BERBURU BIBIT: PASI Sumenep menyiapkan Kejurkab Atletik pada September 2026 sebagai arena menjaring pelajar potensial untuk memperkuat regenerasi dan pembinaan atlet daerah.
KABAR MADURA | Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PASI) Sumenep tidak mau regenerasi atlet melangkah tanpa arah. Kejuaraan Kabupaten (Kejurkab) Atletik Sumenep nan dijadwalkan berjalan September mendatang bakal dimanfaatkan sebagai momentum untuk membongkar potensi atlet muda di kalangan pelajar.
Bukan sekadar mengejar gelar juara, Kejurkab Atletik Sumenep tersebut menjadi ruang bagi PASI Sumenep untuk memandang sejauh mana stok atlet muda nan bisa diproyeksikan menjadi penerus atlet berprestasi di masa mendatang.
Ajang tersebut bakal dipusatkan di Stadion A. Yani, Desa Pangarangan, Kecamatan Kota Sumenep. Peserta berasal dari kalangan pelajar tingkat SD, SMP hingga SMA dengan tiga golongan usia, ialah U-15, U-17 dan U-19.
Ketua PASI Sumenep Abd Moedjib mengatakan, pelajar menjadi sasaran utama lantaran proses pembentukan atlet berprestasi kudu dimulai dari golongan usia muda. Kejurkab menjadi salah satu instrumen untuk menemukan atlet nan mempunyai keahlian dan prospek pembinaan.
“Lingkupnya itu kan para pelajar,” katanya.
Menurut Moedjib, pencarian bibit baru menjadi kebutuhan krusial bagi keberlangsungan atletik Sumenep. Sebab, prestasi tidak cukup hanya ditopang atlet nan sudah ada. Regenerasi kudu dipastikan melangkah agar tidak terjadi kekosongan ketika atlet senior memasuki masa akhir prestasi.
“Kami mau mencari bibit-bibit baru, terutama dari kalangan pelajar,” ujarnya.
Karena itu, PASI tidak mau Kejurkab hanya berhujung pada pembagian lencana dan penentuan juara. Atlet nan menunjukkan keahlian menonjol diharapkan dapat teridentifikasi sejak awal untuk kemudian diarahkan ke pola pembinaan nan lebih berkelanjutan.
Langkah tersebut menjadi krusial mengingat persaingan atletik semakin terbuka. Daerah nan mempunyai sistem pembinaan dan regenerasi lebih baik bakal mempunyai kesempatan lebih besar melahirkan atlet nan bisa bersaing di tingkat regional hingga nasional.
Moedjib menegaskan, Kejurkab juga merupakan agenda rutin PASI Sumenep nan digelar setiap tahun. Namun, konsistensi penyelenggaraan diharapkan tidak sekadar menjadi rutinitas organisasi, melainkan menghasilkan akibat nyata terhadap munculnya atlet-atlet baru.
“Kejurkab ini juga merupakan aktivitas rutin PASI nan kami laksanakan setiap tahun,” jelasnya.
Dari arena tersebut, PASI Sumenep berambisi menemukan lebih banyak pelajar nan mempunyai talenta atletik. Mereka nantinya bisa menjadi bagian dari proses regenerasi sekaligus dipersiapkan untuk memperkuat kontingen Sumenep pada kejuaraan-kejuaraan berikutnya.
“Kami berambisi regenerasi atlet atletik di Sumenep terus melangkah dan melahirkan prestasi baru,” tegas Moedjib. (ara/waw)


6 jam yang lalu
9








English (US) ·
Indonesian (ID) ·