjolkan melalui garis putih pada bagian badan jersey ketiga. Ilustrasi rangkulan itu menjadi simbol bahwa klub, pemain, dan suporter berdiri sejajar dalam merangkul visi, sejarah, dan kebanggaan nan sama.
</p><p>&ldquo;Untuk jersey ketiga, kami bekerja-sama dengan Paper Official. Konsepnya membawa pesan kebersamaan bahwa Madura United tidak melangkah sendiri. Ada pemain, suporter, sponsor, dan seluruh komponen Madura Bersatu nan menjadi bagian dari perjalanan klub ini,&rdquo; ungkapnya.
</p><p>Filosofi tersebut sekaligus menegaskan pesan <em>&ldquo;Never Walk Alone&rdquo;,</em> bahwa Madura United, pemain, dan suporternya bakal terus melangkah bersama, baik ketika meraih kemenangan maupun saat menghadapi masa sulit.
</p><p>&ldquo;Kami mau seluruh komponen Madura United tetap melangkah bersama, saling merangkul, dan mempunyai kebanggaan nan sama terhadap Laskar Sapeh Kerrab,&rdquo; pungkas Nisa. <strong>(nur/zul)</strong>

</p>		</div>
]]></content:encoded>
                                <description><![CDATA[Madura United resmi merilis tiga jersey musim 2026/2027. Jersey home, away, dan third mengusung desain serta filosofi yang terinspirasi budaya Madura. &lt;p&gt;The post Madura United Resmi Rilis Jersey Musim 2026/2027, Konsisten Angkat Identitas Budaya Madura first appeared on Kabar...]]></description>
               <guid isPermaLink="true">https://www.sidoarjogo.com/maduranews.com/madura-united-resmi-rilis-jersey-musim-2026-2027-konsisten-angkat-identitas-budaya-madura-10483.html</guid>
                <pubDate>Thu, 27 Aug 2026 13:54:09 +0700</pubDate>
                <media:thumbnail url="https://i0.wp.com/kabarmadura.id/wp-content/uploads/2026/08/Jersey-Madura-United-scaled-e1787813016384.jpg"/>
            </item>
            </channel>
</rss>
